Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Cegukan Secara Alami

Penyebab Bayi Cegukan

Penyebab bayi sering cegukan sebenarnya belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor yang dapat menyebabkan cegukan pada bayi antara lain adalah proses makan atau menyusu, turunnya temperatur ruangan sekitar yang membuat bayi kedinginan, serta kontraksi diafragma pada bayi yang masih dalam tahap perkembangan.

1. Proses Menyusu
Pada bayi baru lahir, kemampuan mereka dalam menyusu belum sempurna. Saat menyusu, bayi bisa saja meminum susu terlalu cepat, terlalu banyak, atau banyak menelan udara. Hal ini dapat menyebabkan distensi pada lambungnya dan mendorong diafragma, sehingga bayi cegukan setelah menyusu.

2. Refluks Gastroesofagus
Refluks gastroesofagus adalah kondisi di mana makanan yang sudah masuk ke perut kembali naik ke kerongkongan. Bayi yang mengalami refluks gastroesofagus dapat sering cegukan. Jika bayi Anda sering terlihat gumoh atau batuk dengan suara serak, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Jika cegukan terjadi sangat sering dan tidak terkontrol, juga sebaiknya Anda membawa bayi ke dokter.

Frekuensi Cegukan Normal pada Bayi

Sebelum mengetahui cara menghilangkan cegukan pada bayi, penting untuk mengetahui frekuensi cegukan normal pada bayi dalam satu hari. Untuk bayi baru lahir, cegukan dapat terjadi hingga lebih dari 10 menit. Jika bayi tetap terlihat baik-baik saja dan tidak rewel, tidak perlu khawatir. Namun, jika cegukan terus berlanjut dan bayi menjadi rewel, sebaiknya Anda mencoba beberapa cara alami menghilangkan cegukan pada bayi.

Cara Alami Menghilangkan Cegukan pada Bayi

Berikut adalah beberapa cara menghilangkan cegukan pada bayi yang dapat Anda coba praktekkan:

1. Menggendong Bayi dalam Posisi Tegak
Cara pertama yang dapat Anda lakukan adalah menggendong bayi dalam posisi tegak selama kurang lebih 20 menit. Setelah itu, gosok dada atau goyangkan badannya secara perlahan. Hal ini dapat membantu mengurangi tekanan pada diafragma bayi dan mengurangi cegukan.

Baca Juga:  7 Rekomendasi Exfoliating Toner dari Brand Korea Untuk Kulit Glowing dan Lebih Halus

2. Menyusui Bayi Secara Perlahan
Jika bayi Anda masih menyusu, sebaiknya berikan ASI atau susu formula secara perlahan, tapi dengan frekuensi yang cukup sering. Jika Anda memberikan susu formula, pastikan Anda memiringkan botol dengan sudut 45 derajat supaya udara naik ke bawah botol dan tidak masuk ke perut bayi.

3. Memberikan MPASI dengan Posisi Tegak
Jika bayi Anda sudah memasuki masa MPASI, Anda bisa memberikan makanan pendamping ASI dengan cara memangku bayi dalam posisi tegak. Hal ini dapat mengurangi jumlah udara yang masuk ke perut bayi dan mengurangi cegukan.

4. Gendong Bayi dalam Posisi Tegak Setelah Menyusui
Setelah selesai menyusui, tetaplah menggendong bayi dalam posisi tegak selama 20 menit. Tujuannya adalah supaya udara naik ke atas perut dan mengurangi tekanan pada diafragma bayi. Setelah itu, bayi bisa bersendawa untuk mengeluarkan udara dari perutnya.

5. Memberikan Air Putih pada Bayi
Jika bayi Anda sudah berusia 6 bulan ke atas, Anda bisa memberikan minum air putih pada bayi. Air putih dapat membantu mengendalikan diafragma bayi dan mengurangi cegukan.

Jika Anda sudah mencoba beberapa cara di atas namun cegukan pada bayi belum sembuh, yang bisa Anda lakukan hanyalah menunggu. Cegukan tersebut pasti akan sembuh dengan sendirinya.

Kapan Perlu ke Dokter?

Penting untuk diingat bahwa cegukan yang normal pada bayi hanya berlangsung sekitar 10 menit. Jika bayi Anda cegukan terus-menerus dan mengalami gejala-gejala seperti sering menangis, lebih sering berliur atau meludah, melengkungkan punggung secara berlebihan setelah atau selama makan, serta sakit perut dan muntah setelah makan, sebaiknya Anda segera membawa bayi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:  15 SD Negeri Favorit Terakreditasi A di Depok, Bekasi, dan Tangerang

Kesimpulan

Bayi cegukan adalah kondisi yang normal dan umum terjadi. Penyebab cegukan pada bayi belum diketahui secara pasti, namun kemungkinan disebabkan oleh proses makan atau menyusu, turunnya temperatur ruangan, serta kontraksi diafragma pada bayi yang masih dalam tahap perkembangan. Frekuensi cegukan normal pada bayi adalah hingga lebih dari 10 menit dalam satu hari. Jika cegukan terus berlanjut dan bayi menjadi rewel, Anda dapat mencoba beberapa cara alami menghilangkan cegukan pada bayi seperti menggendong bayi dalam posisi tegak, memberikan makanan secara perlahan, memberikan air putih, dan sebagainya. Namun, jika cegukan tidak kunjung sembuh atau bayi mengalami gejala-gejala yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com