Ingin Menjaga HB Normal pada Ibu Hamil? Ini Cara Tepatnya


Mengenal Hemoglobin

Hemoglobin (Hb) adalah protein yang terdapat dalam sel darah merah dan berperan penting dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh serta membantu mengeluarkan karbondioksida dari tubuh. Hemoglobin juga berperan dalam menjaga keseimbangan asam-basa dalam tubuh. Kadar hemoglobin yang normal sangat penting bagi ibu hamil untuk memastikan tubuhnya mendapatkan pasokan oksigen yang cukup dan mencegah terjadinya anemia.

Apa yang Terjadi Saat Hb Rendah?

Kadar hemoglobin yang rendah pada ibu hamil dapat menyebabkan kondisi yang disebut anemia. Anemia adalah kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat, yang dapat mengakibatkan tubuh tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. Akibatnya, ibu hamil yang mengalami anemia dapat merasakan gejala seperti kelelahan, pusing, pucat, sesak napas, dan denyut jantung yang cepat. Anemia juga dapat menyebabkan janin tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup dan dapat menghambat pertumbuhannya.

Berapakah Hb Normal Bunda Hamil?

Menurut World Health Organization (WHO), kadar hemoglobin normal pada ibu hamil adalah lebih dari 11 gram per desiliter (g/dL). Kadar hemoglobin di bawah 11 g/dL dapat dikategorikan sebagai anemia. WHO juga membagi anemia pada ibu hamil menjadi dua kategori, yaitu anemia ringan (kadar hemoglobin 8-11 g/dL) dan anemia berat (kadar hemoglobin kurang dari 7 g/dL).

Selain itu, kadar hemoglobin normal pada ibu hamil juga dapat bervariasi tergantung pada usia kehamilan. Pada trimester pertama kehamilan, kadar hemoglobin normal berkisar antara 11.6-13.9 g/dL. Pada trimester kedua, kadar hemoglobin normal berkisar antara 9.7-14.8 g/dL. Sedangkan pada trimester ketiga, kadar hemoglobin normal berkisar antara 9.5-15.0 g/dL.

Penyebab Hb Rendah Saat Hamil

Ada beberapa penyebab umum yang dapat menyebabkan kadar hemoglobin rendah pada ibu hamil, antara lain:
1. Kekurangan zat besi: Zat besi adalah salah satu nutrisi yang penting untuk produksi sel darah merah. Selama kehamilan, tubuh membutuhkan lebih banyak zat besi untuk mendukung perkembangan janin. Jika ibu hamil tidak mendapatkan cukup asupan zat besi melalui makanan, maka kemungkinan besar akan mengalami anemia.
2. Gangguan penyerapan zat besi: Beberapa kondisi kesehatan seperti gangguan pencernaan atau peradangan dalam saluran pencernaan dapat mengganggu penyerapan zat besi oleh tubuh.
3. Perdarahan: Perdarahan yang terjadi selama kehamilan, seperti perdarahan pada plasenta atau pendarahan gastrointestinal, dapat mengakibatkan kehilangan sel darah merah dan menyebabkan anemia.
4. Kehamilan ganda: Bunda hamil dengan kehamilan ganda memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami anemia karena membutuhkan lebih banyak zat besi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan kedua janin.
5. Kurangnya asupan zat besi: Jika ibu hamil tidak mengonsumsi makanan yang kaya zat besi, seperti daging merah, ikan, kacang-kacangan, dan sayuran hijau, maka kemungkinan besar akan mengalami kekurangan zat besi.

Baca Juga:  Tarra Budiman Bikin Istri Menangis di Awal Pernikahan, Ini Penyebabnya

Upaya Menjaga Hb Normal Bunda Hamil

Untuk menjaga kadar hemoglobin normal saat hamil, ibu hamil dapat melakukan beberapa langkah berikut ini:
1. Mengonsumsi makanan yang kaya zat besi: Bunda hamil perlu mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi, seperti daging merah, hati, ikan, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan biji-bijian. Makanan ini akan membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh.
2. Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C: Vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi oleh tubuh. Oleh karena itu, ibu hamil juga perlu mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, stroberi, kiwi, dan tomat.
3. Mengonsumsi suplemen zat besi: Jika ibu hamil sulit memenuhi kebutuhan zat besi melalui makanan, dokter dapat merekomendasikan penggunaan suplemen zat besi. Namun, penggunaan suplemen harus disesuaikan dengan anjuran dan dosis yang diberikan oleh dokter.
4. Menghindari konsumsi kopi dan teh saat makan: Kafein dalam kopi dan teh dapat menghambat penyerapan zat besi oleh tubuh. Oleh karena itu, sebaiknya menghindari minum kopi atau teh saat makan makanan yang mengandung zat besi tinggi.
5. Rutin melakukan pemeriksaan darah: Bunda hamil sebaiknya rutin melakukan pemeriksaan darah untuk memantau kadar hemoglobin dalam tubuh. Jika kadar hemoglobin rendah, dokter dapat memberikan penanganan yang tepat untuk meningkatkan kadar hemoglobin.

Cara Mengatasi Hb Rendah

Jika ibu hamil telah melakukan upaya-upaya untuk menjaga kadar hemoglobin normal namun kadar hemoglobin tetap rendah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebab rendahnya kadar hemoglobin dan memberikan penanganan yang sesuai. Jika rendahnya kadar hemoglobin disebabkan oleh kekurangan zat besi, dokter mungkin akan merekomendasikan penggunaan suplemen zat besi atau perubahan dalam pola makan.

Baca Juga:  Anak Sering Mimisan? Kenali penyebabnya!

Penting bagi ibu hamil untuk menjaga kadar hemoglobin normal agar kesehatannya dan kesehatan janin tetap terjaga. Selain itu, ibu hamil juga perlu menjaga pola makan yang seimbang dan mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi dan nutrisi penting lainnya. Jika diperlukan, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran yang lebih spesifik mengenai asupan nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan.

Jika ibu hamil mengalami gejala anemia seperti kelelahan yang berlebihan, pusing, dan pucat, segera konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang lebih lanjut. Jangan mengabaikan kondisi ini karena anemia pada ibu hamil dapat berdampak buruk bagi kesehatan ibu dan janin.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com