Memahami Dunia Autisme

Memahami Dunia Autisme

Pengenalan Autisme

Ketika mendengar istilah “autis”, banyak orang tua yang merasa khawatir dan cemas. Penyebab pasti dari kondisi ini masih belum diketahui hingga saat ini. Autisme merupakan gangguan perkembangan yang umumnya muncul pada 3 tahun pertama kehidupan anak dan mempengaruhi perkembangan sosial dan keterampilan komunikasi mereka.

Kesulitan yang Dialami Anak dengan Autisme

Anak dengan autisme mengalami berbagai kesulitan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa kesulitan yang umum dialami oleh anak dengan autisme antara lain:

1. Kesulitan dalam bermain pura-pura
Anak dengan autisme cenderung sulit untuk bermain secara imajinatif dan berpura-pura seperti anak-anak pada umumnya. Mereka lebih suka bermain dengan mainan yang memiliki pola rutin dan terstruktur.

2. Kesulitan dalam interaksi sosial
Anak dengan autisme seringkali kesulitan dalam berinteraksi sosial dengan orang lain. Mereka mungkin tidak mampu memahami atau menanggapi ekspresi wajah, emosi, atau bahasa tubuh orang lain dengan tepat.

3. Kesulitan dalam berkomunikasi verbal dan non-verbal
Anak dengan autisme seringkali memiliki masalah dalam berkomunikasi, baik secara verbal maupun non-verbal. Mereka mungkin mengalami keterlambatan dalam perkembangan bicara, memiliki intonasi suara yang datar, atau menggunakan bahasa yang tidak umum.

Tes Pervasive Development Disorder Screening

Untuk membantu orang tua mengenali dini kemungkinan adanya gangguan autisme pada anak, terdapat tes yang dapat dilakukan dengan menjawab serangkaian pertanyaan. Tes ini dikenal dengan sebutan Pervasive Development Disorder Screening Test. Tes ini diperuntukkan untuk anak usia 12-24 bulan.

Berikut adalah beberapa pertanyaan dalam tes Pervasive Development Disorder Screening Test:

1. Apakah anak sering terlihat bosan atau tidak berminat terhadap pembicaraan atau aktivitas di sekitarnya?
2. Apakah anak sering melakukan suatu pekerjaan atau bermain dengan benda tertentu secara berulang-ulang dalam waktu yang lama?
3. Apakah Anda memperhatikan bahwa anak dapat sangat fokus pada suara tertentu, tetapi tidak mendengar suara lain yang sama kerasnya?
4. Apakah Anda merasa bahwa perkembangan anak agak lambat, misalnya terlambat dalam berjalan?
5. Apakah anak hanya bermain dengan satu atau dua jenis mainan saja sepanjang waktu?
6. Apakah anak memiliki ketertarikan yang aneh terhadap meraba-raba benda-benda dengan berbagai tekstur?
7. Apakah ada seseorang yang menyatakan kekhawatiran bahwa anak Anda mungkin mengalami gangguan pendengaran?
8. Apakah anak senang memperhatikan dan bermain dengan jari-jarinya?
9. Apakah anak belum mampu menyatakan keinginannya dengan menggunakan kata-kata atau menunjuk menggunakan jarinya?
10. Apakah anak tampak tidak berminat untuk belajar bicara?
11. Apakah anak tidak memiliki rasa takut terhadap benda atau binatang yang berbahaya?
12. Apakah anak menghindari kontak mata saat Anda mencoba menarik perhatiannya?
13. Apakah anak suka digelitik dan berlari bersama, tetapi tidak menyukai permainan “cilukba”?
14. Apakah anak pernah mengalami saat-saat kurang berminat terhadap mainan?
15. Apakah anak menghindari atau tidak menyukai boneka atau mainan berbulu?
16. Apakah anak tidak suka bermain dengan boneka dan mainan berbulu?
17. Apakah anak terpesona dengan benda-benda yang bergerak, seperti membuka halaman buku, menuangkan pasir, atau memutar roda mobil-mobilan?
18. Apakah anak tampak tidak peduli apakah Anda berada di sekitarnya atau tidak?
19. Apakah suasana hati anak kadang berubah tiba-tiba tanpa alasan yang jelas?
20. Apakah anak mengalami kesulitan dalam bermain dengan mainan baru?
21. Apakah anak pernah berhenti menggunakan mimik yang pernah dikuasainya, seperti melambaikan tangan atau mencium pipi?
22. Apakah anak sering melambaikan tangan ke atas dan ke bawah saat merasa senang?
23. Apakah anak menangis saat Anda pergi, tetapi tidak peduli saat Anda kembali?

Baca Juga:  Cara Gampang Menggambar Hewan

Penafsiran Hasil Tes

Setelah menjawab serangkaian pertanyaan dalam tes Pervasive Development Disorder Screening Test, Anda dapat menghitung jumlah jawaban “Ya” untuk nomor ganjil dan nomor genap.

Jika jumlah jawaban “Ya” untuk nomor ganjil adalah 3 atau lebih, sebaiknya Anda membawa anak Anda untuk diperiksa lebih lanjut guna memastikan apakah anak Anda mengalami autisme atau tidak.

Sedangkan, jika jumlah jawaban “Ya” untuk nomor genap adalah 3 atau lebih, anak Anda perlu diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui apakah ia mengalami gangguan perkembangan selain autisme.

Tes ini bukanlah penentu mutlak mengenai kondisi anak Anda. Jika hasil tes menunjukkan adanya kemungkinan gangguan pada anak Anda atau jika Anda merasa ragu, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter, terutama dokter anak, untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui secara pasti mengenai kondisi anak Anda.

Konsultasi dengan Ahli Gizi

Selain memperhatikan perkembangan anak secara sosial dan komunikasi, aspek gizi juga perlu diperhatikan. Anak dengan autisme mungkin memiliki kecenderungan terhadap pola makan yang khusus atau memiliki kesulitan dalam menerima makanan baru. Oleh karena itu, berkonsultasi dengan ahli gizi dapat membantu Anda dalam merencanakan pola makan yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan anak Anda.

Bunda dan Balita sebagai Sumber Informasi

Untuk mendapatkan informasi terkini mengenai perkembangan anak dan tips parenting, Anda dapat mengunjungi situs Bunda & Balita. Di situs ini, Anda akan menemukan berbagai artikel yang membahas topik-topik seputar kesehatan, perkembangan, dan kesejahteraan anak.

Selain itu, dengan menjadi member Bunda & Balita, Anda akan mendapatkan akses ke konten eksklusif dan kesempatan untuk mendapatkan hadiah spesial. Anda juga akan menerima informasi terbaru dari Bunda & Balita, Frisian Flag Indonesia, dan partner Bunda & Balita.

Baca Juga:  5 Pendongeng Laki-laki Inspiratif

Kesimpulan

Autisme merupakan gangguan perkembangan yang mempengaruhi sosial dan keterampilan komunikasi anak. Orang tua perlu memahami tanda-tanda autisme dan melakukan pengecekan dini menggunakan tes Pervasive Development Disorder Screening Test. Jika hasil tes menunjukkan adanya kemungkinan gangguan, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat. Selain itu, penting juga untuk memperhatikan aspek gizi anak dengan berkonsultasi dengan ahli gizi. Dapatkan informasi dan dukungan dari Bunda & Balita untuk membantu Anda dalam menjalani peran sebagai orang tua dengan lebih baik.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com