4 Jenis Pisang yang Bagus untuk Bayi Cermat dan Kuat
Bunda cermat harus mengenali jenis pisang yang bagus untuk bayi dan cocok untuk MPASI yang penuh nutrisi. Cari tahu di sini, yuk!
Kebanyakan Bunda memilih menu pertama untuk si Kecil adalah MPASI pisang. Sesuai dengan anjuran medis, pemberian pisang pada bayi bisa diberikan sejak mereka berusia 6 bulan. Sehingga penting bagi Bunda untuk memahami pisang yang bagus untuk bayi. Mengingat ada banyak sekali jenis pisang yang ada di pasaran. Namun sebelum itu, mari pahami dulu kandungan nutrisi pisang yuk!
Kandungan Pisang dan Manfaatnya
Tidak hanya lezat, si kuning ini juga kaya akan kandungan Vitamin B6 dan Magnesium yang dapat mendukung perkembangan otak bayi, lho! Berikut adalah kandungan nutrisi dari buah pisang yang bagus untuk bayi:
Karbohidrat: sebagai sumber energi.
Vitamin A, B6, dan C: kesehatan mata, memaksimalkan fungsi darah, menyehatkan kulit, sistem saraf pusat, serta memperkuat sistem imun tubuh.
Kalsium: untuk kesehatan dan pertumbuhan tulang dan gigi.
Potassium: sebagai sumber energi.
Zat besi: untuk memperkuat tulang dan gigi, membentuk hemoglobin.
Serat pektin: memperlancar sistem pencernaan.
Jenis Pisang yang Bagus untuk Bayi
Ada berbagai jenis pisang untuk MPASI yang bisa ditemui di pasaran, tapi tidak semuanya boleh dikonsumsi oleh bayi. Pilih jenis pisang yang bagus untuk bayi berikut ini:
Pisang Susu
Pisang susu termasuk pisang yang bagus untuk bayi. Teksturnya lembut dan ukurannya kecil, sehingga pas untuk porsi MPASI. Pisang yang bagus untuk bayi ini mengandung beberapa manfaat bagi bayi, antara lain:
Membantu memperlancar pencernaan
Mengandung karbohidrat sebagai sumber energi
Melancarkan metabolisme
Mengandung vitamin, mineral, dan serat untuk tumbuh kembang bayi
Pisang Emas
Pisang emas juga termasuk pisang yang bagus untuk bayi. Pisang emas bisa dijadikan menu MPASI bayi karena mengandung karbohidrat, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tumbuh kembangnya. Salah satu pisang yang bagus untuk bayi ini juga memiliki rasa yang manis dan tekstur yang lembut sehingga akan disukai oleh bayi. Ukurannya yang mungil juga sangat pas untuk porsi bayi.
Pisang Ambon
Walaupun ukurannya besar, tapi pisang ambon juga menjadi salah satu pisang yang bagus untuk bayi karena memiliki rasa yang manis dan tekstur yang lembut. Sebagai pisang yang bagus untuk bayi, pisang ini juga mengandung kalori yang baik untuk metabolisme bayi, serta tinggi kalium untuk meningkatkan energi bayi. Tak hanya itu, pisang ambon mengandung serat yang dapat membantu memperlancar sistem pencernaan bayi.
Pisang Kepok
Terakhir ada pisang kepok. Pisang ini memang sedikit keras dibandingkan dengan jenis pisang sebelumnya, tapi dagingnya tetap lembut sehingga termasuk ke dalam pisang yang bagus untuk bayi. Agar lebih mudah dikunyah bayi, pisang kepok bisa dikukus atau dihaluskan terlebih dulu. Alasan lainnya mengapa pisang kepok menjadi pisang yang bagus untuk bayi yaitu karena mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi, sehingga ia tidak mudah terserang penyakit.
Resep MPASI Pisang
Setelah mengetahui beberapa pilihan pisang yang bagus untuk bayi, yuk, coba aneka resep pisang untuk MPASI yang mudah berikut!
Pure Pisang Sederhana
Bahan-bahan:
1 buah pisang yang bagus untuk bayi
ASI perah atau susu pengganti ASI (untuk bayi yang tidak bisa memperoleh ASI dan harus sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan)
Cara membuat MPASI Pisang:
Kupas pisang yang sudah matang.
Kerok bagian luar pisang menggunakan sendok (buang bagian tengah pisang).
Haluskan dengan garpu dan saringan.
Campurkan pisang yang sudah halus dengan ASI susu pengganti ASI (untuk bayi yang tidak bisa memperoleh ASI dan harus sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan) secukupnya.
MPASI dari pisang yang bagus untuk bayi siap disantap.
Pure Pisang Panggang
Bahan-bahan:
4 buah pisang yang bagus untuk bayi
ASI atau susu pengganti ASI (untuk bayi yang tidak bisa memperoleh ASI dan harus sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan)
Cara membuat MPASI Pisang:
Panaskan oven pada suhu 250 derajat Celsius.
Letakkan pisang pada loyang dan panggang di dalam oven selama kurang lebih 30 menit.
Keluarkan pisang dan dinginkan.
Kupas kulit pisang, lalu masukkan buahnya ke dalam blender. Tambahkan ASI susu pengganti ASI (untuk bayi yang tidak bisa memperoleh ASI dan harus sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan) secukupnya dan blender hingga halus.
Siapkan di dalam wadah, pure pisang panggang siap disajikan.
Pure Pisang, Pir, dan Apel
Bahan-bahan:
½ buah pisang yang bagus untuk bayi
1 buah apel
½ buah pir
3-4 sdm ASI atau susu pengganti ASI (untuk bayi yang tidak bisa memperoleh ASI dan harus sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan)
Cara membuat MPASI Pisang:
Kupas kulit buah dan potong buah kecil-kecil.
Kukus pir dan apel selama kurang lebih 15-20 menit atau hingga lunak.
Masukkan pisang dan ASI susu pengganti ASI (untuk bayi yang tidak bisa memperoleh ASI dan harus sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan) ke dalam food processor lalu tambahkan pir dan apel yang sudah dikukus. Blender hingga halus.
Saring menggunakan saringan kawat.
Sajikan ke dalam wadah.
Banana Rice Raisin
Bahan-bahan:
1 buah pisang yang bagus untuk bayi
200 gr nasi (sebaiknya gunakan brown rice)
60-120 ml ASI susu pengganti ASI (untuk bayi yang tidak bisa memperoleh ASI dan harus sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan)
Setetes vanilla essence
Sejumput pala
Sejumput kayu manis
1 sdm kismis, rendam dalam air hangat agar lembut
Cara membuat MPASI Pisang:
Kupas pisang dan potong-potong.
Masukkan semua bahan ke dalam food processor atau blender hingga lembut dan tercampur rata.
Saring menggunakan saringan kawat.
MPASI pisang siap disajikan.
Pure Pisang dan Alpukat
Bahan-bahan:
1 buah pisang yang bagus untuk bayi
1 buah alpukat
ASI susu pengganti ASI (untuk bayi yang tidak bisa memperoleh ASI dan harus sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan)
Cara membuat MPASI Pisang:
Kupas pisang dan potong-potong.
Kupas alpukat dan kerok dagingnya.
Masukkan pisang dan alpukat ke dalam food processor atau blender, tambahkan ASI/ susu pengganti ASI (untuk bayi yang tidak bisa memperoleh ASI dan harus sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan). Blender hingga halus.
Saring menggunakan saringan kawat.
Pure siap disantap.
Sangat mudah dan praktis, bukan, aneka resep MPASI pisang di atas? Semoga ia suka dengan menu MPASI yang sehat dan kaya manfaat ini ya, Bu. Selamat mencoba!
Jangan lupa untuk selalu semangat menjaga produksi dan kualitas ASI untuk tumbuh kembang si Kecil. Jika perlu, Bunda bisa konsumsi asupan nutrisi pendukung supaya lebih optimal.
Agar produksi ASI meningkat baik dalam jumlah maupun kualitasnya, Bunda harus mendapatkan energi tambahan sebanyak 500 kalori setiap harinya (AKG 2019) begitu juga dengan protein dan nutrisi penting lainnya. Selain mengonsumsi makanan bergizi, Bunda juga perlu mengonsumsi susu ibu menyusui yang mengandung tinggi DHA untuk mendukung perkembangan otak si Kecil, 9 Asam Amino Esensial (AAE), yaitu protein penting yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan harus didapat dari makanan setiap harinya untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan si Kecil yang optimal di 1000 Hari Pertama Kehidupannya serta 9 nutrisi penting lainnya seperti; tinggi asam folat, omega 3 (ALA), Omega 6 (LA), tinggi zat besi, serat pangan inulin, tinggi vitamin C, protein, tinggi kalsium dan tinggi seng untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh Bunda selama periode menyusui dan mendukung produksi ASI.
Namun jika Bunda atau si Kecil mengalami kondisi yang tidak memungkinkan pemberian ASI, Bunda bisa memberikan susu pendamping ASI sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan ya Bu. Pastikan Bunda memilih susu yang mengandung 9 protein asam amino esensial lengkap dan tinggi DHA, karena protein adalah komponen yang penting untuk mendukung tumbuh dan kembang bayi ya, Bu!
Dapatkan info parenting dan hadiah spesial dari Bunda & Balita dengan mendaftar melalui website kami.
Konsultasi Gratis dengan Ahli Gizi
Selain itu, jika Bunda membutuhkan konsultasi lebih lanjut mengenai gizi bayi dan anak, Bunda bisa melakukan konsultasi gratis dengan ahli gizi kami. Kami menyediakan layanan konsultasi online untuk membantu Bunda memahami kebutuhan gizi si Kecil dan memberikan saran yang tepat mengenai menu makanan yang sehat dan bergizi. Jangan ragu untuk menghubungi kami dan jadwalkan konsultasi online dengan ahli gizi kami.
Kesimpulan
Pisang merupakan salah satu buah yang bagus untuk bayi karena kaya akan kandungan nutrisi yang penting untuk tumbuh kembangnya. Ada beberapa jenis pisang yang cocok untuk bayi, seperti pisang susu, pisang emas, pisang ambon, dan pisang kepok. Bunda bisa mencoba berbagai resep MPASI pisang untuk memberikan variasi dalam menu makanan bayi. Selain itu, penting juga bagi Bunda untuk menjaga produksi dan kualitas ASI agar bayi mendapatkan nutrisi yang cukup. Jika ASI tidak mencukupi, Bunda bisa memberikan susu pendamping ASI yang mengandung nutrisi penting untuk bayi. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan ahli gizi untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat dan sesuai dengan kebutuhan bayi.
Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com