Bu, Ini 4 Jenis Makanan untuk Menambah Berat Badan Janin

Bu, Ini 4 Jenis Makanan untuk Menambah Berat Badan Janin

Pernakah Bunda merasa berat tubuh bertambah saat hamil, namun berat janin tidak mengalami perubahan? Saya pernah mengalaminya, Bu. Saat itu, dokter kandungan meminta saya untuk lebih menjaga kesehatan janin dan menambah berat badan si Kecil dalam kandungan. Akan tetapi, saya bingung cara melakukannya. Untuk itu, saya mencari sejumlah informasi di internet untuk mengetahui makanan apa saja yang bisa dikonsumsi untuk mendapatkan berat janin ideal. Berikut ini beberapa informasi yang saya dapat.

Berapa Berat Janin Ideal?

Menurut American Congress of Obstetricians and Gynecologists, berat janin akan bertambah pesat pada trimester ketiga. Pada awal trimester ketiga, berat janin akan mencapai 900 gram hingga 1.100 gram, Bu. Namun, berat tersebut akan bertambah dua kali lipat ketika memasuki bulan kedelapan. Idealnya, berat badan janin akan bertambah sekitar 200 gram setiap minggu. Supaya perkembangan janin 8 bulan lancar, Bunda sebaiknya mengonsumsi sekitar 2.400 kalori/hari selama trimester ini. Namun, jumlah ini tergantung berat badan Bunda selama masa kehamilan, sehingga sebaiknya dikonsultasikan terlebih dulu kepada dokter kandungan.

Makanan Apa Saja yang Perlu Dikonsumsi?

Menaikan berat badan bukan berarti Bunda bisa makan semua hal yang diinginkan, lho. Dari artikel American Pregnancy Association yang saya baca, Bunda hamil harus mengonsumsi makanan sehat yang mengandung nutrisi penting untuk janin. Kalau Bunda mengonsumsi makanan tidak sehat, janin juga akan mendapat asupan yang sama. Supaya berat janin ideal, Bunda hamil dianjurkan mengonsumsi makanan berikut ini.

Protein
Bunda dianjurkan untuk mengonsumsi 90-100 gram Protein setiap hari. Selain menambah berat janin, Protein juga membantu perkembangan otaknya. Bunda bisa mendapatkan asupan Protein dari beberapa makanan, seperti kacang almond, daging sapi tanpa lemak, produk olahan susu, ikan kembung, dan daging ayam.

Baca Juga:  Rekomendasi Jasa Pest Control Alias Pembasmi Hama Buat Bersih-Bersih Rumah di Akhir Tahun

Karbohidrat
Terkadang, Bunda hamil menghindari makanan yang mengandung banyak Karbohidrat, seperti nasi putih karena khawatir semakin gemuk. Namun, Karbohidrat dibutuhkan untuk meningkatkan berat janin. Oleh sebab itu, Bunda bisa memilih bahan makanan lain yang kaya Karbohidrat. Misalnya, kacang polong, gandum, jagung, dan kentang.

Lemak Sehat
Siapa bilang Bunda hamil tidak perlu lemak? Makanan yang mengandung Lemak tak jenuh justru diperlukan untuk pertumbuhan janin. Pilihlah bahan makanan seperti alpukat dan selai kacang untuk mendapat asupan Lemak. Bahkan, American Congress of Obstetricians and Gynecologists menyarankan untuk mengonsumsi 2-3 porsi makanan yang mengandung Lemak sehat setiap harinya.

Gula
Makanan manis ternyata juga dibutuhkan Bunda hamil. Namun, Bunda sebaiknya tidak sembarangan mengonsumsi makanan bergula. Pilihlah yang mengandung gula alami, seperti yang terdapat dalam buah-buahan. Gula yang terdapat dalam kue atau permen tidak memberikan cukup nutrisi untuk janin. Coba tambahkan sekitar 100 kalori gula alami dalam menu makanan sehari-hari Bunda. Jenis gula ini akan meningkatkan berat badan janin, tetapi tidak memengaruhi berat badan Bunda secara signifikan.

Sekarang, Bunda sudah mengetahui beberapa bahan makanan yang bisa membantu menaikkan berat janin bukan? Ingat Bu, menjaga kesehatan janin dan Bunda sendiri adalah hal yang penting. Pastikan Bunda selalu memperhatikan nutrisi yang dikonsumsi, ya.

Selain itu, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan untuk menjaga berat badan janin tetap ideal. Misalnya, Bunda sebaiknya menghindari makanan olahan dan cepat saji yang mengandung banyak garam dan lemak jenuh. Garam berlebihan dapat menyebabkan retensi air dan mempengaruhi tekanan darah Bunda. Selain itu, Bunda juga sebaiknya menghindari minuman berkafein, seperti kopi dan teh, karena dapat mempengaruhi penyerapan nutrisi oleh janin.

Baca Juga:  Seperti Apa Warna ASI yang Bagus? Ini Ciri-cirinya, Bu

Jangan lupa, Bu, bahwa menjaga berat badan janin tetap ideal bukan berarti Bunda harus makan berlebihan. Jumlah kalori yang dibutuhkan setiap individu berbeda-beda, tergantung pada usia, berat badan sebelum hamil, dan tingkat aktivitas fisik. Oleh karena itu, sebaiknya Bunda berkonsultasi dengan dokter kandungan atau ahli gizi untuk mengetahui kebutuhan kalori yang tepat untuk menjaga berat badan janin.

Selain mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, Bunda juga perlu memperhatikan pola makan yang teratur. Bunda sebaiknya mengatur jadwal makan yang teratur, dengan mengonsumsi makanan kecil namun sering. Hindari melewatkan waktu makan dan pastikan Bunda mengonsumsi makanan yang cukup dalam setiap waktu makan. Selain itu, perhatikan juga cara memasak makanan. Bunda sebaiknya memilih cara memasak yang sehat, seperti merebus, mengukus, atau memanggang, daripada menggoreng atau mengolah makanan dengan banyak minyak.

Tak hanya makanan, Bunda juga perlu mengonsumsi cukup cairan setiap harinya. Air putih adalah pilihan terbaik untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Bunda sebaiknya menghindari minuman bersoda, minuman berenergi, dan minuman manis lainnya yang mengandung banyak gula. Selain air putih, Bunda juga bisa mengonsumsi jus buah segar, infused water, atau teh herbal yang tidak mengandung kafein.

Selain mengonsumsi makanan yang tepat, Bunda juga perlu mengimbanginya dengan olahraga ringan. Olahraga yang aman dan disarankan untuk Bunda hamil antara lain berjalan kaki, berenang, yoga prenatal, dan senam kehamilan. Namun, sebelum memulai aktivitas fisik, sebaiknya Bunda berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mendapatkan persetujuan dan rekomendasi olahraga yang sesuai dengan kondisi kesehatan Bunda.

Selain menjaga berat badan janin, Bunda juga perlu memperhatikan pertumbuhan janin secara keseluruhan. Pastikan Bunda melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur dan mengikuti anjuran dokter kandungan. Jika terdapat masalah atau keluhan selama kehamilan, segera konsultasikan dengan dokter kandungan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga:  5 Tips Efektif Hentikan ASI Pada Anak Usia 2 Tahun

Demikianlah beberapa informasi mengenai jenis makanan yang bisa dikonsumsi untuk menambah berat badan janin. Ingat, Bu, penting untuk menjaga kesehatan janin dan Bunda selama masa kehamilan. Selalu konsultasikan dengan dokter kandungan atau ahli gizi untuk mendapatkan panduan yang tepat mengenai pola makan yang sehat dan bergizi selama kehamilan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Bunda dan janin yang sedang dikandung.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com