Berapa Biaya USG 4D di Jakarta? Yuk, Cari Tahu di Sini



Berikut ini adalah penjelasan lebih detail mengenai USG 4D dan beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan pemeriksaan ini:

1. Apa Itu USG 4D?

USG 4D adalah sebuah pemeriksaan medis yang menggunakan gelombang suara untuk melihat kondisi janin di dalam kandungan. Dalam pemeriksaan ini, dokter akan menggunakan alat ultrasonografi yang memiliki teknologi lebih canggih daripada USG 2D. Hasil dari pemeriksaan ini berupa video bergerak yang memperlihatkan wajah dan tubuh janin dengan lebih jelas dan detail.

Melalui USG 4D, ibu dapat melihat langsung aktivitas yang dilakukan oleh calon buah hati di dalam kandungan. Misalnya, ibu dapat melihat apakah janin sedang tersenyum atau mengedipkan mata. Selain itu, pemeriksaan ini juga dapat membantu dokter dalam mendiagnosis kelainan pada janin dan memastikan perkembangan dan kesehatan janin secara keseluruhan.

2. Bagaimana Cara Kerjanya?

Cara kerja USG 4D sebenarnya mirip dengan USG 2D. Perut ibu akan diolesi dengan gel khusus, lalu dokter akan menggunakan alat transduser yang akan digerakkan di atas perut ibu. Alat ini akan mengirimkan gelombang suara melalui rahim dan perut, kemudian gelombang suara tersebut akan terpantul dan diterjemahkan oleh alat USG menjadi gambar bergerak yang dapat dilihat melalui layar monitor.

Dengan teknologi canggih yang digunakan pada USG 4D, ibu dapat melihat janin dengan lebih jelas dan detail. Bunda dapat melihat ekspresi wajah janin, gerakan tangan dan kaki, serta bagian tubuh lainnya seperti hidung dan mulut. Hal ini dapat memberikan pengalaman yang sangat berkesan bagi ibu dan keluarga.

3. Manfaat USG 4D

Pemeriksaan USG 4D memiliki beberapa manfaat yang dapat diperoleh oleh ibu hamil. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

Baca Juga:  7 Tanaman Hias dengan Daun-daun Berwarna Cantik

– Melihat kondisi janin secara lebih detail: Dengan menggunakan USG 4D, ibu dapat melihat kondisi janin secara lebih utuh dan detail. Bunda dapat melihat wajah janin dengan jelas, termasuk ekspresi wajahnya seperti senyum atau mengedipkan mata. Selain itu, ibu juga dapat melihat gerakan tangan, kaki, dan bagian tubuh lainnya dengan lebih jelas.

– Mendiagnosis kelainan pada janin: USG 4D dapat membantu dokter dalam mendiagnosis kelainan pada janin. Dokter dapat melihat dengan lebih detail struktur tubuh janin dan memeriksa apakah terdapat kelainan seperti bibir sumbing atau kelainan lainnya. Dengan adanya diagnosis dini, dokter dapat memberikan penanganan yang tepat dan memberikan informasi yang penting bagi ibu dan keluarga.

– Memastikan perkembangan dan kesehatan janin: Pemeriksaan USG 4D juga dapat digunakan untuk memastikan perkembangan dan kesehatan janin secara keseluruhan. Dokter dapat memeriksa organ dalam janin seperti jantung, paru-paru, dan organ lainnya. Selain itu, dokter juga dapat memeriksa aliran darah melalui plasenta dan cairan ketuban untuk memastikan bahwa janin dalam kondisi yang sehat.

– Mengetahui usia kehamilan dan perkiraan tanggal lahir: USG 4D juga dapat digunakan untuk mengetahui usia kehamilan dan perkiraan tanggal lahir (HPL) janin. Dokter dapat mengukur ukuran janin dan memperkirakan usia kehamilan berdasarkan perkembangan yang terlihat pada pemeriksaan USG. Hal ini penting untuk menentukan perkiraan waktu persalinan dan memastikan bahwa janin sedang berkembang dengan baik.

– Menyediakan video dan foto janin: Selain dapat melihat langsung melalui layar monitor, pemeriksaan USG 4D juga dapat menghasilkan video dan foto janin. Video dan foto ini dapat menjadi kenangan yang berharga bagi ibu dan keluarga, serta dapat digunakan untuk berbagi kebahagiaan dengan orang-orang terdekat.

Baca Juga:  [9 Tips] Merancang Kamar Anak Laki-laki

4. Waktu yang Tepat untuk Pemeriksaan USG 4D

Untuk melakukan pemeriksaan USG 4D, dokter biasanya menyarankan untuk melakukannya pada usia kehamilan antara minggu ke-26 hingga ke-30. Pada usia kehamilan ini, janin sudah cukup berkembang dan memiliki lemak di bawah kulitnya sehingga wajahnya akan terlihat lebih jelas dan detail.

Sebelum minggu ke-26, janin masih belum memiliki lemak yang cukup sehingga gambar yang dihasilkan mungkin akan terlihat lebih tulang-tulangnya. Sedangkan setelah minggu ke-30, kepala janin sudah mulai masuk ke jalan lahir sehingga sulit untuk melihat wajahnya dengan jelas.

Namun, setiap ibu hamil memiliki kondisi yang berbeda-beda, sehingga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan USG 4D.

5. Biaya USG 4D

Biaya USG 4D dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi biaya USG 4D antara lain kebijakan dari klinik atau rumah sakit tempat pemeriksaan dilakukan, lokasi klinik atau rumah sakit, ahli yang melakukan pemeriksaan, hasil yang diperoleh (foto cetak atau bersama dengan CD), serta biaya tambahan lainnya yang ditetapkan oleh pihak rumah sakit atau klinik.

Di Jakarta, biaya USG 4D berkisar antara Rp 200.000 hingga Rp 1.500.000. Namun, harga tersebut dapat berbeda tergantung pada tempat dan fasilitas yang digunakan. Sebagai calon ibu, penting untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai biaya dan fasilitas yang ditawarkan oleh klinik atau rumah sakit sebelum memutuskan untuk melakukan pemeriksaan USG 4D.

Dalam mempersiapkan biaya USG 4D, ibu juga perlu mempertimbangkan anggaran keuangan keluarga dan kebutuhan lainnya. Jika ibu merasa tidak mempunyai cukup budget untuk melakukan pemeriksaan ini, ibu tidak perlu khawatir karena USG 4D bukanlah pemeriksaan yang wajib dilakukan. Bunda dapat tetap mengikuti pemeriksaan rutin yang disarankan oleh dokter dan berkonsultasi dengan dokter mengenai pemeriksaan yang tepat untuk kondisi ibu dan janin.

Baca Juga:  Ungkap Mitos dan Fakta Anak Tidur Tengkurap

Dalam melakukan pemeriksaan USG 4D, ibu juga perlu mengikuti anjuran dan petunjuk yang diberikan oleh dokter. Meskipun USG 4D cenderung aman, paparan ultrasound yang berlebihan juga dapat membahayakan kondisi kesehatan janin di dalam kandungan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan ini dengan bijak dan sesuai dengan saran dokter.

Demikianlah penjelasan mengenai USG 4D dan beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan pemeriksaan ini. Semoga informasi ini dapat membantu ibu dalam memahami lebih lanjut tentang USG 4D dan mempersiapkan pemeriksaan dengan baik. Tetaplah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat dan sesuai dengan kondisi ibu dan janin.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com