Tabel Tumbuh Kembang Anak yang Ideal Menurut WHO



Tabel Tumbuh Kembang Anak yang Ideal Menurut WHO

Memahami tabel tumbuh kembang anak adalah hal yang sangat penting bagi orangtua. Hal ini karena sejak si Kecil dilahirkan hingga ulang tahun keduanya merupakan masa emas pertumbuhannya. Pada masa ini, proses pertumbuhan anak terjadi dengan sangat cepat. Oleh karena itu, sangat penting bagi Bunda untuk memberikan asupan gizi yang baik dan selalu mencatat pertumbuhan si Kecil dalam tabel tumbuh kembang anak.

Saat Bunda melakukan pencatatan pertumbuhan si Kecil dalam tabel tumbuh kembang anak secara rutin, Bunda perlu memperhatikan pertumbuhan pada setiap indikatornya. Namun, perlu diingat bahwa setiap anak memiliki waktu pertumbuhan yang berbeda-beda dan dapat dievaluasi melalui tabel tumbuh kembang anak.

Sebagai acuan, Indonesia menggunakan tabel tumbuh kembang anak yang disusun oleh World Health Organization (WHO). Indikator yang umum digunakan dalam tabel tumbuh kembang anak di Indonesia adalah berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala menurut usia.

Untuk memastikan bahwa pertumbuhan dan perkembangan si Kecil selalu optimal, disarankan bagi Bunda untuk membawa si Kecil ke layanan kesehatan seperti posyandu atau dokter anak. Hal ini penting agar pertumbuhan si Kecil dapat diverifikasi melalui tabel tumbuh kembang anak dan dapat diketahui apakah pertumbuhan tersebut normal atau tidak. Jika angka pada grafik tumbuh kembang anak menunjukkan ketidaknormalan, langkah-langkah dapat segera diambil untuk mencegah dampak buruk pada kesehatan si Kecil.

Tabel Tumbuh Kembang Anak Menurut WHO

WHO memiliki grafik tumbuh kembang anak yang digunakan di Indonesia. Berikut adalah tabel tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala ideal dalam tabel tumbuh kembang anak menurut WHO yang dapat menjadi acuan bagi Bunda untuk memantau pertumbuhan si Kecil pada setiap periode usia.

Baca Juga:  BSD Xtreme Park: Beragam Aktivitas Outdoor untuk Keluarga di Satu Area

Tabel Tumbuh Kembang Anak (Tinggi dan Berat Badan Ideal) Menurut WHO

Usia Tinggi Badan Berat Badan
0-6 Bulan (laki-laki) 50 – 67 cm 3,3 – 7,9 kg
0-6 Bulan (perempuan) 49 – 66 cm 3,2 – 7,3 kg
6 – 24 Bulan (laki-laki) 67,5 – 88 cm 7,9 – 12,1 kg
6 – 24 Bulan (perempuan) 65,5 – 86,5 cm 7,3 – 11,5 kg

Tabel Tumbuh Kembang Anak (Lingkar Kepala Ideal) Menurut WHO

Usia Lingkar Kepala
0-24 Bulan (laki-laki) 34,5 – 48,4 cm
0-24 Bulan (perempuan) 34,5 – 48,4 cm

Dalam tabel tumbuh kembang anak, terdapat batas ideal untuk tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala anak sesuai dengan usianya. Tabel ini dapat menjadi panduan bagi Bunda untuk memantau pertumbuhan si Kecil dan memastikan bahwa pertumbuhannya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Pentingnya Asupan Gizi untuk Pertumbuhan Anak

Selain mencatat pertumbuhan si Kecil dalam tabel tumbuh kembang anak, penting juga bagi Bunda untuk memberikan asupan gizi yang baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan si Kecil. Asupan gizi yang cukup penting untuk pertumbuhan anak antara lain adalah protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral.

Protein merupakan zat gizi yang penting dalam pembentukan sel-sel tubuh. Karbohidrat menjadi sumber energi bagi tubuh anak. Lemak diperlukan untuk perkembangan otak dan sistem saraf. Vitamin dan mineral berperan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk pertumbuhan tulang dan gigi, sistem kekebalan tubuh, dan fungsi otak.

Dalam asupan gizi anak, juga penting untuk memperhatikan kandungan DHA atau asam lemak omega-3. DHA berperan dalam perkembangan otak anak. Kekurangan DHA dapat menghambat perkembangan otak dan berpotensi menyebabkan gangguan perkembangan.

Baca Juga:  Susu Cokelat sebagai 'Bahan Bakar' Otot si Kecil yang Aktif

Susu yang dikonsumsi anak juga memainkan peranan penting dalam asupan gizi. Untuk bayi di bawah 6 bulan, ASI (Air Susu Bunda) merupakan sumber nutrisi utama. Setelah 6 bulan, diperkenalkan makanan pendamping ASI seperti bubur, buah, sayur, dan protein hewani atau nabati. Pemilihan susu yang sesuai dengan kebutuhan anak juga penting untuk memastikan asupan gizi yang cukup.

Status Kondisi Bunda dan Perkiraan Tanggal Lahir Anak

Selain memantau pertumbuhan si Kecil dalam tabel tumbuh kembang anak, juga penting bagi Bunda untuk mencatat status dan kondisinya saat ini. Apakah Bunda sedang hamil, tidak hamil namun memiliki anak, atau sedang hamil dan memiliki anak.

Jika Bunda sedang hamil atau sedang hamil dan memiliki anak, perkiraan tanggal lahir anak juga perlu dicatat. Hal ini berguna sebagai informasi tambahan dalam memantau pertumbuhan si Kecil dalam tabel tumbuh kembang anak.

Data Anak

Selain mencatat data Bunda, juga penting untuk mencatat data anak atau anak yang termuda. Nama lengkap anak dan tanggal lahir anak perlu dicatat sebagai informasi dalam tabel tumbuh kembang anak.

Konsultasi Gratis dengan Ahli Gizi

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang gizi dan pertumbuhan anak, Bunda dapat mengikuti konsultasi gratis dengan ahli gizi. Konsultasi ini dapat membantu Bunda dalam memahami kebutuhan gizi anak dan memberikan informasi mengenai cara memberikan asupan gizi yang baik bagi si Kecil.

Selain itu, Bunda juga dapat mendapatkan informasi parenting dan hadiah spesial dari Bunda & Balita. Informasi ini berguna dalam mendukung peran Bunda sebagai orangtua yang baik dan memberikan perhatian khusus pada pertumbuhan dan perkembangan anak.

Dengan memahami tabel tumbuh kembang anak dan memberikan asupan gizi yang baik, Bunda dapat memastikan pertumbuhan dan perkembangan si Kecil berjalan dengan optimal. Selalu perhatikan indikator pertumbuhan pada tabel tumbuh kembang anak dan jika terdapat ketidaknormalan, segera konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis terkait.

Baca Juga:  DIY: Tempat Kaus Kaki


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com