20 Ide Kegiatan Bersama Anak yang Bisa Dilakukan di Rumah

1. Menggambar tokoh kartun favorit

Menggambar adalah salah satu kegiatan yang sangat disukai oleh anak-anak. Mereka bisa mengeluarkan kreativitasnya dan menggambar apa pun yang mereka sukai. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak di rumah adalah menggambar tokoh kartun favorit. Berikan kertas dan krayon kepada anak, lalu biarkan mereka menggambar tokoh kartun favoritnya. Anak-anak pasti akan senang melakukannya karena mereka bisa menggambar tokoh kartun yang sering mereka lihat di televisi atau buku cerita. Setelah selesai menggambar, Bunda bisa meminta anak untuk menceritakan tentang gambarnya. Ini akan melatih kemampuan berbicara dan imajinasi anak.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Siapkan kertas dan krayon.
2. Biarkan anak memilih tokoh kartun favoritnya.
3. Ajak anak untuk menggambar tokoh kartun tersebut di atas kertas.
4. Setelah selesai, tanyakan kepada anak apa yang dia gambar dan ceritakan tentang tokoh kartun tersebut.
5. Dengarkan dengan seksama cerita anak dan berikan pujian atas karya gambar dan ceritanya.

Melakukan kegiatan ini tidak hanya akan membuat anak senang, tetapi juga dapat membantu mereka mengembangkan kreativitas dan imajinasi. Selain itu, kegiatan menggambar juga dapat melatih keterampilan motorik halus anak-anak.

2. Baca buku

Buku merupakan jendela dunia yang bisa membuka wawasan anak. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak di rumah adalah membaca buku. Bunda bisa memilih buku yang sesuai dengan minat anak dan membacakan ceritanya. Buku bisa membantu anak untuk memperluas kosakata mereka, meningkatkan kemampuan berbahasa, dan meningkatkan konsentrasi. Selain itu, membaca buku bersama anak juga dapat memperkuat ikatan antara orang tua dan anak.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Pilih buku yang sesuai dengan minat anak.
2. Ajak anak duduk di tempat yang nyaman.
3. Bacakan cerita dari buku dengan suara yang jelas dan ekspresif.
4. Jelaskan arti kata-kata yang mungkin belum dimengerti oleh anak.
5. Ajak anak untuk mengajukan pertanyaan tentang cerita yang dibacakan.
6. Diskusikan cerita setelah selesai membacanya.

Dengan membaca buku bersama anak, kita juga dapat mengajarkan nilai-nilai moral dan menginspirasi mereka. Anak-anak akan belajar banyak hal dari cerita-cerita dalam buku, seperti persahabatan, keberanian, dan kejujuran.

3. Mendengarkan audiobook

Selain membaca buku, ada cara lain untuk menikmati cerita, yaitu dengan mendengarkan audiobook. Audiobook adalah versi audio dari buku yang dibacakan oleh narator. Mendengarkan audiobook bisa menjadi alternatif yang menarik untuk mengenalkan anak pada dunia literasi. Bunda bisa memilih audiobook yang sesuai dengan minat anak dan mendengarkannya bersama-sama. Anak-anak pasti akan tertarik dan terhibur dengan cerita yang dibacakan.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Pilih audiobook yang sesuai dengan minat anak.
2. Ajak anak duduk di tempat yang nyaman.
3. Putar audiobook dan dengarkan bersama-sama.
4. Ajak anak untuk berdiskusi tentang cerita setelah selesai mendengarkannya.

Mendengarkan audiobook dapat meningkatkan kemampuan mendengarkan dan memahami cerita anak. Anak-anak juga akan belajar tentang intonasi suara, pengucapan kata, dan ekspresi dalam berbicara.

4. Sediakan permainan kreatif

Permainan kreatif adalah salah satu cara terbaik untuk mengembangkan kreativitas anak. Bunda bisa mengenalkan anak dengan permainan seperti lego, puzzle, atau play dough. Selain membuat anak senang, permainan-permainan tersebut juga dapat meningkatkan kreativitas anak. Anak-anak akan belajar untuk berpikir logis, mengasah kemampuan motorik halus, dan mengembangkan imajinasi mereka.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Siapkan permainan kreatif seperti lego, puzzle, atau play dough.
2. Ajak anak untuk bermain dengan permainan tersebut.
3. Berikan anak kebebasan untuk menciptakan sesuatu dengan imajinasinya sendiri.
4. Beri pujian atas karya yang telah mereka buat.
5. Ajak anak untuk bercerita tentang karya yang telah mereka buat.

Dengan memberikan anak kesempatan untuk bermain permainan kreatif, kita juga memberikan mereka kesempatan untuk bereksperimen dan menciptakan sesuatu dengan imajinasi mereka sendiri.

5. Buat kerajinan tangan

Menggunakan barang bekas untuk membuat kerajinan tangan adalah kegiatan yang menyenangkan dan edukatif. Bunda bisa memanfaatkan barang bekas di rumah, seperti kardus bekas, botol plastik, atau kertas koran untuk membuat kerajinan tangan sederhana bersama anak. Misalnya, Bunda bisa menggunakan kardus bekas untuk membuat kotak tisu atau tempat pensil. Selain mengajarkan anak tentang daur ulang, kegiatan ini juga dapat melatih keterampilan motorik halus dan kreativitas anak.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Cari barang bekas di rumah yang bisa digunakan untuk membuat kerajinan tangan.
2. Ajak anak untuk memilih barang bekas dan memikirkan ide apa yang bisa dibuat darinya.
3. Bantu anak dalam proses membuat kerajinan tangan tersebut.
4. Biarkan anak menghias kerajinan tangan sesuai dengan imajinasinya.
5. Beri pujian atas hasil kerajinan tangan yang telah mereka buat.

Melakukan kegiatan ini dapat mengajarkan anak tentang pentingnya daur ulang dan mengurangi limbah di lingkungan. Selain itu, anak-anak juga akan belajar tentang kreativitas dan kemampuan mengatasi masalah.

Baca Juga:  3 Manfaat Pemeriksaan Kesehatan Mata Anak secara Rutin

6. Olahraga bersama

Olahraga adalah kegiatan yang sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik anak. Bunda bisa mengajak anak untuk berolahraga di rumah dengan cara yang menyenangkan. Misalnya, ajak anak untuk menari yang diiringi lagu favoritnya atau melakukan gerakan melompat seperti kelinci. Dengan berolahraga bersama, anak-anak akan lebih termotivasi dan merasa senang karena ada interaksi sosial dengan orang tua.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Pilih lagu yang disukai anak.
2. Ajak anak untuk menari atau melakukan gerakan melompat sesuai dengan irama lagu.
3. Ikuti gerakan anak dan berikan semangat.
4. Lakukan olahraga selama 15-30 menit setiap hari.

Melakukan kegiatan ini tidak hanya akan membuat anak sehat secara fisik, tetapi juga dapat meningkatkan koordinasi, keseimbangan, dan kemampuan motorik anak-anak.

7. Membuat rumah-rumahan atau benteng

Anak-anak suka bermain dengan imajinasi mereka sendiri. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak di rumah adalah membuat rumah-rumahan atau benteng. Bunda bisa menggunakan kardus bekas atau bantal untuk membuat bangunan yang diinginkan anak. Biarkan anak membangun rumah-rumahan, benteng, atau bahkan kastil. Dengan bermain rumah-rumahan, anak-anak akan belajar tentang kerjasama, kreativitas, dan berpikir logis.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Cari bahan-bahan seperti kardus bekas atau bantal.
2. Ajak anak untuk memikirkan apa yang ingin mereka bangun.
3. Bantu anak dalam proses membangun rumah-rumahan atau benteng.
4. Beri anak kebebasan untuk menghias rumah-rumahan sesuai dengan imajinasinya.
5. Biarkan anak bermain di dalam rumah-rumahan atau benteng yang telah mereka buat.

Melalui kegiatan ini, anak-anak dapat mengembangkan imajinasi dan kreativitas mereka. Mereka juga akan belajar tentang kerjasama dalam bermain dengan teman atau saudara.

8. Menonton film

Menonton film adalah salah satu kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak di rumah. Meskipun tidak bisa pergi ke bioskop selama pandemi, Bunda masih bisa menonton film favorit anak di rumah. Ada banyak layanan streaming yang menyediakan film-film anak dengan pilihan yang lebih banyak. Ajak anak untuk menonton film favorit mereka bersama-sama dengan keluarga. Ini akan menjadi momen yang menyenangkan dan dapat mempererat ikatan antara orang tua dan anak.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Pilih film yang sesuai dengan minat anak.
2. Ajak anak untuk duduk di depan televisi atau layar yang lebih besar.
3. Nikmati film bersama-sama dengan keluarga.
4. Setelah menonton film, ajak anak untuk berdiskusi tentang cerita atau pesan yang terkandung dalam film tersebut.

Menonton film bersama anak dapat meningkatkan daya imajinasi dan kreativitas mereka. Anak-anak akan belajar tentang cerita, karakter, dan nilai-nilai yang terdapat dalam film.

9. Menonton YouTube

Selain menonton film, Bunda juga bisa mengajak anak untuk menonton video-video dari channel menarik di YouTube. Ada banyak konten yang bisa menarik minat anak, seperti video musik, animasi pendidikan, atau vlog keluarga. Namun, Bunda tetap harus mengawasi setiap konten yang ditonton anak agar sesuai dengan umur dan nilai-nilai yang ingin kita ajarkan kepada mereka.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Pilih channel YouTube yang sesuai dengan minat anak.
2. Ajak anak untuk menonton video dari channel tersebut.
3. Awasi setiap konten yang ditonton anak untuk memastikan kesesuaian dengan umur dan nilai-nilai yang ingin kita ajarkan.

Menonton YouTube bersama anak dapat menjadi kesempatan untuk belajar bersama dan mengembangkan minat mereka. Bunda juga bisa menggunakan momen ini untuk berdiskusi dan memberikan pemahaman kepada anak tentang apa yang mereka tonton.

10. Coba board game

Board game adalah permainan yang bisa dimainkan oleh dua orang atau lebih di atas papan permainan. Bunda dan anak-anak bisa mencoba berbagai board game yang menyenangkan seperti ular tangga, monopoli, atau catur. Selain seru, board game juga dapat melatih kemampuan berpikir strategis, keterampilan matematika, dan kemampuan berkomunikasi anak-anak.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Pilih board game yang sesuai dengan minat anak.
2. Baca aturan main dari board game tersebut.
3. Ajak anak untuk bermain bersama-sama.
4. Jelaskan aturan main jika diperlukan dan berikan petunjuk jika anak kesulitan.
5. Nikmati permainan bersama-sama dan beri penghargaan kepada anak ketika mereka berhasil memenangkan permainan.

Bermain board game bersama anak dapat menjadi momen yang sangat menyenangkan dan menciptakan kenangan yang berharga. Anak-anak akan belajar tentang kerjasama, kejujuran, dan menghormati peraturan permainan.

11. Mengirim surat kepada teman atau sepupu

Dalam era digital seperti sekarang ini, mengirim pesan melalui chat messenger sudah menjadi hal yang biasa. Namun, coba sekali-sekali ajak anak untuk menulis surat kepada teman atau sepupu. Mengirim surat merupakan kegiatan yang jarang dilakukan saat ini, tetapi memiliki nilai yang sangat berharga. Selain melatih kemampuan menulis dan membaca anak, mengirim surat juga dapat mempererat hubungan dengan teman atau saudara jauh.

Baca Juga:  Apa itu Vitiligo pada Bayi? Ini Tanda dan Penyebabnya

Bagaimana cara melakukannya?

1. Ajak anak untuk memilih teman atau sepupu yang akan ditulis surat.
2. Bantu anak dalam menulis surat dengan menggunakan bahasa yang jelas dan sopan.
3. Ajak anak untuk berbagi cerita atau pengalaman menarik dalam surat tersebut.
4. Bantu anak dalam mengemas surat dan mengirimkannya kepada teman atau sepupu.

Melakukan kegiatan ini akan memberikan pengalaman yang berbeda bagi anak-anak. Mereka akan belajar tentang arti pentingnya komunikasi tulis dan bagaimana cara menyampaikan pesan dengan baik dan sopan.

12. Bermain game di smartphone

Meskipun screen time anak harus dibatasi, tetapi sesekali ajak anak untuk bermain game di smartphone. Pilih permainan yang mengedepankan edukasi dan bagus untuk motorik serta kognitif anak. Ada banyak game edukatif yang bisa membantu anak untuk belajar mengenal huruf, angka, atau bahasa Inggris. Namun, Bunda harus tetap mengawasi anak saat bermain game dan membatasi waktu yang mereka habiskan di depan layar.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Pilih game edukatif yang sesuai dengan umur dan minat anak.
2. Ajak anak untuk bermain game tersebut di smartphone.
3. Tetap awasi anak saat bermain dan batasi waktu yang mereka habiskan di depan layar.

Bermain game di smartphone dapat menjadi momen yang menyenangkan dan edukatif bagi anak-anak. Bunda juga bisa memilih game yang bisa dimainkan bersama-sama dengan anak untuk mempererat ikatan antara orang tua dan anak.

13. Biarkan anak membantu pekerjaan di rumah

Anak-anak akan senang jika merasa berguna dan bisa membantu orang-orang di sekitarnya. Oleh sebab itu, libatkan anak dalam pekerjaan rumah sehari-hari. Misalnya, minta anak untuk membantu merapikan tempat tidur atau membereskan mainannya sendiri. Dengan melibatkan anak dalam pekerjaan rumah, mereka akan belajar tentang tanggung jawab, kerjasama, dan mandiri.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Berikan tugas yang sesuai dengan kemampuan anak.
2. Jelaskan cara melakukannya dan berikan contoh.
3. Beri pujian atas usaha dan hasil pekerjaan anak.

Melibatkan anak dalam pekerjaan rumah juga dapat mengajarkan mereka tentang pentingnya kerjasama dan bagaimana cara menjadi anggota yang berguna dalam keluarga.

14. Memasak bersama

Memasak adalah kegiatan yang menyenangkan dan edukatif bagi anak-anak. Bunda bisa melibatkan anak dalam proses memasak di dapur. Bebaskan anak untuk memilih resep simpel yang akan dimasak agar mereka lebih semangat. Ajak anak untuk membantu mencuci buah atau sayuran, mencampur bahan-bahan, atau menghias makanan. Dengan memasak bersama, anak-anak akan belajar tentang makanan sehat, keterampilan memasak, dan kerjasama.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Pilih resep simpel yang sesuai dengan minat anak.
2. Ajak anak untuk membantu dalam proses memasak, seperti mencuci buah atau sayuran, mencampur bahan-bahan, atau menghias makanan.
3. Jelaskan tentang makanan sehat dan pentingnya gizi seimbang.
4. Beri penghargaan atas usaha dan hasil masakan anak.

Melalui kegiatan ini, anak-anak akan belajar tentang keterampilan memasak, mengenal bahan makanan, dan bergizi seimbang. Mereka juga akan merasa bangga dengan hasil masakan yang mereka buat sendiri.

15. Berkemah di rumah

Jika tidak bisa pergi ke tempat camping, Bunda dan keluarga bisa berkemah di rumah. Siapkan tenda di halaman atau di dalam rumah, serta selimut dan sleeping bag. Ajak anak untuk merasakan sensasi berkemah di luar ruangan. Biarkan mereka bermain dan menjelajahi alam sembari tetap berada di rumah. Berkemah di rumah dapat menjadi pengalaman yang seru dan mendekatkan keluarga.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Siapkan tenda di halaman atau di dalam rumah.
2. Ajak anak untuk membantu dalam proses memasang tenda.
3. Berikan selimut dan sleeping bag agar mereka merasa seperti sedang berkemah di luar ruangan.
4. Biarkan anak bermain dan menjelajahi alam sembari tetap di dalam area yang aman.

Melakukan kegiatan ini dapat memberikan anak pengalaman baru dan mengajarkan mereka tentang kehidupan di alam bebas. Mereka juga akan belajar tentang kerjasama, kemandirian, dan rasa bertanggung jawab terhadap lingkungan.

16. Melakukan eksperimen sains

Anak-anak sangat suka dengan hal-hal yang bersifat eksperimental. Bunda bisa mengajarkan anak tentang objek-objek di lingkungan sekitarnya melalui eksperimen sains sederhana. Misalnya, Bunda bisa menjelaskan tentang cara kerja magnet dengan melakukan eksperimen sederhana yang melibatkan magnet dan benda-benda logam. Atau bisa juga menjelaskan tentang benda-benda yang terapung dan tenggelam di dalam air. Dengan melakukan eksperimen sains, anak-anak akan belajar tentang sains secara praktis dan melihatnya dengan mata mereka sendiri.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Pilih eksperimen sains sederhana yang sesuai dengan minat anak.
2. Ajak anak untuk melihat benda-benda di sekitar mereka dan mendiskusikan bagaimana cara kerja benda-benda tersebut.
3. Lakukan eksperimen sains yang melibatkan benda atau alat yang sesuai.
4. Ajak anak untuk mengamati hasil eksperimen dan memberikan penjelasan tentang apa yang terjadi.

Baca Juga:  Orang tua Baru: Informasi Tentang Anak Harus Terpercaya, Ini Solusinya!

Melakukan eksperimen sains dapat melatih kemampuan berpikir logis dan kritis anak-anak. Anak-anak juga akan belajar tentang metode ilmiah dan cara mengamati serta menyimpulkan apa yang mereka amati.

17. Mengungkap fakta menarik tentang hewan

Anak-anak sering kali memiliki rasa ingin tahu yang besar tentang hewan. Bunda bisa mengajak anak untuk belajar tentang fakta menarik tentang hewan. Misalnya, Bunda bisa memulai dengan pertanyaan seperti “mengapa jerapah sangat tinggi?” atau “mengapa beruang kutub bisa bertahan hidup di kutub?”. Ajak anak untuk mencari jawabannya melalui buku, internet, atau video. Diskusikan bersama tentang fakta-fakta yang menarik tersebut.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Ajak anak untuk mencari tahu tentang hewan yang menarik minat mereka.
2. Bantu anak mencari informasi melalui buku, internet, atau video.
3. Diskusikan bersama tentang fakta menarik yang telah mereka temukan.

Melakukan kegiatan ini akan memperluas pengetahuan anak tentang dunia hewan. Anak-anak juga akan belajar tentang pentingnya menjaga keanekaragaman hayati dan bagaimana kita bisa berkontribusi dalam melindungi hewan-hewan tersebut.

18. Bermain tebak lagu

Bermain tebak lagu adalah kegiatan yang menyenangkan dan mengasah pendengaran anak. Bunda bisa senandungkan nada sebuah lagu, lalu minta anak menebak judul lagunya. Beri kesempatan juga bagi anak untuk melakukannya. Ajak anak untuk bernyanyi atau memainkan instrumen musik sederhana jika mereka bisa. Bermain tebak lagu dapat meningkatkan keterampilan mendengarkan, memori, dan kreativitas anak-anak.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Senandungkan nada sebuah lagu yang dikenal oleh anak.
2. Mintalah anak menebak judul lagunya.
3. Beri kesempatan bagi anak untuk senandungkan lagu dan minta Bunda menebak judul lagunya.

Bermain tebak lagu dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan dapat melibatkan seluruh anggota keluarga. Anak-anak akan belajar tentang musik, irama, dan lagu-lagu yang mereka sukai.

19. Jalan-jalan virtual

Ajak anak untuk berjalan-jalan tanpa harus keluar rumah. Beberapa museum dan taman hiburan biasanya menyediakan tur virtual yang bisa diikuti dari mana pun. Bunda bisa mencari tur virtual yang sesuai dengan minat anak, seperti tur museum sejarah, tur taman hiburan, atau tur ke tempat-tempat yang menarik. Ajak anak untuk mengamati dan mengajukan pertanyaan tentang apa yang mereka lihat.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Cari museum atau taman hiburan yang menyediakan tur virtual.
2. Ajak anak untuk mengikuti tur virtual tersebut melalui komputer atau smartphone.
3. Amati dan diskusikan tentang apa yang mereka lihat dalam tur virtual.

Melakukan kegiatan ini akan memberikan pengalaman baru bagi anak-anak. Mereka akan belajar tentang tempat-tempat menarik di dunia dan memperluas wawasan mereka.

20. Mencari harta karun

Bermain mencari harta karun adalah kegiatan yang seru dan penuh petualangan. Sembunyikan koin atau stiker di tempat tertentu di rumah. Kemudian berikan anak petunjuk dan minta mereka menemukannya. Buat suasananya penuh petualangan sehingga anak-anak menjadi bersemangat dalam mencari harta karun. Setelah menemukan harta karun, berikan penghargaan kepada anak atas usaha mereka.

Bagaimana cara melakukannya?

1. Sembunyikan koin atau stiker di tempat-tempat yang menarik di rumah.
2. Berikan petunjuk kepada anak tentang tempat-tempat yang harus mereka cari.
3. Biarkan anak mencari harta karun dengan penuh semangat.
4. Berikan penghargaan kepada anak ketika mereka berhasil menemukan harta karun.

Bermain mencari harta karun dapat melatih kemampuan observasi dan konsentrasi anak-anak. Anak-anak juga akan belajar tentang kerjasama dan bagaimana cara mencari solusi dalam menghadapi tantangan.

Penutup

Tidak perlu khawatir jika anak-anak harus belajar dan bermain di rumah saja selama pandemi COVID-19. Masih ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak di rumah untuk mengisi waktu luang mereka. Dalam artikel ini, telah dijelaskan 20 ide kegiatan yang bisa dicoba bersama anak. Mulai dari menggambar, membaca buku, mendengarkan audiobook, hingga mencari harta karun. Semua kegiatan tersebut dapat melatih kreativitas, keterampilan motorik halus, dan kemampuan berpikir anak-anak. Selain itu, kegiatan bersama ini juga dapat mempererat ikatan antara orang tua dan anak. Jadi, jangan biarkan anak-anak merasa bosan dan tidak produktif selama berada di rumah. Lakukan kegiatan-kegiatan ini agar mereka tetap merasa seru dan terhibur di dalam rumah.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com