Tari & Musik Bantu Stimulasi si Kecil, Benarkah?

Tari & Musik Bantu Stimulasi si Kecil, Benarkah?

Pada setiap pergantian bulan usia si Kecil, seringkali kita melihat perkembangan yang berbeda. Hal ini tentunya membuat hati kita senang sebagai orangtua, namun seringkali juga membuat kebingungan. Kita sering bertanya-tanya, “Apa kegiatan yang baik untuk melatih gerak si Kecil?” Pertanyaan ini juga pernah saya ajukan kepada diri sendiri ketika menghadapi hal yang sama. Saya ingin sekali melatih gerak si Kecil, namun usianya yang masih terlampau kecil membuat saya ragu. Saya khawatir jika melakukan pembelajaran yang salah, si Kecil bisa menjadi lelah atau bahkan sakit. Terlebih lagi, fisiknya yang masih belum terlalu kuat.

Namun suatu hari, saya menemukan sebuah video di Youtube yang menginspirasi saya. Video tersebut menampilkan seorang bayi yang sedang asyik bergoyang sambil mendengarkan musik. Saat melihat video tersebut, saya mendapatkan jawaban di benak saya: menari. Saya yakin si Kecil pasti akan menyukainya.

Meskipun begitu, saya tidak langsung menerapkan metode tersebut. Saya melakukan riset kecil untuk mencari tahu bagaimana cara mengajak si Kecil menari tanpa membuatnya kelelahan. Dan ternyata, jawabannya sangat sederhana. Saya tidak perlu menari dengan serius, saya hanya perlu bergoyang kecil sambil bersenandung. Saya menggendong si Kecil dan mengajaknya berkeliling rumah sambil sesekali mengayunnya ke kiri dan ke kanan. Hasilnya luar biasa, si Kecil terlihat sangat menikmati kegiatan tersebut.

Keesokan harinya, saya mencoba cara yang berbeda. Saya duduk memangku si Kecil sambil menyangga bagian kepala dan punggungnya. Kemudian, saya memutar lagu anak-anak sambil menggerakkan tubuh si Kecil mengikuti irama lagu. Seperti sebelumnya, si Kecil terlihat sangat riang dan antusias. Saya sangat senang melihat keceriaannya!

Baca Juga:  7 Game Mengasah Otak Kanan dan Kiri untuk Anak

Berbekal pengalaman tersebut, saya menyadari bahwa hal sekecil menari ternyata memiliki pengaruh besar pada mood si Kecil. Hal ini membuat saya semakin penasaran, sehingga saya mencari informasi lebih dalam mengenai pengaruh menari dan musik pada si Kecil. Dan ternyata, saya menemukan banyak hal positif yang dapat saya bagikan kepada para ibu.

Berikut adalah beberapa poin penting yang saya dapatkan:

1. Menari adalah salah satu kegiatan yang dapat membantu perkembangan motorik si Kecil dengan cara yang menyenangkan. Dengan menari bersama si Kecil, kita dapat membantu mengembangkan kemampuan motoriknya secara bertahap.

2. Alunan musik tidak hanya mendorong si Kecil untuk bergerak, tetapi juga membantu menyiapkan fungsi bahasa di dalam otak. Menurut situs www.theguardian.com, para ibu disarankan untuk membiasakan si Kecil mendengarkan musik setiap hari guna memperkecil risiko gangguan bahasa.

3. Saat mendengarkan musik, si Kecil sebenarnya sedang mengamati. Proses ini membantu si Kecil mengenali konsep musik secara sederhana, seperti ritme musik yang panjang-pendek atau cepat-lambat.

4. Jika kita ingin si Kecil memiliki kemampuan musik yang baik, maka mendengarkan musik sejak dini adalah salah satu caranya. Kita dapat memberikan jenis musik yang berbeda setiap harinya untuk mengasah kemampuan kognitif si Kecil terhadap berbagai jenis kedalaman dan kekayaan bunyi. Siapa tahu, si Kecil bisa menjadi musisi yang hebat di masa depan.

5. Menari dan mendengarkan musik bersama si Kecil juga membantu terbentuknya ikatan yang dalam antara ibu dan anak. Melalui kegiatan ini, kita sebenarnya sedang menjalin interaksi yang menyenangkan dengan si Kecil. Sebagai hasilnya, si Kecil akan merasa nyaman dengan keberadaan ibu di sisinya.

Baca Juga:  [10 Kesalahan] Pola Asuh Anak yang Wajib Dihindari Orang Tua

Melihat banyaknya hal positif yang bisa kita dapatkan, tidak ada salahnya jika kita menerapkan aktivitas ini di rumah. Namun sebelum memulainya, pastikan bahwa perut si Kecil sudah terisi dengan baik. Kita harus memastikan bahwa kebutuhan nutrisi si Kecil terpenuhi dengan baik, karena makanan yang baik dan bergizi sangat penting bagi tumbuh kembangnya.

Jika si Kecil telah berusia di atas 6 bulan, kita dapat mulai memberikannya makanan pendamping ASI (MPASI). Salah satu makanan yang bisa kita berikan adalah jus buah. Jus buah kaya akan nutrisi dan mudah untuk dibuat. Contohnya, kita bisa menggunakan buah apel dan pepaya yang kaya akan kandungan kalium dan vitamin A. Namun perlu diingat, saya sarankan untuk menghentikan kebiasaan minum dari botol saat si Kecil berusia 6 bulan. Kebiasaan ini dapat membantu melatihnya untuk minum dari gelas dan mencegah kerusakan gigi akibat menghisap dot botol.

Jadi, apakah Bunda sudah siap untuk menari sambil mendengarkan irama lagu bersama si Kecil? Selamat bersenang-senang dan semoga kegiatan ini bisa memberikan keceriaan dan perkembangan yang positif bagi si Kecil.

Konsultasi Gratis dengan Ahli Gizi

Selain menari dan mendengarkan musik, penting juga bagi kita sebagai orangtua untuk memperhatikan asupan gizi si Kecil. Gizi yang baik sangat penting untuk mendukung tumbuh kembangnya. Jika Bunda memiliki pertanyaan atau kebingungan mengenai gizi anak, Bunda dapat mengikuti konsultasi gratis dengan ahli gizi yang disediakan oleh Bunda & Balita. Dengan berkonsultasi dengan ahli gizi, Bunda dapat mendapatkan informasi dan saran yang tepat mengenai kebutuhan gizi si Kecil.

Untuk mengikuti konsultasi gratis dengan ahli gizi, Bunda dapat mengisi formulir yang tersedia di halaman ini. Silakan mengisi nama lengkap Bunda, nomor handphone (Whatsapp), email, dan password. Pastikan untuk mengisi formulir dengan data yang valid.

Baca Juga:  Optimalkan Toilet Training dengan Ajari si Kecil Berjongkok

Selanjutnya, Bunda akan diminta untuk mengisi data tentang susu yang dikonsumsi anak saat ini atau susu ibu hamil. Selain itu, Bunda juga diminta untuk mengisi status atau kondisi Bunda saat ini, seperti tidak hamil dan memiliki anak, sedang hamil, atau sedang hamil dan memiliki anak. Jika Bunda sedang hamil, Bunda juga diminta untuk memasukkan perkiraan tanggal lahir anak.

Setelah itu, Bunda diminta untuk mengisi data anak. Silakan mengisi nama lengkap anak dan tanggal lahir anak.

Terakhir, Bunda diminta untuk menyetujui syarat dan ketentuan serta kebijakan privasi Bunda & Balita. Jika Bunda ingin menerima informasi dari Bunda & Balita, Frisian Flag Indonesia, dan partner Bunda & Balita, Bunda dapat memberikan persetujuan dengan mencentang kotak yang tersedia.

Dengan mengikuti konsultasi gratis dengan ahli gizi, Bunda dapat memperoleh informasi yang berguna untuk menjaga kesehatan dan gizi si Kecil. Jadi, jangan ragu untuk mengikuti konsultasi ini dan dapatkan saran yang tepat untuk tumbuh kembang si Kecil.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com