3 Jenis Perkembangan Bayi 10 Bulan untuk Ibu Ketahui

Pertumbuhan Bayi 10 Bulan Secara Fisik
Pada usia 10 bulan, perkembangan fisik bayi sudah mulai menunjukkan kemajuan yang signifikan. Berat, tinggi, dan lingkar kepala bayi sudah tidak berkembang secepat pada usia sebelumnya. Menurut World Health Organization (WHO), perkembangan berat bayi pada usia 10 bulan berkisar antara 7,6 – 12,2 kg, tinggi berkisar antara 66 – 78 cm, dan lingkar kepala berkisar antara 43 – 48 cm.

Perkembangan fisik bayi 10 bulan juga ditandai dengan kekuatan dan kecakapan dalam melakukan berbagai aktivitas, terutama pada kaki dan punggungnya. Kaki bayi sudah cukup kuat untuk menopang tubuhnya, sehingga ia mulai belajar berjalan dengan bantuan atau berpegangan pada benda di sekitarnya.

Selain itu, gerakan tangan bayi juga semakin terampil. Bayi dapat merespons saat ada yang mengajaknya bersalaman. Bunda juga dapat mengajari bayi untuk melambai saat ada yang pergi atau belajar bertepuk tangan.

Punggung bayi 10 bulan juga mulai lebih lentur, sehingga ia dapat mengambil benda sambil membungkuk. Namun, bayi mungkin masih kesulitan dalam menggerakkan tubuhnya dari posisi berdiri ke duduk.

Dalam hal kemampuan bicara, bayi 10 bulan sudah mulai belajar berbicara dan mengucapkan beberapa kata yang mudah dan sering didengarnya, seperti “mama”, “papa”, “maem”, dan sebagainya. Bayi juga mulai bisa mengeluh atau marah saat ada sesuatu yang tidak disukainya, seperti saat mainannya diambil oleh orang lain.

Perkembangan Bayi 10 Bulan Secara Motorik
Pada usia 10 bulan, rasa ingin tahu bayi semakin tumbuh. Bayi senang bergerak dan menjelajahi lingkungan sekitarnya. Untuk mengoptimalkan perkembangan motorik bayi 10 bulan, disarankan untuk sering mengajaknya keluar rumah untuk berjalan-jalan atau bermain di taman.

Baca Juga:  Nikmatnya Olahan Ikan Kembung yang Bernutrisi, Cobain Yuk!

Dengan berada di luar rumah, bayi dapat melihat dan belajar hal baru, serta mengembangkan kosakata yang dimilikinya. Bunda dapat mengajak bayi bercerita tentang apa yang dilihatnya selama berada di luar rumah.

Perkembangan motorik bayi 10 bulan juga ditandai dengan kemampuan bayi dalam berdiri, jongkok, menunduk, dan duduk. Beberapa bayi mungkin sudah bisa melangkahkan kakinya untuk berjalan sendiri sambil mencari pegangan. Namun, jika bayi masih merasa takut, tidak perlu memaksakannya. Setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda-beda.

Selain itu, bayi 10 bulan juga mulai memiliki kemampuan untuk mengkoordinasikan otot dan syarafnya. Bayi dapat mengambil benda kecil dari lantai sambil sesekali memasukkannya ke dalam mulut. Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk terus mengawasi lingkungan sekitar bayi dan menjaga agar tidak ada benda berbahaya yang dapat mencelakainya.

Bayi 10 bulan juga mulai belajar menyusun mainan. Bunda dapat memberikan permainan balok atau donat susun dengan berbagai ukuran agar bayi dapat belajar menyusun dari ukuran yang besar ke kecil atau sebaliknya.

Perkembangan Bayi 10 Bulan Secara Sensorik
Dalam hal kemampuan sensorik, bayi 10 bulan mulai mengenal dirinya sendiri. Bayi akan berusaha mendekat saat namanya dipanggil. Selain itu, bayi juga mulai dapat membedakan orang-orang yang dekat dengannya dengan orang asing. Bayi akan merasa nyaman dan senang saat berada di dekat orang-orang yang dekat dengannya, sementara mungkin akan menangis saat berada di dekat orang asing. Hal ini merupakan tanda perkembangan kepribadian bayi.

Bayi 10 bulan juga mulai mengenal rute-rute yang sering dilaluinya, seperti letak kamarnya atau letak mainannya. Bunda akan terkesima saat bayi merangkak atau berjalan sendiri menuju tempat yang dihafalnya.

Baca Juga:  DHA Dan Kecerdasan Otak

Bayi 10 bulan juga mulai bereaksi terhadap suara di sekitarnya. Suara yang keras dan mengagetkan dapat membuat bayi kaget dan takut. Bunda dapat melatih pendengarannya dengan menirukan suara hewan sambil bersembunyi, sehingga bayi akan berusaha mencari sumber suara tersebut.

Untuk mengoptimalkan perkembangan bayi 10 bulan, penting bagi ibu untuk memberikan nutrisi yang baik dan stimulasi yang sesuai. Pemberian ASI masih harus terus dilanjutkan, disertai dengan pemberian makanan pendamping ASI yang bergizi. Nutrisi yang cukup dan seimbang sangat penting untuk mencegah stunting dan mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal.

Jika ibu atau bayi mengalami kondisi yang tidak memungkinkan untuk memberikan ASI, ibu dapat memberikan susu formula yang sesuai dengan anjuran tenaga medis. Pastikan susu formula yang diberikan mengandung nutrisi yang lengkap, terutama protein yang penting untuk mendukung tumbuh kembang bayi.

Perkembangan bayi 10 bulan adalah tahap yang penting dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi. Dalam tahap ini, bayi mulai menunjukkan berbagai kemampuan motorik dan sensorik yang semakin baik. Bunda sebagai orang tua perlu memberikan dukungan dan stimulasi yang tepat agar bayi dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com