Anak Sering Mimisan? Kenali penyebabnya!

Anak-anak memang lebih rentan mengalami mimisan dibandingkan dengan orang dewasa. Hal ini terjadi tak lain karena si Kecil memiliki pembuluh darah yang relatif masih rapuh dan belum kuat sehingga mudah rusak. Pembuluh darah hidung anak sangat banyak, permukaan lendirnya pun sangat tipis sehingga mudah pecah dan terjadi mimisan (Febry & Marendra, 2010).

Faktor genetik menjadi salah satu penyebab anak sering mengalami mimisan. Anak yang sering mimisan bisa jadi diakibatkan oleh faktor keturunan/genetik yang membuatnya lebih mudah mengalami perdarahan pada hidungnya. Hal tersebut juga diungkapkan oleh Febry & Marendra (2010) dalam bukunya berjudul “Smart Parents” melalui pernyataan berikut ini: “Jika si Kecil sering mimisan, ada kemungkinan dia berbakat mimisan.”

Selain faktor genetik, benturan juga menjadi penyebab umum anak sering mengalami mimisan. Benturan saat bermain yang menyebabkan cedera hidung dapat menyebabkan si Kecil mengalami mimisan. Cedera hidung pada si Kecil dapat pula diakibatkan karena kebiasaannya mengorek-ngorek lubang hidung terlalu lama dan dalam. Apalagi jika jari yang digunakan memiliki kuku yang panjang, maka hal tersebut bisa menjadi penyebab pecahnya pembuluh darah hidung. Maka dari itu, penting untuk selalu memotong kuku si Kecil secara teratur.

Di usia 3-6 tahun, si Kecil juga punya sifat serba ingin tahu dan iseng. Rasa penasaran anak yang tinggi bisa jadi mendorongnya untuk memasukkan benda-benda asing ke dalam lubang hidungnya. Kegiatan ini juga berisiko menimbulkan luka pada dinding hidung yang menyebabkan terjadinya mimisan.

Kelelahan juga dapat menjadi penyebab anak sering mengalami mimisan. Tahukan Bunda? Kelelahan yang berlebih pada anak dapat menjadi pemicu terjadinya mimisan. Anak yang beraktivitas terlalu banyak sehingga membuatnya begitu kelelahan menyebabkan pembuluh darah di hidungnya menjadi tegang dan akhirnya pecah.

Baca Juga:  Yuk, Pilih Baju yang Nyaman Buat si Kecil

Selain faktor-faktor di atas, kondisi udara juga dapat mempengaruhi terjadinya mimisan pada anak. Udara dingin termasuk penyetelan pendingin udara (AC) yang terlalu dingin sehingga membuat hidung menjadi kering bisa menyebabkan timbulnya mimisan pada anak. Namun, jika ingin tetap menyalakan pendingin ruangan maka aturlah dalam suhu yang dapat ditolerir oleh tubuh si Kecil. Selain pengaruh suhu, polusi seperti asap rokok/knalpot bersifat iritatif (merusak) dapat membuat lecet dan merobek permukaan selaput lendir yang tipis (Febry & Marendra, 2010). Saat itulah si Kecil akan mengalami mimisan. Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk mulai memperhatikan lingkungan sekitar dan pastikan anak jauh dari berbagai sumber polusi udara tersebut.

Pilek dan flu juga dapat menjadi penyebab anak sering mengalami mimisan. Anak yang sering mengalami pilek dan flu membuat hidungnya rentan mengalami iritasi. Apalagi jika si Kecil tidak sengaja bersin atau buang ingus terlalu kencang. Tindakan ini bisa memicu pecahnya pembuluh darah di hidung si Kecil.

Selain faktor-faktor di atas, pengaruh obat-obatan juga dapat menyebabkan anak sering mengalami mimisan. Beberapa jenis obat yang mungkin dikonsumsi si Kecil dapat juga menjadi penyebab mimisan, seperti jenis aspirin.

Mimisan adalah kondisi yang wajar pada anak-anak dan umumnya bisa diatasi di rumah. Namun, Bunda perlu waspada jika mimisan berlangsung lebih dari 20 menit, darah yang keluar terlampau banyak, disertai demam tinggi, sering mimisan lebih dari satu kali seminggu, disertai gejala seperti sesak nafas, pucat, jantung berdebar, pusing, dan mual, atau mimisan terjadi usai cedera berat (kecelakaan). Jika si Kecil mengalami mimisan dengan gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga:  Fakta Kandungan Bayam yang Wajib Ibu Ketahui

Dalam mengatasi mimisan pada anak, Bunda juga bisa menggunakan cara-cara tradisional yang aman. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memasukkan gulungan daun sirih bersih ke dalam lubang hidung anak. Prinsip dari cara ini adalah penekanan terhadap pembuluh darah agar perdarahan dapat dihentikan.

Dalam menjaga kesehatan hidung anak dan mencegah terjadinya mimisan, Bunda juga dapat melakukan langkah-langkah berikut:

1. Pastikan anak selalu menjaga kebersihan hidung dengan cara membersihkan hidung secara teratur menggunakan tisu atau kapas yang bersih.
2. Ajarkan anak untuk tidak mengorek-ngorek hidung terlalu lama dan dalam.
3. Jaga kelembapan udara di sekitar anak dengan menggunakan humidifier atau meletakkan air di dalam ruangan.
4. Ajarkan anak untuk tidak memasukkan benda-benda asing ke dalam lubang hidungnya.
5. Berikan makanan bergizi dan seimbang kepada anak agar daya tahan tubuhnya meningkat.
6. Ajarkan anak untuk menjaga pola hidup sehat, seperti rajin berolahraga dan tidur yang cukup.
7. Hindari paparan polusi udara, seperti asap rokok dan kendaraan bermotor.
8. Jika si Kecil mengalami pilek atau flu, berikan perawatan yang tepat seperti memberikan obat yang direkomendasikan oleh dokter dan menjaga kebersihan hidungnya.

Dengan mengenali penyebab anak sering mengalami mimisan sedari dini, Bunda dapat mengatasi masalah ini dengan cepat dan tepat. Tetap awasi kondisi kesehatan anak dan konsultasikan dengan dokter jika diperlukan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Bunda dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan si Kecil.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com