Menurut Pakar, Ini Ciri Anak Kurang Kasih Sayang dan Cara Mengatasinya

Ciri Anak Kurang Kasih Sayang Orang Tua

Ketika anak mengalami kurangnya kasih sayang dari orang tua, ada beberapa ciri khusus yang dapat terlihat pada diri mereka. Berikut ini adalah lima ciri yang sering terlihat pada anak yang kurang kasih sayang orang tua:

1. Menunjukkan masalah perilaku

Anak yang kurang kasih sayang dari orang tua cenderung menunjukkan masalah dalam perilakunya. Mereka sulit diberitahu dan seringkali membantah. Anak-anak ini juga tidak patuh pada aturan dan sering mencari perhatian dengan tindakan agresif atau bahkan menjadi anak yang pasif.

2. Sering melamun

Anak yang kurang kasih sayang juga cenderung sering melamun. Mereka cenderung terisolasi dalam dunia mereka sendiri dan sulit untuk berinteraksi dengan orang lain. Mereka sering terlihat tidak antusias dalam beraktivitas dan tidak memiliki minat yang jelas.

3. Sulit bergaul

Akibat dari pribadi yang pasif, anak yang kurang kasih sayang dari orang tua juga sulit bergaul dengan orang-orang di sekitarnya. Mereka cenderung merasa tidak nyaman dalam berinteraksi dengan orang lain dan sulit untuk membentuk hubungan sosial yang sehat. Lebih parahnya lagi, anak-anak ini juga cenderung terjebak dalam pergaulan yang tidak baik.

4. Merasa Ditelantarkan

Anak yang kurang kasih sayang dari orang tua akan merasa dirinya ditelantarkan. Mereka akan merasa bahwa mereka bukanlah anak yang diharapkan oleh orang tua mereka. Muncul pikiran-pikiran irasional seperti “Jangan-jangan aku bukan anaknya mama dan papa tapi aku anak pungut” atau “Jangan-jangan aku ini anak yang tidak diharapkan.” Anak-anak ini juga bisa berpikir bahwa orang tua mereka memilih kasih dan bahkan memiliki pikiran untuk pergi dari rumah.

5. Ingin mengakhiri hidup

Efek yang paling berbahaya dari kurangnya kasih sayang orang tua adalah anak merasa ingin mengakhiri hidup. Anak-anak ini merasa sangat frustrasi dan kehilangan harapan dalam hidup mereka. Mereka merasa bahwa hidup tidak memiliki arti bagi mereka dan mungkin berpikir bahwa dengan mengakhiri hidup, mereka dapat menghilangkan rasa sakit dan kekosongan yang mereka rasakan.

Baca Juga:  Manfaat Pemberian ASI Eksklusif dalam Kecerdasan si Kecil

Efek Anak Kurang Kasih Sayang

Ketika anak mengalami kurangnya kasih sayang orang tua, efeknya dapat sangat berbahaya bagi perkembangan mereka. Beberapa efek yang dirasakan oleh anak yang kurang kasih sayang adalah sebagai berikut:

1. Prestasi belajar menurun

Anak yang tidak mendapatkan cukup kasih sayang dari orang tua cenderung mengalami penurunan dalam prestasi belajar mereka. Mereka sulit untuk fokus dan tidak memiliki motivasi yang cukup untuk belajar dengan baik.

2. Self esteem atau harga diri anak rendah

Kurangnya kasih sayang orang tua juga dapat membuat anak merasa rendah diri. Mereka tidak percaya pada kemampuan dan potensi diri mereka sendiri. Hal ini dapat menghambat perkembangan mereka dalam berbagai aspek kehidupan.

3. Memiliki konsep diri yang negatif

Anak yang kurang kasih sayang dari orang tua cenderung memiliki konsep diri yang negatif. Mereka merasa bahwa mereka tidak berharga dan tidak mampu untuk mencapai kesuksesan dalam hidup.

4. Anak selalu mencari validasi atau pengakuan dari orang lain

Karena kurangnya kasih sayang dari orang tua, anak-anak ini selalu mencari validasi atau pengakuan dari orang lain. Mereka merasa bahwa mereka hanya berharga jika mendapatkan pengakuan atau pujian dari orang lain.

5. Anak mengalami trauma pengasuhan yang berefek di masa dewasa

Kurangnya kasih sayang dari orang tua dapat menyebabkan anak mengalami trauma pengasuhan. Efek dari trauma ini dapat terlihat saat anak dewasa, seperti kesulitan dalam membina hubungan yang sehat, berinteraksi dengan lingkungan sosial, dan menghadapi persoalan dalam karir.

6. Selalu ragu-ragu dan sulit mengambil keputusan

Anak yang kurang kasih sayang dari orang tua cenderung selalu ragu-ragu dalam mengambil keputusan. Mereka tidak memiliki kepercayaan diri yang cukup untuk mengambil keputusan sendiri dan seringkali membutuhkan validasi dari orang lain.

Baca Juga:  5 Cara Deteksi Anak Butuh Kacamata (Kesehatan Mata)

7. Sering menyabotase diri

Anak-anak yang kurang kasih sayang dari orang tua seringkali menyabotase diri mereka sendiri. Mereka seringkali membuat keputusan yang merugikan diri sendiri, seperti terjebak dalam hubungan yang tidak sehat dan sulit untuk mengakhirinya meskipun mereka menyadari bahwa hal tersebut tidak tepat. Hal ini terjadi karena mereka merasa bahwa pola relasi yang kurang sehat adalah sesuatu yang familiar bagi mereka, mengingat hubungan dengan orang tua mereka yang terbentuk dari kurangnya kasih sayang.

Cara Mengatasi Masalah Anak Kurang Perhatian

Agar anak tidak terpengaruh secara negatif oleh kurangnya kasih sayang orang tua, berikut ini adalah beberapa saran dari psikolog anak dan keluarga, Samanta Elsener, untuk mengatasi masalah tersebut:

1. Bangun koneksi lagi dengan anak

Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki koneksi dengan anak. Mulailah dengan menerapkan kebiasaan baru dalam berkomunikasi dengan anak, seperti melihat mata anak saat berbicara, mengelus-elus pundak anak, atau menyempatkan waktu untuk belajar bersama. Selain itu, jangan ragu untuk menyampaikan rasa sayang Anda kepada anak dengan tulus.

2. Kurangi marah-marah berlebihan ke anak

Hentikan kebiasaan marah-marah berlebihan kepada anak. Ingatlah bahwa anak bukanlah tempat untuk melampiaskan emosi negatif. Berhentilah menempatkan anak sebagai obyek yang harus memahami orang tua secara sepihak.

3. Luangkan waktu dengan anak

Luangkan waktu untuk bermain atau mengerjakan hobi bersama anak. Hadir dalam acara-acara penting dalam kehidupan anak, seperti pertunjukan di sekolah atau kegiatan spesial lainnya. Hal ini akan membantu memperkuat ikatan antara Anda dan anak.

4. Perbaiki cara komunikasi dengan anak

Perhatikan cara Anda berkomunikasi dengan anak. Gunakan I-message dalam berkomunikasi dengan anak, misalnya dengan mengatakan “aku pikir/rasa … aku mau …”. Dengan memperbaiki cara komunikasi dengan anak, Anda dapat membangun hubungan yang lebih sehat dengan mereka.

Baca Juga:  Siapkah Fisik & Mental Ibu Untuk Hamil?

5. Mulai aktifkan bahasa cinta

Kenali bahasa cinta atau love language anak Anda dan terapkan bahasa cinta tersebut dalam interaksi dengan mereka. Namun, tetaplah memberikan bentuk kasih sayang yang lainnya secara proposional dengan menyesuaikan karakter dan kebutuhan emosi anak.

6. Bantuan untuk orang tua

Jika Anda, sebagai orang tua, merasa memiliki riwayat trauma, sedang stres, atau merasakan kelelahan sebagai orang tua, jangan ragu untuk mencari bantuan psikologis. Dengan mendapatkan bantuan, Anda dapat mengatasi masalah pribadi Anda dan mencegah dampak negatifnya terhadap hubungan Anda dengan anak di rumah.

Dalam menghadapi anak yang kurang kasih sayang, penting bagi orang tua untuk menyadari pentingnya memberikan kasih sayang dan cinta kepada anak. Kasih sayang yang diberikan oleh orang tua dapat membantu anak merasa aman, membangun kepercayaan diri, dan meningkatkan harga diri mereka.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com