Cegah Penyakit Menular, Begini Cara Pakai Masker yang Benar

Cegah Penyakit Menular, Begini Cara Pakai Masker yang Benar

Pandemi Covid-19 telah mengubah kehidupan kita secara drastis. Banyak kegiatan yang harus dihentikan atau diatur ulang untuk meminimalisir penyebaran virus. Salah satu langkah penting yang harus kita lakukan adalah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Namun, banyak dari kita yang masih kurang memahami cara pakai masker yang benar. Padahal, cara pakai masker yang benar sangat penting untuk mencegah penularan penyakit menular, terutama kepada buah hati kita yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih lemah. Oleh karena itu, pada tulisan kali ini kita akan membahas secara detail cara pakai masker yang benar agar kita dapat melindungi diri dan buah hati dari penyakit menular.

Kapan dan Siapa Saja yang Harus Memakai Masker

Sebelum kita membahas cara pakai masker yang benar, penting untuk mengetahui kapan dan siapa saja yang harus memakai masker. Menurut ahli kesehatan, masker medis sebaiknya hanya digunakan oleh orang yang sedang sakit atau memiliki gejala penyakit menular, seperti batuk, pilek, atau flu. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran kuman atau virus dari orang yang sakit ke orang lain di sekitarnya. Selain itu, beberapa kelompok orang yang juga disarankan untuk menggunakan masker medis adalah:

1. Pasien Infeksi Pernapasan: Pasien yang sedang menjalani perawatan untuk infeksi pernapasan, seperti pneumonia, TBC, bronkitis, atau flu, sebaiknya menggunakan masker medis. Hal ini dilakukan untuk melindungi orang di sekitar pasien dari penyebaran kuman atau virus penyebab penyakit.

2. Perawat dan Tenaga Medis: Para perawat dan tenaga medis yang merawat pasien dengan infeksi pernapasan juga disarankan untuk menggunakan masker medis. Mereka berada dalam kontak langsung dengan pasien yang sedang sakit, sehingga potensi penularan penyakit sangat tinggi.

Baca Juga:  Es Kelapa Selasih

3. Pengunjung Rumah Sakit atau Klinik: Pengunjung yang datang ke rumah sakit atau klinik juga sebaiknya menggunakan masker medis. Hal ini dilakukan untuk melindungi pasien lain dan tenaga medis dari penyebaran penyakit.

4. Petugas Transportasi Umum: Petugas transportasi umum, seperti sopir bus atau supir taksi, juga disarankan untuk menggunakan masker medis. Mereka berinteraksi dengan banyak orang setiap harinya, sehingga potensi penularan penyakit sangat tinggi.

5. Pekerja yang Mengurus Makanan: Pekerja yang bekerja di bidang makanan, seperti koki atau pelayan restoran, juga sebaiknya menggunakan masker medis. Hal ini bertujuan untuk melindungi pelanggan dari penyebaran kuman atau virus.

Bagaimana Memilih Masker Medis yang Tepat

Setelah mengetahui siapa saja yang harus menggunakan masker medis, kita juga perlu mengetahui bagaimana memilih masker medis yang tepat. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih masker medis:

1. Jenis Masker: Pilihlah jenis masker medis yang bermanfaat melindungi diri dari cairan tubuh, partikel besar di udara, dan mikroorganisme. Masker medis yang baik memiliki lapisan yang cukup tebal dan mampu menyaring partikel-partikel kecil di udara.

2. Bahan Masker: Pastikan masker medis terbuat dari bahan yang nyaman dan lembut untuk dikenakan di wajah. Bahan masker yang berkualitas akan membuat kita nyaman saat menggunakannya dalam waktu yang lama.

3. Ukuran Masker: Pilih ukuran masker yang pas dengan wajah kita. Masker yang terlalu kecil atau terlalu besar tidak akan memberikan perlindungan yang maksimal.

4. Kemasan Masker: Pastikan masker medis dikemas dalam kotak yang berisikan masker sekali pakai. Hindari membeli masker medis yang sudah terbuka atau tidak dikemas dengan baik.

5. Sertifikasi: Perhatikan apakah masker medis sudah memiliki sertifikasi resmi. Masker medis yang baik harus memiliki sertifikasi dari lembaga yang berwenang.

Baca Juga:  Kenali 3 Alasan Anak Susah Makan [+Tips Mengatasi]

Cara Pakai Masker yang Benar

Setelah memilih masker medis yang tepat, langkah selanjutnya adalah memakainya dengan benar. Berikut adalah langkah-langkah cara pakai masker yang benar:

1. Cuci tangan terlebih dahulu dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer sebelum memakai masker.

2. Pastikan masker medis yang dipilih memiliki sisi yang berwarna hijau atau biru dan sisi yang berwarna putih.

3. Sisi berwarna hijau atau biru harus diletakkan di bagian luar masker. Sisi ini tidak boleh disentuh dengan tangan kita.

4. Sisi berwarna putih harus diletakkan di bagian dalam masker. Sisi ini akan menempel langsung dengan hidung dan mulut kita.

5. Jika masker memiliki kawat hidung, pastikan kawat tersebut berada di bagian atas masker dan menempel dengan baik di hidung kita.

6. Untuk masker jenis earloop, cukup pasang tali karet pada kedua telinga kita. Pastikan tali karet tidak terlalu ketat atau terlalu longgar.

7. Untuk masker jenis tali, ikatlah tali bagian atas ke belakang kepala kita. Kemudian, posisikan masker sehingga menutup hidung, mulut, dan dagu dengan baik. Terakhir, ikat tali bagian bawah ke belakang leher.

8. Setelah masker terpasang dengan baik, tekan bagian kawat hidung agar menempel dengan baik di hidung kita.

9. Hindari menyentuh masker setelah terpasang dengan baik. Jika perlu menyentuh masker, pastikan tangan kita dalam keadaan bersih atau telah dicuci dengan sabun atau hand sanitizer.

10. Masker medis sebaiknya diganti setiap hari dan langsung dibuang setelah digunakan. Jika masker sudah kotor atau rusak, segera gantilah dengan masker yang baru.

Cara Melepas Masker Medis yang Benar

Selain cara pakai masker yang benar, kita juga perlu mengetahui cara melepas masker medis yang benar. Berikut adalah langkah-langkah cara melepas masker medis yang benar:

Baca Juga:  Cerita Serunya Lomba 17-an!

1. Cuci tangan terlebih dahulu dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer.

2. Hindari menyentuh bagian depan masker yang telah terpapar oleh kuman atau virus. Lepaskan masker dengan menyentuh bagian karet atau tali pengikatnya.

3. Untuk masker dengan tali karet, lepaskan masker dengan memegang kedua karet yang dikaitkan di telinga. Jangan menyentuh bagian depan masker.

4. Untuk masker dengan tali, bukalah tali bagian bawah terlebih dahulu baru buka tali bagian atas. Jangan menyentuh bagian depan masker.

5. Setelah masker dilepas, buanglah masker ke tempat sampah yang sesuai. Jangan membuang masker sembarangan.

6. Cuci tangan kembali dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer untuk membersihkan tangan dari kuman atau virus yang mungkin menempel.

Cara pakai dan melepas masker medis yang benar sangat penting untuk mencegah penularan penyakit menular. Dengan memahami dan menerapkan cara pakai masker yang benar, kita dapat melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang-orang di sekitar kita dari paparan penyakit menular. Selain menggunakan masker, jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan secara teratur dan menggunakan hand sanitizer jika air dan sabun tidak tersedia. Selalu jaga kesehatan dan tetap patuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Sumber:
– SehatQ

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com