4 Panduan MPASI Pertama untuk Bayi, Cobain Yuk!

4 Panduan MPASI Pertama untuk Bayi, Cobain Yuk!

Siapa di antara Bunda yang sudah tidak sabar untuk memberikan MPASI pertama bagi si Kecil? Momen pemberian MPASI pertama memang menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu oleh sebagian Bunda, sekaligus menjadi tantangan tersendiri. Sebab, Bunda perlu mencari ide resep MPASI yang sekiranya disukai oleh si Kecil, apalagi Bunda perlu membiasakan rutinitas ini setiap hari. Pemberian MPASI pertama harus dilakukan dengan hati-hati dan tepat agar anak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Nah, berikut ini adalah panduan MPASI pertama untuk bayi yang perlu Bunda ketahui.

Kesiapan si Kecil

MPASI pertama dapat diberikan saat bayi berusia 6 bulan. Pada usia ini, sistem pencernaan bayi sudah cukup matang sehingga dapat mencerna makanan dengan baik. Namun, tidak hanya usia yang perlu diperhatikan, Bunda juga perlu melihat kesiapan si Kecil untuk mengonsumsi MPASI pertama. Beberapa tanda kesiapan si Kecil antara lain:
– Si Kecil sudah memasukkan tangan atau mainan ke dalam mulut.
– Sudah bisa duduk dengan bantuan atau sendiri.
– Tertarik saat melihat seseorang makan.
– Memberikan respons dengan membuka mulut saat diberikan makanan.

Jika si Kecil sudah menunjukkan tanda-tanda tersebut, maka Bunda dapat memulai memberikan MPASI pertama.

Nutrisi yang terkandung dalam MPASI pertama

Setelah Bunda melihat kesiapan si Kecil, langkah selanjutnya adalah memperhatikan nutrisi yang terkandung dalam MPASI pertama. Nutrisi yang tepat sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan si Kecil. Beberapa nutrisi yang harus ada dalam MPASI pertama antara lain:
– Protein: Protein sangat penting untuk membangun dan memelihara sel-sel tubuh. Bunda dapat memberikan si Kecil protein hewani seperti susu, telur, daging, dan ikan. Pastikan juga susu yang diberikan mengandung 9 Asam Amino Esensial (9AAE) yang lengkap.
– Karbohidrat: Karbohidrat adalah sumber energi utama bagi bayi. Pilihlah sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, ubi, dan kentang.
– Lemak: Lemak juga penting untuk pertumbuhan dan perkembangan si Kecil. Berikan lemak sehat seperti minyak zaitun, minyak kanola, dan minyak kedelai.
– Serat: Serat sangat penting untuk melancarkan pencernaan si Kecil. Bunda dapat memberikan sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian yang mengandung serat.
– Vitamin dan mineral: Pastikan MPASI pertama juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh si Kecil. Vitamin dan mineral dapat ditemukan dalam sayuran, buah-buahan, dan makanan lainnya.

Baca Juga:  6 Cara Atasi Badan Pegal Saat Hamil Muda, Sudah Coba Bu?

Jenis makanan yang diberikan

Pada MPASI pertama, Bunda dapat memulainya dengan memberikan makanan yang sudah dihaluskan (puree) atau makanan encer yang sudah disaring. Beberapa jenis makanan yang cocok untuk MPASI pertama antara lain:
– Bubur: Bubur khusus bayi dapat menjadi pilihan yang baik untuk memulai MPASI pertama. Bubur dapat dibuat dari beras merah yang dicampur dengan daging ayam, atau bubur ubi, kentang dengan daging sapi.
– Sayuran dan buah-buahan: Setelah pemberian bubur, Bunda dapat memperkenalkan sayuran dan buah-buahan pada si Kecil. Pastikan sayuran dan buah-buahan sudah dihaluskan atau dipotong kecil-kecil agar mudah dikonsumsi oleh si Kecil.
– Finger foods: Setelah si Kecil terbiasa dengan makanan halus, Bunda dapat memberikannya finger foods seperti potongan buah atau sayuran yang lembut.
– Makanan padat lanjutan: Setelah si Kecil lebih besar dan sudah terbiasa dengan makanan padat, Bunda dapat memberikannya makanan seperti nasi, daging, dan sayuran yang tidak perlu dihaluskan.

Frekuensi dan jumlah MPASI pertama

Pada awalnya, Bunda dapat memberikan MPASI pertama sebanyak 2-3 kali sehari, dengan porsi sekitar 2-3 sendok makan. Namun, setiap bayi memiliki kebutuhan yang berbeda, jadi Bunda harus memperhatikan nafsu makan si Kecil. Jika si Kecil masih merasa kenyang setelah mengonsumsi porsi tersebut, Bunda tidak perlu memaksanya untuk makan lebih banyak.

Jika si Kecil sudah berusia 8-9 bulan, Bunda dapat meningkatkan frekuensi makan menjadi 3 kali sehari. Pada usia 12 bulan ke atas, si Kecil sudah dapat makan sebanyak 3-4 kali sehari. Porsinya pun dapat diperbanyak secara bertahap sesuai dengan nafsu makan si Kecil.

Cara memberikan MPASI pertama

Pemberian MPASI pertama harus dilakukan dengan hati-hati dan perlahan. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu Bunda dalam memberikan MPASI pertama bagi si Kecil:
– Bersihkan tangan dan peralatan makan sebelum memberikan makanan pada si Kecil.
– Pastikan makanan sudah cukup dingin sebelum diberikan pada si Kecil.
– Gunakan sendok yang lembut dan aman bagi si Kecil.
– Berikan makanan perlahan-lahan dan beri waktu pada si Kecil untuk mengunyah dan menelan makanan.
– Jika si Kecil menolak makanan, jangan memaksanya. Coba lagi beberapa saat kemudian.
– Berikan variasi rasa dan jenis makanan untuk mengembangkan selera makan si Kecil.

Baca Juga:  6 Holiday Program yang Tidak Menginap untuk Anak Usia 7-15 Tahun

Selain itu, penting bagi Bunda untuk tetap memberikan ASI sebagai sumber nutrisi utama bagi bayi. Meskipun si Kecil sudah mengonsumsi MPASI, ASI masih penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.

Dengan mengikuti panduan MPASI pertama ini, Bunda dapat memberikan makanan yang sehat dan bergizi bagi si Kecil. Selamat mencoba dan semoga si Kecil tumbuh sehat dan kuat!

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com