SD Kupu-Kupu, Sekolah Inklusi yang Mengajarkan Anak Tentang Perbedaan


SD Kupu-Kupu: Menggali Potensi Anak dengan Metode Belajar Unik dan Dekat dengan Alam

SD Kupu-Kupu bisa jadi pilihan utama para orang tua yang ingin anaknya menggali potensi diri dengan metode belajar unik dan dekat dengan alam.

SD Kupu-Kupu merupakan salah satu sekolah inklusi yang hadir sebagai pilihan terbaik untuk anak-anak, tanpa memandang latar belakang dan perbedaan. Di sekolah ini, semua anak belajar dengan sama rata, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus. Pendekatan pendidikan inklusif ini menjadi salah satu keunggulan SD Kupu-Kupu.

Berawal dari kerinduan pendirinya akan sekolah dasar berwawasan kebangsaan yang mengajarkan tentang Indonesia, maka lahirlah SD Kupu-Kupu pada tahun 2005. Para pendidik di sekolah ini memiliki visi yang sama, yaitu mengajarkan anak-anak tentang kekayaan negeri sendiri. Mereka tidak ingin anak-anak hanya tahu tentang batik, Bali, dan hal-hal umum lainnya. Oleh karena itu, dalam metode belajar di SD Kupu-Kupu, semangat tentang Indonesia diselipkan dalam setiap pembelajaran. Mulai dari budaya tiap pulau hingga tiap daerah, anak-anak diajak untuk mengenal dan mencintai Indonesia dengan lebih dalam.

Kepala Sekolah SD Kupu-Kupu, Nenah Suzanah, menjelaskan bahwa implementasi konsep ini dapat dilakukan dengan memberikan bahasa pengantar dalam bahasa Indonesia. Selain itu, setiap kelas diberikan tema yang berbeda-beda, diambil dari provinsi-provinsi di Indonesia. Tema tersebut kemudian dibahas secara mendetail, sehingga anak-anak dapat lebih mengenal budaya dan kekayaan daerah tersebut. Mereka juga diajak untuk menghias ruang kelas dengan motif-motif khas daerah dan memakai busana daerah dalam kegiatan tertentu.

Selain itu, SD Kupu-Kupu juga mengadakan kegiatan Pekan Kebangsaan setiap tahunnya. Selama satu minggu, anak-anak dikenalkan dengan pulau-pulau yang ada di Indonesia. Setiap hari, mereka akan mempelajari satu pulau secara mendalam. Misalnya, ada kelas geografi dan sumber daya alam yang mengajak anak-anak belajar tentang senjata tradisional khas pulau tersebut, serta hasil bumi yang dapat ditemukan di pulau tersebut. Tidak hanya itu, anak-anak juga diajak untuk mencicipi makanan khas daerah tersebut. Dengan cara ini, anak-anak dapat lebih memahami keunikan budaya Indonesia dan mencintai tanah airnya.

Baca Juga:  CHAMPS Emulsion, Minyak Ikan Tanpa Enek

Suasana dan Metode Pembelajaran yang Unik

Dibandingkan dengan banyak sekolah dasar lainnya, SD Kupu-Kupu memberikan perhatian khusus pada suasana belajar yang sehat. Sekolah ini dibangun di atas lahan yang luas, sekitar 6000 meter persegi, yang dikelilingi oleh deretan pepohonan dan tumbuhan. Hal ini menciptakan suasana yang hijau, asri, dan segar di sekitar sekolah. Aldi Nugroho, wakil ketua Yayasan Budaya Cerdas, menjelaskan bahwa di tengah-tengah kota Jakarta yang padat, sekolah yang memiliki lingkungan hijau seperti SD Kupu-Kupu sangat jarang ditemukan. Biasanya, bangunan sekolah di kota Jakarta didominasi oleh beton dan tidak memiliki ruang terbuka yang cukup luas.

Lahan yang luas di SD Kupu-Kupu juga menjadi laboratorium alam bagi anak-anak. Mereka dapat belajar langsung tentang tumbuhan dan hewan dengan melihatnya secara langsung di sekitar sekolah. Selain itu, sekolah ini juga menyediakan kandang hewan yang berisi bebek, ayam, kambing, dan landak. Dengan adanya fasilitas ini, anak-anak dapat belajar tentang kehidupan hewan secara langsung dan memahami pentingnya menjaga keberagaman alam.

Fasilitas yang disediakan di SD Kupu-Kupu juga sangat beragam dan mendukung proses belajar yang dekat dengan alam. Sekolah ini memiliki lapangan mini soccer, pendopo serbaguna, ruang kelas yang luas dengan ukuran lebih dari 72 meter persegi, lab komputer, lab IPA, perpustakaan, dan ruang ceria untuk mendukung anak-anak berkebutuhan khusus. Dengan fasilitas yang lengkap ini, anak-anak dapat belajar dengan nyaman dan maksimal.

Metode pembelajaran yang diterapkan di SD Kupu-Kupu adalah metode Active Learning yang berfokus pada student center. Dalam metode ini, guru bukan hanya sebagai subjek pembelajaran, tetapi juga sebagai fasilitator. Anak-anak diajak untuk berbagi informasi dan pengalaman mereka sesuai dengan tema yang sedang diajarkan. Mereka dilatih untuk berani berbicara dan berbagi pengetahuan dengan teman-teman mereka. Dengan cara ini, anak-anak menjadi lebih aktif, kreatif, dan percaya diri dalam belajar.

Selain itu, SD Kupu-Kupu juga memiliki keunggulan dalam hal rasio guru dan siswa. Untuk setiap satu kelas, hanya ada maksimal 28 siswa dengan 3-4 guru yang mengawasi, termasuk guru bidang studi. Hal ini dilakukan untuk membantu setiap siswa menyerap ilmu dengan maksimal. Jika ada siswa yang kurang paham atau ingin bertanya, mereka tidak akan terabaikan karena adanya perhatian yang lebih dari guru-guru di SD Kupu-Kupu.

Baca Juga:  Implantasi Adalah Pendarahan di Awal Kehamilan, Perlu Diwaspadai?

Totalitas dalam Mengajarkan Toleransi

Salah satu keistimewaan SD Kupu-Kupu adalah penerimaan mereka terhadap anak-anak dari berbagai latar belakang. Tidak memandang ras, suku, agama, dan latar belakang lainnya, SD Kupu-Kupu memberikan pembelajaran yang merata untuk semua anak. Selain mengajarkan tentang budaya Indonesia, anak-anak juga diajarkan untuk mengenal beragam agama yang ada di negara ini. Mereka akan belajar tentang hari raya, makanan khas, kegiatan, dan hal-hal lain yang terkait dengan agama tersebut. Dengan cara ini, anak-anak dapat memahami dan menghormati keberagaman agama yang ada di Indonesia.

Selain itu, SD Kupu-Kupu juga menerima anak-anak berkebutuhan khusus dan menggabungkannya dengan anak-anak reguler dalam proses belajar. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mempersiapkan mereka agar dapat bersosialisasi di masyarakat tanpa ada hambatan. Nenah Suzanah, Kepala Sekolah SD Kupu-Kupu, menjelaskan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus akan diberikan pendampingan khusus sesuai dengan kebutuhan mereka. Jika diperlukan, materi yang diberikan untuk anak berkebutuhan khusus akan disesuaikan dengan tingkat kesulitan dan jenis soalnya. Namun, ketika anak tersebut sudah siap dan mampu mengikuti program reguler, mereka akan diajarkan seperti teman-teman yang lain.

Proses penerimaan siswa di SD Kupu-Kupu sama dengan siswa reguler lainnya. Anak-anak akan melalui tahap observasi dan wawancara dengan pihak sekolah. Observasi dilakukan untuk melihat kesiapan learning support yang diberikan oleh SD Kupu-Kupu kepada anak berkebutuhan khusus. Setiap angkatan maksimal akan menerima dua anak berkebutuhan khusus. Kabar baiknya, pihak sekolah telah mendapatkan kabar bahwa salah satu anak berkebutuhan khusus yang pernah belajar di SD Kupu-Kupu baru saja lulus kuliah S1 di salah satu universitas swasta di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa anak berkebutuhan khusus juga dapat mengenyam pendidikan tinggi dan bersosialisasi seperti anak-anak reguler lainnya.

Baca Juga:  Televisi Vs Balita: Bagaimana Dampaknya?

Sekolah yang Membantu Anak Percaya Diri

Salah satu pertimbangan penting saat memilih sekolah swasta adalah bahasa pengantar yang digunakan. Elvi Savitri, seorang orang tua, memilih SD Kupu-Kupu karena menggunakan bahasa Indonesia sebagai pengantar. Anak pertamanya, Kinan, belum familiar dengan bahasa Inggris karena berasal dari TK Islam. Oleh karena itu, Elvi mencari sekolah yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.

Setelah mendapatkan rekomendasi dari sepupu dan melihat sendiri lingkungan sekolah yang dekat dengan alam, penuh nuansa kekeluargaan, dan aneka pertimbangan lainnya, Elvi yakin memilih SD Kupu-Kupu untuk anaknya. Selain itu, kemampuan bahasa Inggris anak-anaknya juga diperhatikan dengan baik di sekolah ini. Dengan demikian, anak-anak Elvi dapat mengembangkan kemampuan bahasa mereka dengan baik.

Selain itu, Elvi juga melihat perkembangan kemampuan anak-anaknya yang semakin terasah di SD Kupu-Kupu. Menurutnya, anak-anaknya sekarang lebih percaya diri dalam belajar dan menyuarakan pendapat mereka di depan umum. Hal ini karena metode pembelajaran yang diterapkan di SD Kupu-Kupu memungkinkan anak-anak untuk aktif berpartisipasi dan berbagi pengetahuan dengan teman-teman mereka. Dengan adanya lingkungan yang mendukung dan metode pembelajaran yang unik, anak-anak menjadi lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Kesimpulan

SD Kupu-Kupu merupakan sekolah inklusi yang memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak, tanpa memandang latar belakang dan perbedaan. Dengan metode belajar yang unik dan dekat dengan alam, anak-anak diajak untuk menggali potensi diri dan mencintai Indonesia. Suasana belajar yang sehat, fasilitas yang lengkap, dan metode pembelajaran yang mengedepankan aktifitas siswa menjadi keunggulan yang dimiliki oleh SD Kupu-Kupu. Selain itu, sekolah ini juga menerima anak-anak berkebutuhan khusus dan menggabungkannya dengan anak-anak reguler dalam proses belajar. Dengan demikian, anak-anak dapat belajar dan bersosialisasi tanpa adanya hambatan. Dukungan dari guru dan lingkungan yang mendukung juga membantu anak-anak untuk percaya diri dan siap menghadapi masa depan. Jika Anda mencari sekolah yang memberikan pendidikan inklusif dengan metode belajar unik, SD Kupu-Kupu bisa menjadi pilihan utama.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com