3 Tahap Perkembangan Psikologi Anak yang Wajib Ibu Tahu

Hal-hal yang Memengaruhi Psikologi Perkembangan Anak

Tumbuh kembang fisik

Pada tahap ini, penting bagi Bunda untuk menciptakan lingkungan yang dapat merangsang tumbuh kembang dan psikologi anak. Caranya dengan membiarkan si Kecil bereksplorasi dan mencoba hal-hal baru. Setiap Bunda perlu mengenali tahap tumbuh kembang dan kemampuan si Kecil dengan baik.

Tumbuh kembang kognitif

Kemampuan kognitif si Kecil sudah mulai dapat dikenali saat si Kecil sudah mampu belajar dan memahami suara, warna, bentuk suatu objek, serta bahasa yang digunakan sehari-hari. Pada masa usia dini, imajinasi dan memori si Kecil akan terus berkembang.

Tumbuh kembang sosial, budaya, dan emosional

Perkembangan sosial, budaya, dan emosional merupakan 3 sisi yang saling berkaitan dalam psikologi anak. Perkembangan ini biasanya akan menghasilkan nilai-nilai, kebiasaan, cara hidup, dan keterampilan yang mempengaruhi karakter si Kecil sepanjang hidupnya. Perkembangan sosial dan budaya juga berpengaruh pada cara si Kecil berhubungan dengan orang tua, keluarga, dan orang lain.

Tahap Perkembangan Psikologi Anak

Tahap psikologi perkembangan anak usia 0-2 tahun

Pada tahap ini, membentuk ikatan batin antara orang tua dan si Kecil sangat penting. Ikatan batin tersebut akan bertahan seumur hidup dan mempengaruhi kehidupan si Kecil di masa mendatang. Seiring dengan usianya yang bertambah, Bunda juga perlu membantu si Kecil untuk memiliki hubungan positif dengan orang lain.

Tahap psikologi perkembangan anak usia 2-3 tahun

Pada tahap ini, si Kecil mulai mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya. Si Kecil mulai mempelajari nama-nama objek yang menarik dan bisa menolak jika tidak mau sesuatu. Pada tahap ini, tantangan utamanya yaitu menghadapi anak tantrum. Bunda bisa memberikan pendekatan yang tepat kepada si Kecil untuk membantunya mengatur emosi.

Baca Juga:  3 Penyebab Obesitas pada Anak dan Cara Menanganinya

Tahap psikologi perkembangan anak usia 3-6 tahun

Pada tahap ini, si Kecil sudah mulai masuk masa pra-sekolah dan taman kanak-kanak. Hal terpenting selama periode ini adalah bermain dan mencoba hal-hal baru yang menarik minat si Kecil. Pastikan semua jenis permainan menarik dan mendorong perkembangan si Kecil, baik dari segi kreativitas, bahasa, sosialisasi, dan lain sebagainya.

Peran Pola Asuh Orang Tua terhadap Psikologi Perkembangan Anak

Faktor lingkungan sangat mempengaruhi perkembangan psikologi anak, termasuk pola pengasuhan di rumah. Artinya, pola asuh orang tua sangat berpengaruh terhadap psikologi perkembangan anak. Penting bagi Bunda untuk mengetahui kombinasi terbaik pola asuh Bunda dan Ayah terhadap si Kecil. Selama masa tumbuh kembangnya, hormon pertumbuhan sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak dan otot anak.

Peran 9AAE sangat berpengaruh pada hormon pertumbuhan. Bahkan kekurangan 1 dari 9AAE dapat menurunkan potensi tinggi badan sebanyak 34%, dan kekurangan semua jenis 9AAE dapat menurunkan potensi tinggi badan hingga 50%. 9AAE dan DHA harus terpenuhi bersamaan. Keduanya harus dipenuhi dari makanan karena tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri.

Konsultasi Gratis dengan Ahli Gizi

Dapatkan info parenting dan hadiah spesial dari Bunda & Balita dengan mengikuti konsultasi gratis dengan ahli gizi. Isi data diri Bunda dan dapatkan informasi serta hadiah menarik.

Demikianlah penjelasan tentang tahap perkembangan psikologi anak yang wajib Bunda ketahui. Pemahaman ini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil dan membantunya menjadi pribadi yang berkualitas di masa depan. Jaga pola asuh yang baik dan berikan dukungan serta perhatian yang optimal pada si Kecil. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Bunda dan Keluarga. Terima kasih.

Baca Juga:  Apa Saja Manfaat Ikan Nila untuk Tumbuh Kembang Si Kecil?

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com