Mengajarkan si Kecil Menulis Sejak Dini, Ketahui Triknya

Mengajarkan si Kecil Menulis Sejak Dini, Ketahui Triknya

Petualangan si Kecil dimulai sejak saat pertama dia hadir di dunia. Tahap awal tentu dimulai dengan peniruan orang-orang di sekitarnya sebagai interaksi paling dini. Seiring berjalannya waktu, si Kecil akan mulai bisa berbicara, mulai bisa berlari, bermain, bernyanyi, menulis, dan membaca. Setiap kemampuan ini akan dikuasainya dengan latihan dan stimulasi yang tepat.

Bebaskan dan Buat Menyenangkan

Langkah pertama adalah dengan membuat kondisi yang nyaman dan menyenangkan. Upayakan tidak ada tekanan ketika si Kecil mulai belajar menulis. Si Kecil bisa mulai belajar dimana saja, dinding, papan tulis, buku, bahkan dengan tepung gula, garam, atau adonan roti. Untuk mengawali pelajaran menulis, bebaskan si Kecil membuat bentuk apa saja.

Tidak ada manusia yang akan mahir dalam satu kali percobaan bukan? Biasakan si Kecil untuk secara rutin menulis pada media apapun dan berikan apresiasi atas setiap ‘karyanya’. Dengan pembiasaan ini si Kecil akan cepat belajar sehingga semakin cepat pula ia menguasai kemampuan menulis.

Melatih Kekuatan Genggaman

Menulis memerlukan kekuatan genggaman yang sesuai agar alat tulis atau apapun yang dipakai untuk menulis bisa digunakan dengan baik. Untuk melatih kekuatan genggamannya, Bunda bisa memberikan mainan seperti plastisin untuk merangsang perkembangan otot genggaman si Kecil.

Sembari melatih ototnya, Bunda juga bisa mengarahkan si Kecil untuk membentuk berbagai huruf atau angka, agar si Kecil juga makin mengenali setiap bentuk dari karakter tersebut. Variasikan warna dari plastisin yang digunakan agar si Kecil tetap antusias untuk bermain dan terus melatih kekuatannya.

Ijinkan Mencoret-Coret

Memang terdengar merepotkan, namun mencoret-coret, apapun itu, akan membantu si Kecil semakin pintar menulis dan menggunakan tangannya. Menulis melibatkan koordinasi mata dan gerak tangan yang cukup kompleks dan perlu latihan terus menerus. Meski merepotkan, mencoret-coret dapat membantu membentuk koordinasi mata dan tangannya.

Baca Juga:  Rekomendasi 15 Dokter Anak Spesialis Nutrisi dan Penyakit Metabolik di Indonesia

Untuk menyiasati hal ini, Bunda bisa menyiapkan banyak kertas kosong dan alat tulis di berbagai tempat di rumah agar si Kecil tidak mencoret-coret dinding atau tempat lain yang bukan media tulis. Tapi bukan si Kecil jika tidak menimbulkan kehebohan bukan? Lebih lanjut, Bunda juga bisa memanfaatkan produk cat dinding yang mudah dibersihkan.

Batasi Penggunaan Gadget

Banyak orang tua yang memberikan gadget hanya agar si Kecil tidak rewel. Padahal penggunaan gadget, meski tidak sepenuhnya berarti demikian, kurang memicu kemampuannya menulis. Gadget lebih menjadikan si Kecil pengguna dan penikmat, bukan ’produsen’ yang aktif melakukan sesuatu untuk menghasilkan sesuatu.

Memang banyak aplikasi yang kini juga bisa membantu si Kecil belajar. Namun demikian, batasi penggunaan gadget dan fokuskan si Kecil pada kegiatan yang lebih produktif. Berikan intensitas lebih tinggi untuk berinteraksi dengan buku, kertas, alat tulis, dan peralatan lain yang bisa melatih kemampuan menulisnya.

Kenalkan pada Huruf dan Angka Sedini Mungkin

Si Kecil akan lebih mudah belajar menulis ketika si Kecil mengenali berbagai karakter yang akan ditulisnya. Hal ini bisa dibiasakan dengan mengenalkan si Kecil pada karakter alfabet sejak dini. Tidak perlu langsung belajar menulis, hanya perlu melihat dan mengetahui saja sudah membantu si Kecil mengenali karakter tersebut.

Sebenarnya, mengajari si Kecil menulis paling mudah adalah dengan satu proses pembiasaan. Ketika si Kecil terbiasa menulis dan melihat karakter alfabet, maka kemampuannya menulis akan terasah dengan sendirinya. Si Kecil akan semakin pintar, jika kemampuan ini dilatih terus menerus. Kemampuan menulis juga berhubungan erat dengan perkembangan kecerdasannya, sehingga semakin dini si Kecil belajar menulis maka si kecil akan memiliki waktu makin banyak untuk mengasah kemampuannya tersebut.

Baca Juga:  5 Rekomendasi Koper Untuk Liburan Keluarga

Perlu diingat bahwa setiap anak memiliki kecepatan dan gaya belajar yang berbeda-beda. Bunda perlu mengamati dan mengenal tipe belajar si Kecil agar bisa memberikan metode yang tepat. Selain itu, kesabaran dan konsistensi Bunda dalam mengajari si Kecil menulis juga sangat penting. Dengan adanya dukungan dan bimbingan dari Bunda, si Kecil akan semakin termotivasi dan bersemangat dalam belajar menulis.

Mengajarkan si Kecil menulis sejak dini adalah investasi penting dalam perkembangan anak. Kemampuan menulis akan menjadi dasar untuk pembelajaran di masa depan. Dengan kemampuan menulis yang baik, si Kecil akan mampu mengekspresikan ide dan pikirannya secara tertulis dengan baik.

Jadi, tidak ada kata terlambat untuk memulai mengajarkan si Kecil menulis. Mulailah dengan langkah-langkah sederhana dan berikan dukungan serta motivasi yang positif. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, si Kecil akan mampu menulis dengan baik dan lancar. Selamat mengajari si Kecil menulis!

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com