5 Tahap Penting Perkembangan Bayi 8 Bulan dan Stimulasinya

Perkembangan Kemampuan Motorik Kasar

Pada tahap ini, si Kecil akan mengalami kemajuan dalam kemampuan motorik kasarnya. Ia sudah bisa berguling, duduk sendiri, dan mengubah posisi dari berdiri atau berbaring menjadi duduk. Setelah sebelumnya ia belajar berdiri dengan berpegangan, sekarang ia sudah bisa mengangkat tubuhnya dengan menggunakan tangan dan lutut.

Perkembangan Kemampuan Motorik Halus

Pada tahap ini, si Kecil akan semakin tertarik dengan objek di sekitarnya dan akan berusaha untuk mengambil benda-benda yang menarik perhatiannya. Namun, sebagai orang tua, Anda perlu menjauhkan benda-benda berbahaya seperti gunting, jarum, kabel listrik, dan benda-benda berbahaya lainnya dari jangkauan si Kecil. Sebagai gantinya, Anda bisa memberikan mainan yang aman dan sesuai untuk bayi 8 bulan, seperti mainan yang bisa digunakan untuk mengasah keterampilan motorik halusnya.

Pada tahap ini, si Kecil juga akan mulai menggerakkan mainan untuk mengeksplorasi dan mengeksperimen dengan berbagai cara, seperti membanting, mengocok, meremas, memukul, dan menjatuhkannya. Ia juga akan mulai bermain dengan mainan yang bentuknya menyerupai benda aslinya, seperti telepon mainan. Selain itu, ia juga sudah bisa mencoba makan finger foods seperti wortel, apel, atau brokoli yang sudah dipotong dan dimasak hingga lunak.

Perkembangan Kemampuan Berkomunikasi dan Berbahasa

Pada tahap ini, si Kecil akan mulai merespons kata-kata yang sering didengarnya. Ia akan semakin cerewet meskipun pelafalannya belum jelas. Anda bisa mencoba untuk mengajaknya berkomunikasi dan mengenalkannya dengan berbagai benda yang ada di sekitarnya. Misalnya, Anda bisa menunjukkan benda-benda sederhana seperti buku, bola, atau boneka sambil menyebutkan namanya.

Perkembangan Kemampuan Sosial dan Emosional

Pada tahap ini, si Kecil akan semakin meniru perilaku orang di sekitarnya. Ia akan belajar menghargai, meniru suasana hati, dan mungkin menunjukkan rasa simpati. Kemampuan sosialnya juga akan terus berkembang, dan ia akan semakin aktif dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Baca Juga:  Yuk, Cari Tahu Biaya Persalinan Tahun di Wilayah Bandung dan Surabaya

Perkembangan Fisik

Selain perkembangan motorik dan emosional, si Kecil juga akan mengalami perkembangan fisiknya. Menurut grafik pertumbuhan WHO yang diterbitkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pada usia 8 bulan, bayi laki-laki memiliki berat badan rata-rata sekitar 8,6 kg, panjang badan sekitar 70,5 cm, lingkar kepala sekitar 44,5 cm, dan indeks massa tubuh sekitar 17,3 kg/m². Sementara itu, bayi perempuan memiliki ukuran tubuh yang sedikit lebih kecil, dengan berat badan rata-rata sekitar 8 kg, panjang badan sekitar 69 cm, lingkar kepala sekitar 43,5 cm, dan indeks massa tubuh sekitar 16,8 kg/m².

Stimulasi Tepat untuk Mendukung Perkembangan Bayi 8 Bulan

Untuk mendukung perkembangan si Kecil pada usia 8 bulan, Anda bisa memberikan stimulasi yang tepat. Adapun beberapa stimulasi yang bisa Anda berikan adalah:

1. Bermain air
Saat sedang mandi, ajak si Kecil untuk bermain air. Biarkan ia memercik, meraih, dan menepuk-nepuk air. Anda juga bisa menambahkan beberapa mainan kamar mandi untuk meningkatkan keterampilan motoriknya.

2. Latih si Kecil memegang makanan sendiri
Anda bisa mencoba memberikan si Kecil makanan padat seperti buah atau sayur yang dipotong memanjang. Pilih buah atau sayuran yang mudah dipegang namun memiliki tekstur empuk seperti pisang. Dengan melatihnya memegang makanan sendiri, Anda juga dapat merangsang perkembangan motorik halusnya.

3. Ajak si Kecil menari dan menyanyi
Anda bisa mengajak si Kecil untuk menari dan menyanyi ringan. Aktivitas ini akan mendorong perkembangan motoriknya serta melatih koordinasi antara gerakan tubuh dan ritme musik.

Kesehatan Bayi Usia 8 Bulan

Jika Anda menyadari bahwa perkembangan si Kecil tidak sesuai dengan yang dijelaskan di atas, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan terkait kesehatan dan perkembangan si Kecil untuk mengetahui apakah ada masalah yang perlu ditangani atau tidak.

Baca Juga:  Bu, Ini 11 Ciri-ciri Hamil Bayi Perempuan dan Laki-laki

Selain stimulasi, penting juga untuk memperhatikan asupan nutrisi si Kecil. Pada usia 8 bulan, ASI masih menjadi makanan utama si Kecil. Namun, Anda juga bisa memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) yang sesuai dengan usia dan perkembangannya. Pastikan makanan yang diberikan memiliki tekstur yang sesuai dan mudah dikunyah oleh si Kecil. Selain itu, pastikan juga bahwa makanan yang diberikan mengandung nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.

Demikianlah tahapan perkembangan bayi 8 bulan dan stimulasi yang bisa Anda berikan untuk mendukung tumbuh kembangnya. Selalu perhatikan perkembangan si Kecil dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com