Jangan Salah, Ini Perbedaan Perut Buncit dan Perut Hamil



Perbedaan perut buncit dan hamil bisa dilihat dari beberapa hal. Meski hamil identik dengan perut yang membesar, tapi kondisi ini tidak selalu menjadi tanda hamil. Perut buncit bisa jadi datang dikarenakan penumpukan lemak.

Perbedaan perut buncit dan hamil sebenarnya bisa divalidasi dengan menggunakan alat tes kehamilan. Tapi, beberapa Bunda mungkin gugup untuk melakukannya sehingga mencoba menggenapi perut buncit dengan ciri kehamilan seperti telat haid atau tanda kehamilan awal yang lainnya.

Tapi, perbedaan perut buncit dan hamil sebenarnya lebih mudah dipahami karena terdapat gejala yang khas. Secara bentuk pun berbeda jika dilihat kasat mata. Berikut adalah perbedaan perut buncit dan ibu hamil:

Perbedaan perut buncit dan hamil bisa dilihat dari dua hal, kondisi perut dan kondisi di dalam perut. Mari kita simak bersama-sama ya Bu:

Kondisi perut
Jika berdasarkan kondisinya, berikut perbedaan perut buncit dan hamil:

Perut buncit
Pada kondisi ini perut akan bergelambir, empuk dan bisa dicubit karena penumpukan lemak. Penumpukan lemak ini terjadi karena tubuh kurang olahraga. Selain itu seiring bertambahnya usia, massa otot mulai hilang yang bisa menurunkan produksi kalori tubuh. Jika saat Bunda duduk dan berdiri perut terasa empuk dan bergelambir, maka artinya perut Bunda buncit.

Perut hamil
Bila kondisi perut buncit Bunda dikarenakan hamil, biasanya perut akan terasa keras dan sulit untuk dicubit. Perbedaannya dengan perut buncit juga akan mencolok saat berdiri dan duduk. Jika saat duduk maupun berdiri perut Bunda terasa kencang, bisa jadi ini adalah tanda kehamilan ya, Bu.

Kondisi di dalam perut
Jika berdasarkan kondisi di dalam perut, berikut perbedaan perut buncit dan hamil:

Baca Juga:  Sudah 1 Bulan! Apa Jadwal Imunisasi Si Kecil?

Perut buncit
Perut buncit dan keras bisa juga disebabkan perut yang kembung dan bukan sebagai tanda kehamilan. Ini terjadi karena gas yang ikut tertelan saat Bunda makan dan minum atau terlalu banyak makan makanan bergas seperti kubis. Kandungan gas ini bisa keluar dengan sendawa namun bisa pula menumpuk lama di dalam perut.

Perut hamil
Jika perut buncit Bunda karena hamil, tentu isinya janin yang sedang berkembang dari hari ke hari. Bukan gas atau makanan yang menumpuk. Itu sebabnya baik setelah makan atau sebelum makan, ukuran perut akan buncit dengan stabil.

Tanda Kehamilan Lainnya
Perbedaan perut buncit dan hamil juga bisa dilihat apabila kondisi perut buncit diiringi dengan beberapa tanda kehamilan awal yang biasanya muncul bersamaan. Apa saja itu? Simak beberapa tanda kehamilan awal berikut:

Payudara membengkak
Perbedaan perut buncit dan hamil terlihat jika diiringi dengan payudara Bunda yang terasa membengkak merupakan bagian dari proses tubuh mempersiapkan payudara untuk memproduksi ASI untuk bayi setelah melahirkan. Payudara juga akan terasa sensitif dan menjadi sangat lunak sebagai bagian dari tanda hamil muda.

Selain itu, daerah puting susu atau areola akan menghitam dan melebar. Ini adalah bentuk respons tubuh untuk mempersiapkan produksi ASI untuk menyusui nantinya.

Mual dan muntah
Perbedaan perut buncit dan hamil yang kedua adalah gejala morning sickness atau rasa mual yang Bunda rasakan sebagai tanda-tanda hamil muda. Morning sicknesss disebabkan oleh human chorionic gonadotropin (hCG) atau hormon kehamilan yang mengalami peningkatan. Sebanyak 80% wanita merasakan mual dan muntah sebagai tanda-tanda hamil muda di masa awal kehamilan mereka.

Lebih sering buang air kecil
Perbedaan perut buncit dan hamil yang ketiga adalah jika Bunda mengalaminya bersamaan dengan frekuensi buang air kecil yang meningkat. Pada kehamilan awal, frekuensi sering buang air kecil meningkat dikarenakan ginjal perlu memproses lebih banyak cairan sehingga kantung kemih cepat penuh.

Baca Juga:  Bu, Ini Tanda-tanda Kolik pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Peningkatan suhu basal tubuh
Perbedaan perut buncit dan hamil yang keempat bisa dilihat jika selain perut Bunda yang buncit terdapat pula perbedaan suhu basal tubuh. Suhu basal adalah suhu terendah yang dicapai oleh tubuh saat beristirahat dan tidur, atau saat sedang tidak melakukan aktivitas apapun. Jika Bunda merasa perut Bunda membuncit keras dan suhu basal ibu meningkat, ini bisa jadi indikasi kehamilan awal.

Sering merasa lelah
Perbedaan perut buncit dan hamil yang kelima yaitu selain perut buncit, Bunda juga merasa lelah yang berlebihan. Ini juga merupakantanda-tanda hamil muda di minggu pertama. Menjaga janin di dalam kandungan supaya tetap aman memang membutuhkan energi yang besar, Bu. Untuk menyiasatinya, perbanyaklah minum air putih dan mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi.

Kram atau nyeri perut
Perbedaan perut buncit dan hamil yang keenam juga bisa terlihat dari gejala kram perut.

Jika perut terasa keras dengan kram perut yang rasanya sama seperti menjelang menstruasi dan berpusat di perut bagian bawah atau di punggung ini bisa jadi indikasi kehamilan awal. Beberapa Bunda juga mengalami bercak darah karena ada proses implantasi janin ke rahim.

Setelah semua memahami perbedaan perut buncit dan hamil serta seluruh tanda lainnya mengarah ke kehamilan, segera periksakan dengan alat tes kehamilan dan konsultasi ke dokter kandungan ya Bu. Jangan lupa, asupan nutrisi harus diperhatikan demi tumbuh kembang bayi yang optimal. Jika perlu, konsumsi juga asupan nutrisi pendukung supaya lebih menjamin asupan nutrisi setiap harinya.

Susu ini juga mengandung tinggi zat besi, tinggi zinc, dan sumber serat pangan inulin untuk mendukung daya tahan tubuh Bunda dan si Kecil. Ditambah kandungan tinggi kalsium dan tinggi vitamin C untuk mendukung pertumbuhan sel tubuh si Kecil.

Baca Juga:  Aman, Nyaman, Hemat Selama Hamil? Bisa, Kok!


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com