7 Tanda Hamil 1 Minggu yang Sering Ibu Tidak Sadari

7 Tanda Hamil 1 Minggu yang Sering Bunda Tidak Sadari

Tanda hamil 1 minggu jarang disadari oleh sebagian wanita. Agar Bunda lebih sadar dengan kehadiran si Kecil, simak tandanya di sini yuk, Bu!

Tanda Hamil 1 Minggu

Kram perut
Kram perut menjadi salah satu tanda kehamilan yang kerap muncul di awal masa kehamilan. Rasa kram yang Bunda rasakan tidak jauh berbeda dengan kram menjelang menstruasi. Namun, kram di perut yang dirasakan oleh ibu hamil 1 minggu jauh lebih hebat karena ada proses implantasi janin ke rahim yang sedang terjadi. Bila merasakan gejala serupa, segera lakukan tes kehamilan mandiri atau periksa ke dokter kandungan ya, Bu.

Perdarahan
Perdarahan ringan bisa menjadi salah satu tanda hamil 1 minggu. Perdarahan yang Bunda alami terjadi karena tubuh sedang meluruhkan lapisan rahim yang lama dan mulai membentuk lapisan rahim baru untuk menampung sel telur yang telah dibuahi. Bila perdarahan yang dialami berwarna merah terang atau merah muda disertai dengan munculnya keputihan bak gumpalan darah, itu merupakan salah satu tanda kehamilan. Perdarahan pada hamil 1 minggu ini sering diabaikan karena menyerupai perdarahan saat menstruasi.

Mual di pagi hari
Mual di pagi hari atau morning sickness menjadi salah satu ciri-ciri hamil 1 minggu yang kerap dialami wanita di awal masa kehamilan. Rasa mual yang mungkin Bunda rasakan ini biasanya baru akan mulai mereda saat usia kehamilan mencapai akhir trimester pertama.

Sering buang air kecil
Meningkatnya frekuensi buang air kecil merupakan hal yang umum terjadi di trimester pertama kehamilan. Adanya perubahan hormon membuat tubuh ibu hamil lebih banyak menghasilkan darah dan meningkatkan produksi urin. Bertambahnya produksi urin inilah membuat kandung kemih jadi lebih cepat penuh, sehingga membuat ibu hamil 1 minggu lebih sering buang air kecil.

Baca Juga:  6 Alasan Kenapa Baby Walker Tidak Disarankan Untuk Anak

Mudah lelah
Bunda yang sedang hamil 1 minggu akan lebih mudah merasa lelah meski melakukan aktivitas yang ringan sekalipun. Kelelahan ini bisa dipicu oleh adanya peningkatan hormon progesteron yang terjadi di dalam tubuh. Segera kurangi aktivitas saat tubuh sudah menunjukkan sinyal kelelahan ya, Bu.

Perubahan pada payudara
Mirip seperti gejala menjelang datang bulan, payudara Bunda juga akan terasa lebih kencang saat hamil 1 minggu. Payudara juga akan terasa nyeri dan tidak nyaman pada minggu-minggu pertama kehamilan. Ketidaknyamanan ini mungkin akan berkurang setelah beberapa minggu ya, Bu.

Sakit pinggang
Rasa sakit di pinggang bagian bawah tak hanya dirasakan saat hamil 1 minggu saja, melainkan juga selama masa kehamilan berlangsung. Sakit pinggang yang Bunda rasakan biasanya disebabkan oleh adanya penambahan berat badan dan perubahan postur tubuh seiring dengan bertambahnya usia kehamilan.

Bentuk Janin 1 Minggu

Tahukah Bunda bahwa usia janin dan usia kehamilan itu merupakan dua hal yang berbeda? Menurut American Pregnancy Association, usia kehamilan dimulai sejak hari pertama haid terakhir (HPHT) Bunda. Meskipun pada HPHT janin belum terbentuk karena pembuahan belum terjadi, minggu tersebut tetap dihitung sebagai usia perkembangan janin 1 minggu. Pada usia kehamilan 1 minggu, janin belum terbentuk karena sel telur masih dalam proses meninggalkan indung telur dan menuju tuba falopi. Jadi jangan heran bila bentuk perut ibu hamil 1 minggu tidak akan terlihat. Biasanya pembuahan baru terjadi pada hari ke-11 hingga ke-21 sejak HPHT. Namun, hal ini tidak bisa dipastikan secara akurat ya, Bu. Melakukan tes kehamilan menjadi hal yang paling tepat untuk memastikan apakah Bunda sedang menjalani masa kehamilan atau tidak.

Nutrisi yang Dibutuhkan saat Hamil 1 Minggu

Baca Juga:  Pentingnya Vitamin D untuk Anak, Ibu Wajib Tahu!

Meski baru hamil 1 minggu, Bunda perlu memerhatikan asupan makanan selama menjalani masa kehamilan. Apalagi trimester pertama merupakan periode yang sangat krusial ya, Bu. Berikut nutrisi yang harus Bunda penuhi kebutuhannya saat sedang hamil:

Protein
Bunda hamil 1 minggu membutuhkan sekitar 60 gram protein setiap harinya. Protein berperan penting dalam membantu proses pembentukan jaringan tubuh janin dan meningkatkan daya tahan tubuh Bunda selama masa kehamilan. Sumber protein yang bisa Bunda konsumsi diantaranya telur, ayam, dan greek yogurt.

DHA
DHA berperan penting dalam mendukung perkembangan saraf dan otak janin. Bagi Bunda hamil, mengonsumsi cukup DHA bisa menjaga kesehatan selama masa kehamilan berlangsung. Salah satu jenis asam lemak omega-3 ini dianjurkan untuk dikonsumsi sedikitnya 300 miligram per hari.

Asam folat
Asam folat yang juga dikenal sebagai vitamin B9 termasuk salah satu nutrisi paling penting untuk ibu hamil di trimester pertama. Asam folat memainkan peran kunci dalam mencegah cacat tabung saraf. Untuk mendapatkan asupan harian 600 mikrogram asam folat yang direkomendasikan, Bunda bisa mengonsumsi susu khusus Bunda hamil yang tinggi asam folat, jeruk, stroberi, sayuran berdaun hijau, sereal, kacang merah, kacang-kacangan, kembang kol, dan buah bit.

Serat
Makanan untuk trimester pertama yang tak kalah pentingnya yaitu makanan kaya serat. Serat bisa membantu Bunda untuk mengontrol kenaikan berat badan dan menurunkan risiko diabetes gestasional. Serat juga bisa merangsang perkembangan janin dan mencegah ibu hamil mengalami masalah kesulitan buang air besar. Buah-buahan segar, kacang-kacangan, biji-bijian, hingga, sayur-sayuran yang dimasak dikenal memiliki kandungan serat yang tinggi.

Kalsium
Mengonsumsi kalsium sangat penting untuk pertumbuhan gigi dan tulang janin yang sedang tumbuh. Bunda membutuhkan 1.000 miligram asupan kalsium yang direkomendasikan per hari melalui konsumsi susu, keju, yogurt, dan sayuran hijau.

Baca Juga:  Berapa Gaji Asisten Rumah Tangga Di Jabodetabek?

Zat besi
Bunda hamil 1 minggu dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi makanan kaya zat besi untuk mencegah anemia yang kerap terjadi selama kehamilan. Sebaiknya Bunda tidak menganggap remeh anemia karena kondisi ini bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur. Asupan zat besi yang dibutuhkan oleh ibu hamil yaitu sebesar 27 miligram zat per hari. Zat besi bisa didapatkan dari daging sapi dan unggas, telur, ikan yang tidak mengandung merkuri, tahu, biji-bijian, kacang-kacangan, bayam, hingga telur.

Vitamin C
Makanan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, brokoli, dan stroberi diketahui bisa membantu meningkatkan perkembangan tulang dan jaringan pada janin yang sedang tumbuh. Selain itu, vitamin C juga bisa mengoptimalkan penyerapan zat besi.

Itulah sejumlah informasi yang perlu Bunda ketahui mengenai hamil 1 minggu. Meski baru seumur jagung, kehamilan yang sedang Bunda jalani ini perlu disambut dengan baik melalui konsumsi nutrisi yang tercukupi. Selama kehamilan, Bunda memerlukan tambahan energi, protein dan nutrisi penting lainnya untuk mendukung kesehatan Bunda dan tumbuh kembang janin yang sehat dan optimal. Selain mengonsumsi makanan bergizi, Bunda juga perlu mengonsumsi susu ibu hamil yang mengandung tinggi DHA untuk mendukung perkembangan otak janin, 9 Asam Amino Esensial (AAE), yaitu protein penting yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan harus didapat dari makanan setiap harinya untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin yang optimal serta 9 nutrisi penting lainnya seperti; tinggi asam folat, omega 3 (ALA), Omega 6 (LA), tinggi zat besi, serat pangan inulin, tinggi vitamin C, protein, tinggi kalsium dan tinggi seng untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh Bunda selama periode kehamilan.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com