Kapan Bayi Bisa Melihat? Cari Tahu Perkembangannya di Sini, Yuk!

Kapan Bayi Bisa Melihat dengan Jelas?

Bayi baru lahir hingga 1 bulan
Pada rentang usia ini, bayi yang baru lahir belum bisa melihat dengan jelas. Indra penglihatannya masih dalam tahap perkembangan. Bayi hanya bisa melihat dengan samar-samar benda yang berjarak sangat dekat dengan matanya, sekitar 20-30 cm. Jarak ini sekitar jarak antara mata bayi dengan wajah ibu saat menyusui ASI. Meskipun bayi belum bisa melihat dengan jelas, namun sel saraf pada retina bayi terus berkembang. Pada usia 1 bulan, kedua mata bayi sudah mulai berkoordinasi dan mengalami perkembangan yang cukup pesat untuk melihat cahaya.

Bayi usia 2-4 bulan
Pada usia 2 bulan, mata bayi masih belum bisa fokus pada satu benda dengan jarak pandang yang lebih dari 20-25 cm. Meskipun bayi sudah mulai fokus melihat benda berjarak dekat, ia belum mampu mengalihkan pandangannya dari satu benda ke benda lain dengan cepat. Pada usia 3 bulan, bayi umumnya sudah mulai mengikuti benda bergerak dengan jarak yang cukup dekat. Bayi juga sudah bisa mengoordinasikan mata dan tangan untuk mengambil benda yang menarik perhatiannya.

Bayi usia 5-8 bulan
Pada usia 5 bulan, bayi sudah bisa mengoordinasikan mata dan tangan dengan lebih baik. Bayi juga sudah bisa membedakan warna-warna dasar meskipun sensor penglihatannya belum terlalu sensitif. Pada usia ini, bayi juga sudah bisa melihat benda secara tiga dimensi dan meraih benda yang menarik perhatiannya. Pada usia 8 bulan, indra penglihatan bayi semakin berkembang seiring dengan kemampuannya untuk merangkak. Bayi sudah bisa melihat wajah ibu dengan lebih jelas dibandingkan sebelumnya.

Bayi usia 9-12 bulan
Pada usia 9 bulan, bayi sudah bisa mengoordinasikan mata dan tangan dengan baik. Ia juga sudah bisa mengambil benda yang menarik perhatiannya. Pada usia 12 bulan, bayi sudah bisa fokus pada benda berwarna-warni, aktif merangkak, dan belajar berjalan. Kemampuan ini sangat baik untuk meningkatkan koordinasi mata dan tangan.

Baca Juga:  10 SD Negeri Favorit di Bandung

Cara Menstimulasi Penglihatan Bayi

Setelah mengetahui kapan bayi bisa melihat dengan jelas sesuai dengan rentang usianya, penting bagi ibu untuk menstimulasi penglihatan bayi agar perkembangannya optimal. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menstimulasi penglihatan bayi:

1. Ajak bayi mengobrol sejak lahir. Meskipun bayi belum paham dengan apa yang ibu sampaikan, kebiasaan ini dapat merangsang kemampuannya untuk mendeteksi perubahan ekspresi dari orang-orang di sekitarnya.

2. Bermain cilukba. Bermain cilukba dapat membantu meningkatkan koordinasi mata dan tangan bayi.

3. Bermain dengan mainan berwarna gelap maupun cerah. Mainan-mainan ini dapat menstimulasi ketajaman penglihatan bayi.

4. Mencukupi asupan nutrisi untuk kesehatan mata bayi, terutama vitamin A. ASI yang berkualitas dapat memberikan nutrisi yang cukup bagi bayi.

Dengan melakukan stimulasi penglihatan ini, diharapkan bayi dapat mengembangkan kemampuan penglihatannya dengan baik. Namun, setiap bayi memiliki perkembangan yang berbeda-beda, sehingga jika ibu merasa khawatir dengan perkembangan penglihatan atau tumbuh kembang bayi, sebaiknya ibu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kesimpulan

Dalam tulisan ini, telah dijelaskan mengenai kapan bayi bisa melihat dengan jelas sesuai dengan rentang usianya. Bayi yang baru lahir belum bisa melihat dengan jelas dan indra penglihatannya masih dalam tahap perkembangan. Pada usia 1 bulan, bayi sudah mulai bisa melihat cahaya dengan baik. Pada usia 2-4 bulan, bayi masih belum bisa fokus pada satu benda dengan jarak pandang yang lebih dari 20-25 cm. Pada usia 5-8 bulan, bayi sudah mulai bisa mengoordinasikan mata dan tangan dengan baik. Pada usia 9-12 bulan, bayi sudah bisa melihat dengan jelas dan mengambil benda yang menarik perhatiannya.

Baca Juga:  Pencegahan Kejang pada Keracunan Kehamilan (Eklamsia)

Selain itu, juga dijelaskan mengenai cara menstimulasi penglihatan bayi agar perkembangannya optimal. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain mengajak bayi mengobrol, bermain cilukba, bermain dengan mainan berwarna, dan mencukupi asupan nutrisi bagi kesehatan mata bayi.

Perlu diingat bahwa setiap bayi memiliki perkembangan yang berbeda-beda, sehingga jika ibu merasa khawatir dengan perkembangan penglihatan atau tumbuh kembang bayi, sebaiknya ibu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan pemahaman yang baik mengenai perkembangan penglihatan bayi, ibu dapat memberikan perhatian dan stimulasi yang sesuai untuk mendukung perkembangan bayi dengan baik.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com