Makanan Ini ‘Alarm’ bagi Tubuh Saat Ngidam

Makanan Ini ‘Alarm’ bagi Tubuh Saat Ngidam

Mengidam bisa jadi gejala tubuh ibu hamil sedang membutuhkan sesuatu. Bahkan beberapa makanan berikut bisa jadi alarm tubuh ibu hamil yang disampaikan melalui mengidam.

Makanan yang menjadi bahan ngidam ibu hamil sebenarnya memiliki arti dan pesan yang terkandung di dalamnya. Tidak hanya sekedar keinginan untuk makan makanan tersebut, tetapi juga dapat memberikan petunjuk tentang kondisi tubuh ibu hamil. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk memahami apa yang sebenarnya ditunjukkan oleh tubuhnya melalui keinginan ngidam tersebut.

Sebagai contoh, mengidam cokelat bisa jadi pertanda bahwa tubuh ibu hamil sedang membutuhkan tambahan magnesium. Cokelat yang asli dan tidak dicampur dengan gula dan susu memiliki kandungan magnesium yang tinggi. Oleh karena itu, jika ibu hamil mengidam cokelat, sebaiknya memilih cokelat organik atau dark chocolate yang kaya akan magnesium. Namun, tetap penting untuk tidak mengandalkan cokelat sebagai sumber magnesium utama, melainkan tetap mengonsumsi makanan sumber magnesium lainnya seperti kacang-kacangan dan sayuran hijau.

Selain cokelat, ada juga makanan manis lainnya yang sering menjadi bahan ngidam ibu hamil, seperti permen, kue kering, dan aneka cake. Mengidam makanan manis seperti ini bisa jadi pertanda bahwa tubuh ibu hamil sedang mengalami penurunan gula darah. Namun, penting untuk membatasi konsumsi makanan manis yang mengandung terlalu banyak gula agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan dan obesitas pada ibu hamil.

Selain makanan manis, ada juga makanan asin atau gurih yang sering menjadi bahan ngidam ibu hamil, seperti keripik dan popcorn. Mengidam makanan asin atau gurih bisa jadi pertanda fluktuasi hormon stres dalam tubuh. Untuk mengatasinya, ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi snack asin secara berlebihan karena tidak baik untuk kesehatan. Sebagai gantinya, ibu hamil dapat mencoba untuk bermeditasi atau menenangkan diri sejenak sambil menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya secara perlahan. Selain itu, penambahan asupan vitamin seperti vitamin B kompleks, B5, dan vitamin C juga dapat membantu menstabilkan produksi hormon.

Baca Juga:  25 Kursus untuk Ibu Bekerja, Cocok untuk Menambah Daya Saing

Meskipun keinginan saat ngidam begitu kuat, ibu hamil tetap harus memerhatikan keamanan dan kesehatan kandungannya. Tidak boleh sampai gara-gara ngidam, kesehatan janin menjadi terganggu. Oleh karena itu, bijaklah memilih makanan yang dikonsumsi selama mengandung untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dan janin.

Selain itu, tidak semua keinginan ngidam harus dipenuhi. Ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan, seperti makanan mentah, makanan laut dengan tingkat merkuri tinggi, dan makanan olahan yang mengandung bahan kimia berbahaya. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang makanan yang aman dan sehat selama kehamilan.

Selain mengidam makanan, ibu hamil juga perlu memperhatikan gaya hidup sehat lainnya seperti olahraga teratur, istirahat yang cukup, dan menghindari stres. Semua ini akan berdampak positif pada kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin.

Jadi, jangan anggap remeh keinginan ngidam saat hamil. Tubuh ibu hamil mengirimkan sinyal melalui mengidam untuk memberitahu kebutuhan nutrisinya. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk memahami arti dari keinginan ngidam tersebut dan memilih makanan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi. Jaga kesehatan ibu dan janin dengan bijak memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com