Adaptasi di Era New Normal, Ikuti Cara Manajemen Stres Ini

Adaptasi di Era New Normal, Ikuti Cara Manajemen Stres Ini

Dalam beradaptasi di era new normal, manajemen stres yang baik diperlukan agar kondisi psikologis Bunda dan anak tetap terjaga baik. Menghadapi perubahan atau kebiasaan baru diperlukan sebuah proses adaptasi alias penyesuaian diri, seperti di era new normal sekarang ini. Secara psikologis, proses ini bukanlah hal yang mudah untuk dijalani, karena ada banyak sekali penyesuaian yang harus dilakukan. Semua orang tentu akan mengalami kesulitan. Ada yang kuat secara mental sehingga masih bisa bertahan, tapi tak sedikit yang cenderung lemah mental sehingga rentan mengalami stres.

Dalam hal ini, manajemen stres perlu dimiliki oleh setiap orang sebagai cara agar tidak terus larut dalam rasa tertekan. Seorang ahli kejiwaan menyarankan beberapa langkah yang bisa dilakukan, yaitu sebagai berikut:

Pahami dengan Benar Tentang Pandemi

Kecanggihan teknologi dapat membuat penyebaran informasi semakin mudah dan cepat. Namun, tak jarang informasi yang beredar tidak terbukti kebenarannya alias hoax, termasuk soal pandemi yang kini sedang melanda seluruh dunia. Jika mudah termakan oleh informasi tanpa mencari tahu faktanya, maka Bunda akan mudah merasa stres.

Bunda pun perlu memahami dengan benar tentang pandemi ini. Carilah fakta-faktanya hanya dari sumber yang terpercaya. Dengan begitu, Bunda jadi bisa lebih mudah menerima dengan baik kehidupan di masa new normal ini sehingga bisa beraktivitas seperti biasa tanpa merasa cemas berlebih.

Rehat dari Berita Pandemi

Kita terus-menerus mendapatkan berita tentang pandemi virus, mulai dari televisi, sosial media, maupun dari pesan berantai. Hal ini dapat berdampak bagi psikologis lho, Bu, karena akan menimbulkan keresahan, ketakutan, perasaan cemas yang berlebihan di dalam diri. Jika terus berlanjut, rasa cemas tersebut bisa berkembang menjadi paranoid terhadap segala hal dan akhirnya menyebabkan stres.

Mulai sekarang, Bunda sebaiknya rehat dari berita pandemi, tapi tetap berhati-hati dalam menjalani aktivitas. Bunda hanya perlu melindungi diri sebaik mungkin dan tetap jalani aktivitas seperti biasa supaya bisa bertahan hidup.

Menjaga Kesehatan

Sangat penting untuk melakukan manajemen stres dengan cara menjaga kesehatan diri untuk memperkuat daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit menular, terutama di masa sekarang. Ubahlah pola hidup yang dulu sembrono menjadi lebih sehat dan teratur. Cara menjaga kesehatan yang bisa Bunda terapkan adalah sebagai berikut:
– Konsumsi makanan bergizi seimbang setiap hari dengan porsi yang cukup.
– Berolahraga ringan dengan teratur, seperti yoga, meditasi, atau stretching.
– Beristirahat dengan cukup sesuai dengan usia.
– Hindari konsumsi rokok, alkohol, dan obat-obatan yang tidak bermanfaat.
– Perkuat sistem imun tubuh dengan mengkonsumsi vitamin.

Baca Juga:  8 Cara Efektif Mengatasi Anak Hiperaktif

Aktif Bergerak

Ternyata stres itu bisa dipengaruhi oleh aktivitas fisik lho, Bu. Hal ini sudah dibuktikan dari berbagai penelitian. Seseorang yang aktif secara fisik akan memiliki tingkat stres yang lebih rendah dibandingkan dengan orang yang cenderung malas bergerak. Hal ini karena aktivitas fisik mampu menurunkan kadar hormon stres di dalam tubuh, seperti kortisol dan adrenalin. Di waktu yang sama, aktivitas fisik justru dapat mendorong produksi hormon endorfin yang dapat memberikan perasaan santai.

Bersantai dan Menghibur Diri

Di situasi yang kurang nyaman saat ini, manajemen stres bisa dilakukan dengan cara bersantai dan menghibur diri untuk mengalihkan perhatian Bunda dari pandemi yang meresahkan. Lakukan apapun yang membuat diri merasa senang tapi tetap memperhatikan kesehatan diri. Misalnya dengan melakukan hobi, menonton film, bermain musik, atau memasak makanan sehat. Bisa juga dengan memulai bisnis kecil-kecilan dari rumah. Selain bisa menyibukkan diri, cara ini bisa sekaligus menambah penghasilan ekstra bagi keluarga, bukan?

Tetap Berkomunikasi dengan Orang Lain

Lebih banyak diam di rumah bukan berarti memutus hubungan dari dunia luar ya, Bu. Tetap jaga komunikasi melalui sambungan telepon. Berkomunikasi dan berbagi cerita dengan orang lain merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan pada manajemen stres. Keluarkan beban yang ada di dalam hati untuk mengurangi rasa khawatir dan resah yang Bunda miliki kepada orang yang dapat Bunda percaya, seperti pasangan, anggota keluarga, atau sahabat. Manfaatkanlah keberadaan teknologi yang kini sudah semakin canggih untuk menjalin komunikasi dengan orang lain. Bisa dengan video call, chatting, maupun telepon biasa. Melalui teknologi, Bunda sudah dapat terhubung dengan siapa saja meski jaraknya jauh dari Bunda.

Tidak mudah memang jika harus beradaptasi dengan situasi dan kebiasaan baru yang tidak biasa dilakukan sebelumnya. Namun, hal ini perlu dilakukan sebagai upaya memiliki manajemen stres yang baik sehingga dapat tetap bertahan hidup. Terutama bagi Bunda yang harus mengurus seluruh anggota keluarga, Bunda harus memiliki fisik dan mental yang sehat. Yuk, mulai terapkan manajemen stres dan cara beradaptasi di era new normal di atas.

Bagi Bunda yang ingin berkonsultasi, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar ya, Bu. Di sana ada para ahli yang akan membantu menjawab pertanyaan Bunda. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, pastikan Bunda sudah registrasi terlebih dahulu, ya.

Baca Juga:  Nutrisi Memperbaiki Daya Ingatan Anak

Sumber:
CnnIndonesia

Pahami dengan Benar Tentang Pandemi

Dalam era new normal ini, informasi tentang pandemi Covid-19 sangatlah mudah didapatkan. Namun, tidak semua informasi yang beredar adalah benar. Banyak berita hoaks yang dapat memicu kecemasan dan rasa stres yang berlebihan. Oleh karena itu, sangat penting bagi Bunda untuk memahami dengan benar tentang pandemi ini.

Carilah informasi hanya dari sumber yang terpercaya, seperti Kementerian Kesehatan atau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Hindarilah menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya atau belum terbukti kebenarannya. Dengan memahami dengan benar tentang pandemi ini, Bunda dapat lebih tenang dan menerima keadaan yang ada.

Rehat dari Berita Pandemi

Mendapatkan informasi tentang pandemi Covid-19 memang penting, tetapi terlalu banyak terpapar berita tentang pandemi juga dapat memicu stres. Terlalu sering membaca berita tentang kasus-kasus baru, kematian, atau dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh pandemi dapat membuat Bunda semakin khawatir dan cemas.

Sebagai langkah untuk mengelola stres, Bunda sebaiknya mengatur waktu untuk membaca berita. Pilihlah sumber berita yang terpercaya dan batasi waktu yang dihabiskan untuk membaca berita. Setidaknya, Bunda bisa menghindari membaca berita sebelum tidur, agar tidur dapat berkualitas dan pikiran lebih tenang.

Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Dalam situasi yang sulit seperti ini, menjaga kesehatan fisik dan mental sangatlah penting. Tubuh yang sehat dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan daya tahan tubuh. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental adalah:

– Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi secara teratur. Pastikan Bunda mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh.
– Melakukan olahraga secara teratur. Olahraga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan produksi hormon endorfin yang dapat membuat Bunda merasa lebih baik.
– Istirahat yang cukup. Tidur yang cukup dapat membantu mengurangi stres dan memulihkan energi tubuh.
– Menghindari konsumsi alkohol, merokok, atau obat-obatan terlarang. Hal ini hanya akan membuat stres semakin buruk dan dapat membahayakan kesehatan tubuh.
– Melakukan aktivitas yang menyenangkan. Melakukan hobi atau aktivitas yang disukai dapat membantu mengurangi stres dan membuat pikiran lebih rileks.

Aktif Bergerak

Aktivitas fisik memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Selain membantu menjaga kebugaran tubuh, aktivitas fisik juga dapat membantu mengurangi stres. Ketika Bunda bergerak, tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin yang dapat membuat Bunda merasa lebih baik dan lebih rileks.

Baca Juga:  5 Manfaat Kumis Kucing Bagi Kesehatan Ibu Hamil

Aktivitas fisik tidak harus selalu berat atau intensif. Bunda dapat melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan-jalan, bersepeda, atau melakukan yoga. Jika Bunda tidak bisa keluar rumah, ada banyak video latihan di internet yang dapat diikuti di rumah. Pilihlah aktivitas fisik yang Bunda sukai agar motivasi untuk melakukannya tetap tinggi.

Bersantai dan Menghibur Diri

Selama masa new normal ini, Bunda mungkin memiliki lebih banyak waktu luang di rumah. Gunakan waktu luang tersebut untuk bersantai dan menghibur diri. Lakukan hal-hal yang Bunda sukai, seperti menonton film, membaca buku, atau mendengarkan musik. Menghabiskan waktu dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan dapat membantu mengurangi stres dan membuat pikiran lebih rileks.

Selain itu, Bunda juga dapat mencoba hal-hal baru yang dapat menghibur diri, seperti memasak resep baru, belajar bermain alat musik, atau mencoba hobi baru. Melakukan hal-hal baru dapat memberikan rasa kepuasan dan kegembiraan yang dapat membantu mengurangi stres.

Tetap Berkomunikasi dengan Orang Lain

Meskipun Bunda harus menjaga jarak sosial dan menghindari pertemuan fisik dengan orang lain, tetap berkomunikasi dengan orang lain sangatlah penting. Jangan biarkan diri Bunda merasa terisolasi atau kesepian selama masa new normal ini. Tetaplah berkomunikasi dengan keluarga, teman, atau sahabat melalui telepon, pesan singkat, atau video call.

Berbagi cerita dan mendengarkan pengalaman orang lain dapat membantu mengurangi stres dan membuat Bunda merasa lebih terhubung dengan dunia luar. Jika Bunda merasa terlalu banyak pikiran atau beban emosional, jangan ragu untuk mencari bantuan dari orang terdekat atau mencari dukungan dari konselor atau terapis yang dapat membantu mengelola stres.

Dalam menghadapi perubahan dan adaptasi di era new normal, manajemen stres memegang peranan yang penting. Dengan memiliki manajemen stres yang baik, Bunda dapat menghadapi situasi yang sulit dengan lebih baik dan menjaga kesehatan fisik dan mental. Mulailah menerapkan langkah-langkah di atas dan jangan ragu untuk mencari bantuan jika diperlukan. Semoga Bunda dan keluarga tetap sehat dan kuat dalam menghadapi masa new normal ini.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com