Ini Kelebihan Anak Laki-Laki Yang Dekat Dengan Ibu

Ini Kelebihan Anak Laki-Laki yang Dekat dengan Bunda

Tidak jarang anak laki-laki yang dekat dengan Bundanya dijuluki sebagai “anak mama” atau “anak mami”. Banyak yang beranggapan bahwa anak mama biasanya identik dengan anak manja, namun anggapan tersebut tidak benar lho Bu. Anak yang dekat dengan Bundanya justru memiliki berbagai kelebihan dibandingkan dengan anak yang memiliki hubungan yang kurang baik dengan si Bunda. Lalu kelebihan apa saja yang bisa dilihat dari si Kecil yang dekat dengan Bunda? Simak penjelasan berikut ini yuk!

Dekat dengan Bunda membuat si Kecil menjadi lebih cerdas secara emosi dan berempati

Si Kecil yang dekat dengan Bunda pada umumnya lebih mudah mengenali perubahan emosi dan rasa tidak nyaman yang terjadi pada dirinya. Ketika dekat dengan Bunda, si Kecil akan merasa nyaman dan aman, begitupun sebaliknya ketika si Kecil berjauhan dengan Bunda akan merasakan perasaan tidak nyaman.

Si Kecil juga belajar banyak reaksi dan emosi ketika berinteraksi dengan Bunda karena Bunda cenderung memiliki ekspresi emosi yang lebih banyak dibanding dengan Ayah. Terlebih ketika si Kecil memasuki usia 6 tahun dimana kecerdasan emosinya sudah lebih baik dibandingkan dengan usia sebelumnya. Si Kecil pun akan lebih pandai mengenali perubahan emosi dari orang-orang di sekitarnya sehingga ia menjadi tau bagaimana berempati dan menempatkan posisinya.

Memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik

Intensitas interaksi si Kecil dengan Bunda ternyata tidak hanya bermanfaat bagi kecerdasan emosi si Kecil. Si Kecil yang dekat dan banyak menghabiskan waktu dengan Bunda memiliki kecerdasan kognitif yang tinggi. Sebuah penelitian di New York dengan 400 responden anak sekolah menengah mengungkapkan bahwa anak yang dekat dengan Bundanya memiliki nilai akademik yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang kurang dekat dengan Bunda.

Baca Juga:  Psst, Ini lho Penyebab & Cara Atasi Alergi Debu pada Anak

Interaksi yang terbangun antara Bunda dan si Kecil di usia 6 tahun biasanya masih seputar belajar dan bermain. Proses tersebutlah yang merangsang otak si Kecil sehingga si Kecil menjadi lebih mudah menyerap berbagai informasi-informasi baru yang menambah pengetahuannya kelak.

Dekat dengan Bunda menjadikan si Kecil lebih mandiri

Sebagai Bunda, tidak jarang kita menemani si Kecil sambil mengerjakan pekerjaan rumah seperti menyapu, merapikan rak buku, atau melipat baju. Secara tidak langsung otak si Kecil menyerap aktivitas Bunda yang dilihatnya sebagai suatu pengetahuan yang baru.

Melihat aktivitas Bunda di rumah menjadikan si Kecil memahami berbagai tanggung jawab sederhana. Biasanya di usia 5-6 tahun si Kecil sudah bisa menunjukkan reaksi atas apa yang dilihatnya. Tidak jarang si Kecil bisa mengambil makan sendiri ketika melihat Bunda sedang sibuk dengan pekerjaan rumahnya atau si Kecil menjadi lebih rajin merapikan mainannya sendiri tanpa Bunda suruh.

Lebih menghargai orang lain

Anak yang memiliki hubungan baik dengan Bundanya cenderung memiliki sikap yang lebih baik ketika tumbuh menjadi anak yang lebih dewasa. Si Kecil menjadi lebih stabil dalam hal emosi, sehingga lebih bisa menghargai orang lain. Terlebih jika si Kecil dekat dan dididik oleh Bunda yang penuh kasih sayang namun tetap tegas dan tidak memanjakannya.

Kedekatan si Kecil dengan Bunda juga menjadi bukti bahwa kebutuhan akan kasih sayang si Kecil terpenuhi dengan baik. Perhatian dan kasih sayang Bunda merupakan tameng bagi emosi si Kecil yang suka meledak-ledak. Dengan perhatian yang tepat, si Kecil akan lebih mudah untuk mengontrol dirinya sendiri. Dampak positifnya si Kecil tidak suka membuat masalah dengan orang lain sehingga tidak merugikan orang lain.

Baca Juga:  Diare pada Anak: Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Tidak ada salahnya jika si Kecil menjadi anak mama yang dekat Bunda, asalkan Bunda tidak memberikan perhatian dan kasih sayang berlebihan yang akan membuat si Kecil menjadi pribadi yang manja. Bunda bisa mulai membiasakan dekat dengan si Kecil di berbagai kesempatan. Di hari libur misalkan, Bunda bisa mengajak si Kecil untuk berkebun bersama atau jalan-jalan di sekitar perumahan.

Dalam kehidupan sehari-hari, tentu ada banyak kelebihan yang dimiliki oleh anak laki-laki yang dekat dengan Bundanya. Semua itu tergantung pada bagaimana Bunda dan anak menjalin hubungan yang baik dan sehat. Dengan hadirnya sosok Bunda yang dekat dan penuh kasih sayang, si Kecil akan tumbuh menjadi anak yang cerdas, mandiri, dan menghargai orang lain. Oleh karena itu, mari kita selalu menjaga dan mempererat hubungan dengan anak-anak kita, termasuk anak laki-laki yang dekat dengan kita sebagai Bunda.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com