Tradisi Sharing Session di Kantor Saya


Sharing Session, sebuah kegiatan yang ternyata memiliki banyak manfaat bagi saya pribadi. Sejak bekerja di lembarkerjauntukanak.com, saya baru mengenal tradisi ini. Kegiatan ini dilakukan seminggu sekali, setiap Senin pagi selama 30-45 menit. Dalam Sharing Session, para karyawan di kantor kami berbagi mengenai rencana pekerjaan dan juga memecahkan masalah yang mungkin dihadapi.

Salah satu manfaat yang saya rasakan dari Sharing Session ini adalah melatih keberanian berbicara di depan umum. Awalnya, saya tidak terlalu percaya diri dan agak gugup ketika harus melakukan presentasi di depan orang banyak. Namun, dengan adanya Sharing Session ini, saya terlatih untuk mengatasi kecemasan tersebut. Setiap orang di kantor kami memiliki kesempatan untuk berpresentasi, termasuk saya. Meskipun pada awalnya saya merasa canggung, namun seiring berjalannya waktu, saya mulai merasa lebih nyaman berbicara di depan umum.

Selain itu, Sharing Session juga membantu saya untuk lebih mengenal rekan kerja. Setiap kali ada anggota baru di kantor, mereka diminta untuk memperkenalkan diri mereka saat Sharing Session. Hal ini membuat saya lebih mudah mengenal orang-orang baru dan juga memahami tipe dan kesukaan mereka. Mengenal rekan kerja bukan hanya penting dalam urusan pekerjaan, tetapi juga dalam hubungan personal. Dengan mengikuti Sharing Session, saya dapat lebih dekat dengan rekan kerja dan membangun hubungan yang lebih baik.

Manfaat lain dari Sharing Session adalah berbagi derita bersama. Dalam sesi ini, kami memiliki kesempatan untuk menghadapi masalah yang mungkin dihadapi oleh divisi kami. Dengan berbagi masalah, kami bisa mendapatkan bantuan dan solusi dari tim divisi lain yang mungkin memiliki perspektif yang berbeda. Otak banyak orang tentu lebih ciamik dalam memecahkan masalah daripada otak satu atau dua orang saja. Dalam Sharing Session, kami belajar untuk saling mendukung dan mencari solusi bersama.

Baca Juga:  Review Film Korea: Come Rain Come Shine, Ketika Hyun Bin Jadi Suami Tersakiti

Selain itu, Sharing Session juga membantu saya untuk terbiasa membuat laporan secara rutin. Setiap hari Senin pagi, kami diminta untuk menyampaikan laporan mengenai perkembangan pekerjaan dan rencana pekerjaan ke depan. Hal ini membuat saya terlatih untuk membuat laporan secara rutin dan tepat waktu. Ketika ada permintaan mendadak untuk membuat laporan, saya sudah terbiasa dan tidak merasa kesulitan.

Dari keempat manfaat di atas, saya sangat merekomendasikan untuk menerapkan Sharing Session di kantor Anda. Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga bagi tim dan perusahaan secara keseluruhan. Dalam Sharing Session, setiap orang memiliki kesempatan untuk berbicara dan mendapatkan perhatian dari rekan kerja. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi di depan umum.

Selain itu, Sharing Session juga membantu mempererat hubungan antar rekan kerja. Dalam sesi ini, kita bisa lebih mengenal satu sama lain dan memahami tipe serta kesukaan masing-masing orang. Hal ini dapat membantu dalam bekerja secara efektif sebagai tim. Dengan saling mendukung dan bekerja sama, kita dapat mencapai tujuan bersama dengan lebih baik.

Tidak hanya itu, Sharing Session juga dapat meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam bekerja. Dalam sesi ini, kita bisa berbagi ide-ide baru dan mendapatkan masukan dari rekan kerja. Dengan memiliki berbagai perspektif, kita dapat menemukan solusi yang lebih baik untuk masalah yang dihadapi. Dalam Sharing Session, kita bisa belajar dari pengalaman dan pengetahuan rekan kerja lainnya, sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kita sendiri.

Dalam mengimplementasikan Sharing Session di kantor, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, buatlah jadwal rutin untuk kegiatan ini, misalnya setiap minggu pada hari atau jam tertentu. Dengan memiliki jadwal yang tetap, semua anggota tim dapat menyesuaikan jadwal mereka.

Baca Juga:  Rekomendasi Menstrual Cup Untuk Ibu Bekerja

Kedua, berikan kesempatan kepada setiap anggota tim untuk berbicara dan berbagi. Jangan biarkan hanya beberapa orang yang dominan dalam sesi ini. Setiap orang memiliki pemikiran dan ide yang berharga, jadi dengarkan dengan baik setiap pendapat yang disampaikan.

Ketiga, buat suasana yang nyaman dan terbuka dalam sesi ini. Pastikan semua anggota tim merasa aman untuk berbagi dan mengemukakan pendapat mereka. Jangan ada rasa takut atau cemas dalam berbicara di depan umum. Ciptakan lingkungan yang mendukung dan saling menghormati.

Selain Sharing Session, ada beberapa tradisi lain di kantor lembarkerjauntukanak.com yang mungkin bisa dijadikan inspirasi. Misalnya, kantor kami memiliki kegiatan rutin berupa diskusi atau seminar mengenai topik-topik yang relevan dengan pekerjaan kami. Kegiatan ini membantu kami untuk terus belajar dan mengembangkan diri dalam bidang pekerjaan kami. Selain itu, kami juga memiliki kegiatan sosial seperti mengadakan acara amal atau kunjungan ke panti asuhan. Hal ini membantu kami untuk lebih peduli dan bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

Dalam kesimpulan, Sharing Session adalah kegiatan yang memiliki banyak manfaat bagi individu dan tim kerja. Dalam sesi ini, kita dapat melatih keberanian berbicara di depan umum, mengenal rekan kerja, berbagi masalah dan solusi, serta terbiasa membuat laporan. Dengan menerapkan Sharing Session di kantor, kita dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, mempererat hubungan antar rekan kerja, dan meningkatkan kreativitas serta inovasi dalam bekerja. Selain itu, ada juga tradisi lain yang bisa diadopsi, seperti diskusi atau seminar mengenai topik pekerjaan dan kegiatan sosial. Semoga tulisan ini dapat memberikan inspirasi dan manfaat bagi Anda dalam mengembangkan budaya kerja yang baik di kantor.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com