Sambut Kehamilan Dengan Kebiasaan Sehat

Sambut Kehamilan Dengan Kebiasaan Sehat

Hai, Bu! Apakah ada dari Bunda yang saat ini sedang memulai atau menjalani program hamil? Kehamilan memang saat-saat yang dinantikan oleh semua perempuan ya, Bu. Ada ibu yang bisa langsung hamil setelah menikah, namun ada juga ibu yang masih menantikan kehadiran sang buah hati di dalam perut.

Saya sendiri perlu menunggu sekitar satu setengah tahun setelah menikah Bu, baru akhirnya hamil. Saat merencanakan kehamilan, berbagai cara saya coba. Mulai dari mengikuti saran orang tua, yaitu sering makan tauge dan kacang hijau, rajin berjalan kaki, sampai membatasi diri terhadap makanan-makanan instan dan kalengan. Pokoknya apa saja saya coba, deh.

Selain itu, saya juga berkonsultasi dengan dokter tentang bagaimana baiknya agar segera hamil. Menurut dokter sih, caranya mudah saja. Gaya hidup sehat jawabannya. Mulai dari makanan yang dikonsumsi, olahraga, dan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang dilakukan tubuh kita.

Menurut dokter lagi, sangat penting Bu, untuk membangun gaya hidup sehat minimal 3 bulan untuk mempersiapkan kehamilan. Apa saja yang perlu dijadikan kebiasaan baru bagi para calon ibu? Bagaimana sih caranya membangun kebiasaan sehat?

Buat Bunda yang masih menunggu datangnya si jabang bayi, yuk simak sama-sama!

Memulai Pola Makan Sehat

Menurut saya, menerapkan pola makan sehat memang gampang-gampang susah. Soal rasa makanan sehat sih, tak masalah untuk saya. Namun susahnya itu lho, saat kita harus menyelipkan waktu memasak sendiri di jadwal yang sibuk. Betul tidak, Bu?

Di saat yang sibuk, memang lebih gampang membeli makanan atau jajan. Kalau sekali-sekali tak apa, Bu. Namun kalau jajan terus, bagaimana kita bisa membangun tubuh yang sehat untuk calon buah hati kita nanti? Masalahnya, kita kan tak pernah tahu bahan-bahan apa saja yang terkandung di dalam makanan tersebut.

Baca Juga:  Si Kecil Suka dan Selalu Bertanya

Menurut dokter, cara terbaik untuk pola makan sehat adalah dengan membuatnya sendiri. Sebab kita tahu persis bahan-bahan yang digunakan. Mengapa sih, pola makan sehat sangat penting? Metode ini tak hanya mendukung kesehatan secara umum (serta kemampuan untuk hamil secara natural) Bu, namun secara khusus juga membuat kita sebagai perempuan menyimpan gizi yang cukup seperti vitamin, mineral, dan nutrisi lain yang mendukung kehamilan.

Membuat Menu Sehat Sendiri

Lalu, apa saja yang harus dimakan untuk sebuah pola makan yang sehat? Para ahli gizi mengatakan, beberapa hal yang harus diterapkan dalam pola makan sehat adalah mengkombinasikan makanan dari 5 kelompok makanan. Yaitu:

1. Kelompok roti, sereal, dan biji-bijian.
2. Kelompok sayur dan buah.
3. Kelompok daging, ayam, ikan, dan telur.
4. Kelompok lemak dan susu.
5. Garam dan gula.

Sekarang, bagaimana mengkombinasikan kelima elemen tersebut? Bagaimana pula cara memasukkannya dalam pola makan? Tentunya pola makan setiap orang berbeda ya Bu, sesuai dengan situasi dan kondisi masing-masing. Tak perlu pusing, Bu. Saya berikan panduannya sebagai berikut, ya:

1. Selalu siapkan makanan segar dan hindari makanan kemasan.
2. Dahulukan mengonsumsi serat seperti sayur, agar pencernaan senantiasa sehat, dan menghindari konstipasi.
3. Jika memungkinkan, pilihlah produk organik.
4. Pilih dan variasikan karbohidrat kompleks seperti roti, sereal, kentang, nasi, pasta agar tubuh Bunda selalu berenergi.
5. Makanan yang dipilih sebaiknya cukup protein (mengandung telur, ikan, daging, ayam, tahu atau tempe).
6. Jangan ragu untuk memvariasikan menu makan Bunda agar semua vitamin dan mineral tercukupi.
7. Konsumsi lemak, gula dan garam dalam jumlah sedang atau sedikit.
8. Minum air putih 6 hingga 8 gelas sehari agar tetap terhidrasi dan membantu ginjal mengeluarkan racun dari tubuh.

Baca Juga:  Ajari si Kecil Mandiri Mulai dari Buat Sendiri Susu Cokelat Favoritnya

Membiasakan Olahraga

Selain menerapkan pola makan sehat, ada baiknya jika Bunda juga menciptakan kebiasaan berolahraga ringan, lho. Mengapa? Sebab kebiasaan baru ini selain dapat membuat Bunda lebih sehat, lebih mudah menjaga berat badan, juga terbukti akan memperbesar kemungkinan untuk hamil.

Olahraga dapat mengurangi berat berlebih dalam tubuh sehingga mengurangi risiko berbagai penyakit saat kehamilan. Semakin cepat Bunda memulai olahraga, semakin cepat kondisi Bunda lebih fit dalam menghadapi kehamilan. Berjalan kaki, berenang, atau jika Bunda menyukai olahraga tinju sekali pun, sah-sah saja. Pilih dan jalani olahraga favorit Bunda!

Meninggalkan Kebiasaan Buruk

Dulu sebelum hamil, saya punya kebiasaan minum kopi instan setiap hari, Bu. Ternyata menurut dokter itu kurang baik karena kandungan-kandungan kimia yang ada di dalamnya.

Nah, Bunda sendiri, apakah punya kebiasaan merokok, makan makanan cepat saji dan kemasan, tak suka minum air putih, atau sering begadang? Sebaiknya tinggalkan ya, Bu. Soalnya kebiasaan-kebiasaan buruk di atas selain tidak menyehatkan untuk tubuh, juga membangun “rumah” yang buruk untuk ditinggalkan si Kecil nanti di dalam perut Bunda.

Mungkin tidak mudah untuk dijalankan ya, Bu. Namun cobalah secara perlahan mengganti kebiasaan merokok dengan makan permen rendah gula. Cari resep simpel dan mudah untuk membuat makanan agar Bunda tak lagi mengonsumsi makan makanan instan. Bila tak suka air putih, bisa dicoba dengan membuat infused water, yaitu air yang diberikan potongan buah agar rasanya berbeda. Terakhir, tinggalkan kebiasaan begadang. Kulit Bunda pun akan terlihat lebih sehat dengan kebiasaan baru ini.

Selamat merencanakan kehamilan dengan kebiasaan baru ya, Bu! Apa Bunda punya tips dan kiat tentang menjalani kebiasaan sehat baru selama hamil? Yuk share di sini!

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com