Bu, Ini 5 Penyebab Mulut Pahit Saat Hamil



Penyebab Mulut Pahit saat Hamil

Ketika seorang ibu hamil mengalami mulut pahit, hal ini bisa menjadi keluhan yang tidak menyenangkan. Meskipun terlihat sepele, namun kondisi ini bisa berdampak pada nafsu makan ibu hamil. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu hamil untuk mengetahui penyebab mulut pahit saat hamil agar dapat mengatasinya dengan tepat.

1. Adanya masalah pada gigi

Salah satu penyebab mulut pahit saat hamil adalah adanya masalah pada gigi. Ketidakseimbangan ekosistem pada mulut seperti penumpukan bakteri, gigi berlubang, dan radang gusi dapat menyebabkan rasa pahit pada mulut. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan rajin menyikat gigi dan membersihkan gigi secara teratur.

2. Morning sickness

Kondisi morning sickness atau mual dan muntah pada pagi hari juga dapat menjadi penyebab mulut pahit saat hamil. Morning sickness umumnya terjadi pada trimester pertama kehamilan dan dapat menyebabkan rasa pahit pada mulut. Perubahan hormon yang terjadi saat hamil dapat mempengaruhi kerja sistem pencernaan dan menyebabkan rasa pahit pada mulut. Untuk mengatasi morning sickness, ibu hamil disarankan untuk makan dalam porsi kecil tapi sering, menghindari makanan yang berbau dan beraroma kuat, serta mengonsumsi makanan yang mudah dicerna.

3. Penyakit asam lambung (GERD)

Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) juga dapat menjadi penyebab mulut pahit saat hamil. Kondisi ini terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan rasa pahit pada mulut. Penyakit asam lambung dapat dipicu oleh kebiasaan makan yang tidak sehat seperti mengonsumsi makanan pedas, berlemak, dan berminyak. Untuk mengatasi GERD, ibu hamil disarankan untuk menghindari makanan yang dapat memicu asam lambung naik, makan dalam porsi kecil tapi sering, dan menghindari tidur setelah makan.

Baca Juga:  4 Tips Liburan Hemat Selama Tahun Baru

4. Efek konsumsi suplemen multivitamin

Selama hamil, ibu hamil seringkali mengonsumsi suplemen multivitamin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang optimal. Namun, beberapa suplemen multivitamin mengandung zat-zat tertentu yang dapat menyebabkan rasa pahit pada mulut. Misalnya, zat besi yang terkandung dalam suplemen multivitamin dapat menyebabkan rasa pahit pada mulut jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen multivitamin.

5. Paparan zat kimia

Paparan zat kimia seperti merkuri dan timbal dapat menyebabkan rasa pahit pada mulut jika tidak sengaja terhirup. Bunda hamil disarankan untuk menghindari paparan zat kimia berbahaya seperti asap rokok, cat, dan bahan kimia lainnya. Paparan zat kimia dapat berdampak buruk pada kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan.

Cara Mengatasi Mulut Pahit saat Hamil

Meskipun mulut pahit saat hamil umumnya akan hilang dengan sendirinya, namun ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi keluhan ini. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi mulut pahit saat hamil:

1. Perbanyak minum air putih

Memperbanyak minum air putih dapat membantu menghilangkan rasa pahit pada mulut. Air putih juga penting untuk menjaga hidrasi tubuh dan membantu proses pencernaan.

2. Menjaga kebersihan gigi dan mulut

Rajin menyikat gigi dua kali sehari dan membersihkan gigi secara teratur dapat membantu mengurangi penumpukan bakteri pada mulut. Selain itu, ibu hamil juga disarankan untuk menggunakan obat kumur yang mengandung antiseptik untuk menjaga kebersihan mulut.

3. Mengunyah permen karet bebas gula

Mengunyah permen karet bebas gula dapat meningkatkan produksi air liur dan membantu menghilangkan rasa pahit pada mulut. Namun, ibu hamil disarankan untuk memilih permen karet yang tidak mengandung gula, karena gula berlebih dapat menyebabkan kerusakan gigi.

Baca Juga:  Tahapan Pertumbuhan Bayi 0-6 Bulan

4. Menghindari makanan yang dapat memicu GERD

Menghindari makanan yang dapat memicu GERD seperti makanan pedas, berlemak, dan berminyak dapat membantu mengurangi rasa pahit pada mulut. Mengatur pola makan dengan makan dalam porsi kecil tapi sering juga dapat membantu mengatasi GERD.

5. Mengonsumsi buah yang mengandung vitamin C

Buah-buahan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, kiwi, dan strawberry dapat membantu menghilangkan rasa pahit pada mulut. Rasa asam yang terkandung dalam buah-buahan tersebut dapat membantu mengatasi keluhan mulut pahit.

6. Menghindari paparan asap rokok

Paparan asap rokok dapat menyebabkan rasa pahit pada mulut. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan untuk menghindari paparan asap rokok baik yang langsung maupun tidak langsung.

7. Menghindari konsumsi minuman beralkohol

Minuman beralkohol dapat menyebabkan rasa pahit pada mulut. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan untuk menghindari konsumsi minuman beralkohol selama kehamilan.

8. Mengonsultasikan ke dokter

Jika keluhan mulut pahit saat hamil tidak kunjung mereda, sebaiknya ibu hamil segera mengonsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik. Dokter dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan memberikan pengobatan yang sesuai dengan kondisi ibu hamil.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Melakukan Perawatan Gigi dan Mulut saat Hamil

Selama hamil, perawatan gigi dan mulut tetap penting dilakukan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perawatan gigi dan mulut saat hamil. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan:

1. Konsultasi ke dokter spesialis kandungan

Sebelum melakukan perawatan gigi dan mulut, ibu hamil sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kandungan. Dokter spesialis kandungan dapat memberikan informasi dan saran yang tepat mengenai perawatan gigi dan mulut yang aman dilakukan selama kehamilan.

Baca Juga:  Menu MPASI 9 Bulan yang Praktis dan Lezat

2. Trimester kedua merupakan periode paling aman

Pada trimester kedua kehamilan, ibu hamil umumnya berada dalam kondisi yang lebih stabil dan aman untuk melakukan perawatan gigi dan mulut. Perawatan yang dapat dilakukan pada trimester kedua antara lain pembersihan karang gigi dan tambal gigi. Namun, ibu hamil tetap perlu memberi tahu dokter gigi tentang kondisi kehamilan agar dokter dapat mempertimbangkan tindakan yang tepat.

3. Menunda perawatan gigi pada trimester ketiga

Pada trimester ketiga kehamilan, sebaiknya ibu hamil menunda perawatan gigi kecuali dalam kondisi darurat. Pada trimester ketiga, ibu hamil lebih rentan terhadap risiko komplikasi dan tindakan perawatan gigi tertentu dapat memicu kelahiran prematur. Oleh karena itu, sebaiknya ibu hamil menunggu sampai setelah melahirkan untuk melakukan perawatan gigi yang tidak urgent.

Kesimpulan

Mulut pahit saat hamil adalah keluhan yang umum dialami oleh ibu hamil. Keluhan ini umumnya akan hilang dengan sendirinya seiring dengan perkembangan kehamilan. Namun, jika keluhan tidak kunjung mereda atau mengganggu kenyamanan ibu hamil, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi ibu hamil.

Untuk mencegah mulut pahit saat hamil, ibu hamil perlu menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan rajin menyikat gigi, menghindari makanan yang dapat memicu mulut pahit, dan menghindari paparan zat kimia berbahaya. Selain itu, ibu hamil juga perlu memperhatikan asupan nutrisi yang adekuat dengan mengonsumsi makanan bergizi dan susu ibu hamil yang mengandung berbagai nutrisi penting untuk kesehatan ibu dan perkembangan janin. Dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut serta mengonsumsi nutrisi yang cukup, ibu hamil dapat mengurangi risiko mulut pahit dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com