Hypno-birthing (Melahirkan “Tanpa” Rasa Sakit)

Hypno-birthing (Melahirkan “Tanpa” Rasa Sakit)

Pada zaman yang terus berkembang ini, peran wanita dalam masyarakat mengalami pergeseran yang signifikan. Wanita tidak hanya terbatas pada peran sebagai ibu rumah tangga, namun juga semakin banyak yang bekerja di luar rumah. Pergeseran ini membawa dampak pada peran wanita dalam keluarga, dan ini perlu dipahami oleh lingkungan sekitar, termasuk suami, saudara, orangtua, dan mertua. Kegiatan rumah tangga tidak lagi menjadi tanggung jawab tunggal ibu, namun harus dilakukan bersama oleh semua anggota keluarga. Hal ini sangat penting terutama dalam persiapan kehamilan, selama masa kehamilan, persiapan persalinan, dan perawatan anak-anak.

Namun, perubahan ini seringkali menimbulkan konflik dalam diri wanita antara peran sebagai wanita karir dan peran sebagai ibu. Konflik ini dapat menyebabkan stres yang berdampak pada keseimbangan hormonal dan peredaran darah dalam tubuh, yang juga berdampak pada kesehatan bayi dalam kandungan. Lalu, apa solusinya?

Salah satu solusi yang efektif adalah dengan menggunakan metode hypno-birthing. Hypno-birthing merupakan perkembangan dari hypnosis, yang bukanlah sebuah ilmu sihir seperti yang banyak dipercayai oleh masyarakat. Banyak orang tidak menyadari bahwa hypnosis merupakan bagian dari ilmu kedokteran dan bahkan ditemukan oleh seorang dokter bernama Dr. Frans Anton Mesmer. Hypnosis adalah upaya untuk memanfaatkan pikiran bawah sadar dengan mengistirahatkan pikiran sadar. Saat ini, hypnosis dapat diamati melalui dominannya irama alfa 8-12 Hz pada EEG (Elektro-Ensefalo-Grafi).

Pada hypno-birthing, ibu hamil dan pasangannya berperan sebagai subjek aktif (sujet), sedangkan petugas kesehatan berperan sebagai fasilitator yang membantu subjek mencapai keadaan alfa. Subjek kemudian dapat melakukan autohipnosis, yaitu melakukan hypnosis pada diri sendiri. Hypno-birthing sendiri berasal dari kata hypno yang berarti tidur dalam bahasa Yunani, dan birthing yang berarti proses melahirkan dalam bahasa Inggris. Hypno-birthing adalah kombinasi antara ilmu pengetahuan dan keterampilan yang didasarkan pada penelitian ilmiah. Dengan demikian, setiap ibu hamil dapat mempelajari dan berlatih untuk meningkatkan ketenangan diri selama kehamilan dan saat melahirkan.

Baca Juga:  Resep Masakan Rumahan yang Rendah Kalori, Sehat, dan Aman untuk Diet

Jika melihat hasil kelahiran bayi yang sehat secara fisik, hypno-birthing juga dapat membantu mempersiapkan kesehatan mental dan spiritual bayi. Dasar dari hypno-birthing adalah relaksasi, yaitu usaha untuk mengistirahatkan jiwa dan raga. Relaksasi dan hypno-birthing selama kehamilan sangat bermanfaat bagi janin yang berada dalam kandungan.

Kehamilan adalah sebuah proses alami yang diberikan oleh Sang Pencipta dan merupakan sebuah perjalanan spiritual yang indah antara ayah, ibu, dan buah hati mereka sebagai titipan Tuhan. Pertemuan sel telur dan sperma, pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim selama sembilan bulan, semuanya memiliki makna yang mendalam. Rahim sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti kasih. Ini mengandung pesan penting bahwa selain memberikan nutrisi yang seimbang, ibu dan ayah juga harus memberikan kasih sayang kepada janin yang sedang dikandung. Menurut Dr. Erwin Kusuma, seorang psikiater anak dan remaja, bayi dalam kandungan sudah memiliki unsur jiwa perasaan dan merekam segala pengalaman selama dalam kandungan, yang menjadi dasar perkembangan jiwa mereka.

Janin dalam kandungan sudah memiliki unsur jiwa perasaan, dan ketenangan serta kedamaian yang dirasakan oleh ibu hamil akan terpantul pada janin. Hal ini akan menjadi dasar dari kesehatan jiwa janin (SQ – Spiritual Quotient). Seperti hukum Pak Tani, apa yang ditanam selama 9 bulan akan dituai. Oleh karena itu, hypno-birthing merupakan upaya alami untuk menanamkan niat positif pada pikiran bawah sadar ibu, sehingga ibu dapat menjalani kehamilan dengan sehat dan menghadapi proses persalinan dengan tenang, alami, nyaman, dan lancar. Persiapan yang holistik dan dilakukan sejak awal kehamilan sangat penting untuk memperoleh proses melahirkan yang alami, nyaman, dan lancar.

Proses persalinan yang dirasakan sebagai sakit sebenarnya disebabkan oleh rekaman pikiran bawah sadar. Namun, dengan hypno-birthing, rekaman ini dapat dinetralisir dan diubah menjadi proses melahirkan yang alami, nyaman, dan lancar. Dalam tubuh manusia, sudah terdapat endorphin (endorphin endogenik) yang merupakan morfin alami yang dapat mengurangi atau menghilangkan rasa sakit. Salah satu syarat agar endorphin meningkat adalah dengan relaksasi.

Baca Juga:  Platform Pencari Jasa Baby Sitter yang Membantu Para Ibu Urus Si Kecil

Hypno-birthing bukanlah ilmu baru di Indonesia. Sejak kehamilan pertama saya 28 tahun yang lalu, ibu saya mengajarkan untuk menggunakan peniti dan menyebutkan kalimat-kalimat positif saat mengganti baju. Ini adalah bentuk positive programming yang dilakukan untuk menghapus pikiran negatif dan menggantinya dengan pikiran positif. Saat ini, sarana tersebut tidak lagi diperlukan, namun yang perlu diingat adalah selalu memberikan kalimat-kalimat positif dan doa dalam keadaan tenang dan bahagia sebagai afirmasi untuk diri sendiri dan bayi dalam kandungan. Dalam pelatihan hypno-birthing, juga diajarkan teknik visualisasi, di mana pasangan diajarkan untuk membayangkan suasana bahagia saat kehadiran bayi yang mereka cintai.

Dengan relaksasi dan hypno-birthing, komunikasi batin dengan janin dalam kandungan juga dapat ditingkatkan. Hal ini telah terbukti melalui pemeriksaan USG 4 dimensi. Ketika ibu berbicara kepada janinnya, janin dapat merespons dengan gerakan yang sesuai. Bahkan, ada ibu yang mencoba berkomunikasi dalam hati tanpa kata-kata, dan janin secara langsung merespons dengan gerakan yang diinginkan.

Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan relaksasi dan hypno-birthing:

– Siapkan ruangan yang tenang dengan pencahayaan yang lembut.
– Gunakan musik yang menenangkan.
– Jika diinginkan, dapat menggunakan aromaterapi yang aman untuk ibu hamil.
– Relaksasikan otot, pernapasan, dan pikiran.
– Setelah rileks, masukkan niat atau sugesti positif.
– Gunakan afirmasi untuk diri sendiri dan janin, agar tumbuh sehat secara jasmani dan rohani selama kehamilan, serta menghadapi proses persalinan yang alami, nyaman, dan lancar.

Manfaat dari relaksasi dan hypno-birthing ini sangat besar, baik untuk ibu maupun janin. Bagi ibu, relaksasi dan hypno-birthing dapat membantu mengatasi gejala awal kehamilan seperti mual, muntah, dan pusing. Selain itu, juga dapat meningkatkan hubungan batin antara suami, ibu hamil, dan janin. Ketenangan jiwa ibu juga dapat meningkat, sehingga persalinan dapat berjalan dengan lebih lancar. Selain itu, juga dapat mempercepat pemulihan pasca persalinan dan mencegah depresi pasca persalinan. Selain itu, relaksasi dan hypno-birthing juga dapat meningkatkan produksi ASI.

Baca Juga:  Perkembangan Sosial Emosional, Ini Tahapannya pada Bayi

Bagi janin, getaran ketenangan dan kedamaian yang dirasakan oleh ibu saat relaksasi akan dirasakan oleh janin juga. Hal ini akan menjadi dasar bagi perkembangan jiwa janin dan pertumbuhannya yang lebih sehat. Janin juga akan menerima hormon-hormon yang seimbang dari ibu melalui plasenta.

Dengan demikian, hypno-birthing adalah salah satu metode yang sangat bermanfaat untuk ibu hamil dan bayi. Dengan membiasakan diri melakukan relaksasi dan hypno-birthing, ibu hamil dapat menghadirkan generasi yang sehat, cerdas, dan kreatif. Sebagai ibu, kita memiliki peran penting dalam membentuk generasi penerus yang baik. Oleh karena itu, jika kita ingin mengubah generasi mendatang, kita harus mulai dari wanita hamil.

Selamat berlatih dan semoga relaksasi dan hypno-birthing dapat membantu Anda dalam menghadapi proses kehamilan dan persalinan dengan lebih baik.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com