Ingin Mendidik Anak dengan Baik? Cobalah Metode Hypnoparenting!

Ingin Mendidik Anak dengan Baik? Cobalah Metode Hypnoparenting!

Serba-serbi Hypnoparenting

Hypnoparenting adalah metode pembinaan anak yang mengintegrasikan hypnosis (hipnosis) dan parenting (mendidik). Hypnosis merupakan upaya untuk mengoptimalkan pemberdayaan energi jiwa bawah sadar dalam berkomunikasi, baik dengan anak maupun dengan orang tua. Sedangkan parenting adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan tugas-tugas orang tua dalam mendidik, membina, dan membesarkan anak.

Dalam hypnoparenting, pembinaan anak melibatkan tiga bidang penting, yaitu fisik, mental, dan spiritual. Pembinaan ini dimulai sejak merencanakan kehamilan hingga masa remaja anak. Tujuan dari hypnoparenting adalah untuk menanamkan rekaman atau sugesti positif pada jiwa bawah sadar anak.

Menurut Dr. Tb. Erwin Kusuma, seorang psikiater anak dan Medical Hypnotherapist, manusia dapat diibaratkan sebagai sebuah komputer hidup yang ciptaan Tuhan. Batin atau spirit berperan sebagai programmer, jiwa bawah sadar sebagai disket, dan fisik adalah hasil dari rekaman bawah sadar. Oleh karena itu, penting bagi para pembina (orang tua, wali, guru) untuk selalu berhati-hati dalam pikiran, ucapan, dan tindakan mereka karena anak-anak mudah merekam dan membawa memori tersebut hingga usia remaja bahkan dewasa.

Pentingnya Sugesti Positif dari Orang Tua

Sejak bayi masih dalam kandungan hingga tumbuh sebagai anak, banyak orang tua yang memberikan sugesti positif seperti mengatakan bahwa anak akan tumbuh menjadi anak yang cantik atau anak yang soleh. Namun, tanpa disadari, orang tua juga sering memberikan sugesti negatif kepada anak, seperti ketika melihat anak sedang belajar naik tangga dan langsung mengatakan “Awas, nanti jatuh!”. Sugesti negatif seperti ini dapat mempengaruhi anak dan membuatnya benar-benar jatuh.

Sebagai gantinya, orang tua sebaiknya memberikan sugesti atau kalimat yang tepat, seperti “Anak yang pintar sedang belajar naik tangga. Pegangan ya, dan sampai atas dengan selamat.” Dengan memberikan sugesti positif, anak akan merasa lebih percaya diri dan mampu menghadapi tantangan dengan lebih baik.

Kondisi Orang Tua Sangat Berpengaruh pada Anak

Tidak hanya itu, kondisi emosional orang tua juga sangat berpengaruh pada anak. Banyak kasus di mana anak yang sering sakit atau rewel mengalami perubahan setelah orang tua mereka mengikuti pelatihan hypnoparenting. Hal ini terjadi karena kondisi stres pada orang tua dapat memancarkan aura negatif yang tidak sehat kepada anak-anak mereka. Aura negatif ini dapat menurunkan daya tahan tubuh anak dan berdampak pada kesehatan fisik dan mental mereka.

Baca Juga:  Gizi Baik Dimulai dari Kelahiran

Dengan berlatih hypnoparenting, orang tua dapat memancarkan aura yang positif atau sehat. Aura positif ini akan dirasakan oleh anak dan berdampak pada kesehatan mereka. Hypnoparenting dapat diterapkan pada anak-anak yang sehat, anak-anak dengan kebutuhan khusus, atau anak-anak dengan keistimewaan.

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan dalam Hypnoparenting

Untuk dapat melakukan hypnoparenting dengan efektif, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh orang tua:

1. Mengetahui diri sebagai orang tua. Pertama, orang tua perlu mengetahui tipe kepribadian mereka sebagai orang tua, seperti apakah mereka perfeksionis, easy going, ambivalen, overprotective, atau mature. Mengetahui tipe kepribadian ini akan membantu orang tua dalam mengenali dan mengelola emosi mereka saat mendidik anak.

2. Mengetahui tentang anak. Orang tua perlu mengenali potensi, kemampuan, minat, kesukaan, kebiasaan, harapan, keinginan, cita-cita, dan tujuan hidup anak mereka tanpa membedakan atau memberi stempel pada anak. Hal ini akan membantu orang tua dalam memahami anak mereka dengan lebih baik.

3. Menjaga keseimbangan pikiran, tubuh, dan jiwa. Orang tua perlu memberikan kesempatan bagi diri mereka sendiri untuk rileks, sehat, dan tetap produktif. Hal ini dapat dilakukan melalui aktivitas sehari-hari seperti olahraga, musik, dan perawatan diri. Selain itu, melakukan relaksasi terprogram juga sangat penting untuk menjaga keseimbangan pikiran, tubuh, dan jiwa.

4. Mengenali tumbuh kembang anak. Orang tua perlu mengenali tahap-tahap perkembangan anak dan melakukan deteksi dini jika ada masalah dalam tumbuh kembang anak. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai media seperti buku, majalah, tabloid, atau seminar.

5. Melakukan relaksasi. Orang tua perlu memberikan waktu untuk melakukan relaksasi secara alami dan terprogram. Relaksasi alami dapat dilakukan melalui aktivitas sehari-hari seperti olahraga, musik, tari, shopping, atau rekreasi bersama. Sedangkan relaksasi terprogram dapat dilakukan melalui teknik relaksasi otot, napas, atau pikiran yang dikemas dalam berbagai program.

6. Mengembangkan program positif. Orang tua perlu bersikap positif dalam menyikapi masalah, berorientasi pada solusi, mau belajar dari pengalaman, optimistik, pengertian, dan toleran. Dengan mengembangkan program positif, orang tua dapat menciptakan lingkungan yang harmonis dan mendukung perkembangan anak dengan baik.

Langkah-langkah Dalam Hypnoparenting

Untuk melakukan hypnoparenting, terdapat beberapa langkah yang perlu diperhatikan oleh orang tua:

Baca Juga:  Ini Ciri-ciri Bayi Tidak Sehat, Ibu Wajib Waspada

1. Orang tua perlu berada dalam keadaan rileks atau tenang saat melakukan hypnoparenting.

2. Pilih waktu yang tepat untuk melakukan induksi atau afirmasi pada anak. Waktu yang baik adalah saat anak sedang rileks dan terfokus, saat anak lelah atau sakit, saat menyusui, saat hujan turun, saat bercerita, saat anak butuh bergantung, atau saat anak tidur dalam kondisi yang dalam.

3. Gunakan alat bantu induksi seperti suara detak jam, musik, atau getaran suara yang hangat dan indah dari orang tua.

4. Lakukan kontak fisik dengan anak secara berulang dan monoton, seperti mengusap-usap kepala, dahi, atau punggung anak.

5. Tanamkan kalimat sugesti atau afirmasi positif pada anak, misalnya dengan mengatakan bahwa anak akan memiliki mimpi yang indah dan akan bangun dengan segar serta semangat untuk berangkat sekolah.

6. Kembangkan kata-kata dan tindakan yang positif untuk membentuk jangkar emosi pada anak.

7. Lakukan pengulangan secara konsisten untuk memperkuat sugesti atau afirmasi yang telah diberikan.

Dengan mengikuti langkah-langkah dalam hypnoparenting, diharapkan komunikasi antara orang tua dan anak dapat meningkat kualitasnya. Selain itu, hypnoparenting juga dapat membantu anak menjadi lebih sehat secara fisik, cerdas, dan kreatif.

Dalam mengasuh anak, setiap orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengadopsi metode hypnoparenting. Dalam metode ini, orang tua menggunakan sugesti positif untuk membentuk perilaku dan pola pikir anak.

Pentingnya Sugesti Positif dalam Hypnoparenting

Sugesti positif yang diberikan oleh orang tua kepada anak sangat penting dalam membentuk kepribadian dan sikap anak. Melalui sugesti positif, anak akan menerima pesan-pesan yang baik dan membangun keyakinan diri yang kuat. Dalam hypnoparenting, orang tua dapat memberikan sugesti positif dengan menggunakan kata-kata yang baik dan penuh kasih sayang.

Pentingnya Komunikasi yang Baik antara Orang Tua dan Anak

Selain sugesti positif, hypnoparenting juga mendorong terjalinnya komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Komunikasi yang baik sangat penting dalam mengembangkan hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak. Dengan adanya komunikasi yang baik, anak akan merasa lebih nyaman untuk berbagi perasaan, pikiran, dan pengalaman dengan orang tua.

Manfaat Hypnoparenting bagi Anak

Metode hypnoparenting memiliki banyak manfaat bagi anak. Beberapa manfaat tersebut antara lain:

Baca Juga:  7 Manfaat Kandungan Susu yang Penting untuk Anak Usia 3-6 Tahun

1. Meningkatkan kepercayaan diri anak. Dengan memberikan sugesti positif, anak akan merasa lebih percaya diri dan mampu menghadapi tantangan dengan lebih baik.

2. Meningkatkan kreativitas anak. Sugesti positif yang diberikan oleh orang tua akan membantu anak untuk mengembangkan kreativitasnya.

3. Meningkatkan kemampuan belajar anak. Dengan adanya sugesti positif, anak akan memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar dan mencapai prestasi yang baik.

4. Meningkatkan kesehatan anak. Sugesti positif yang diberikan oleh orang tua dapat mempengaruhi kesehatan anak secara positif.

5. Meningkatkan hubungan antara orang tua dan anak. Dengan adanya sugesti positif dan komunikasi yang baik, hubungan antara orang tua dan anak akan menjadi lebih harmonis dan saling mendukung.

Langkah-langkah dalam Hypnoparenting

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam hypnoparenting:

1. Persiapan diri. Orang tua perlu mempersiapkan diri secara fisik dan mental sebelum melakukan hypnoparenting. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan relaksasi atau meditasi sejenak.

2. Ciptakan lingkungan yang nyaman. Pastikan anak berada dalam lingkungan yang nyaman dan bebas dari gangguan saat melakukan hypnoparenting.

3. Gunakan kata-kata yang positif. Selama sesi hypnoparenting, gunakan kata-kata yang positif dan penuh kasih sayang dalam berkomunikasi dengan anak.

4. Berikan sugesti positif. Berikan anak sugesti positif, seperti “Kamu pintar dan bisa melakukan apapun yang kamu inginkan”.

5. Ajak anak berpartisipasi. Libatkan anak dalam proses hypnoparenting dengan mengajaknya untuk berbicara dan berbagi perasaan.

6. Lakukan pengulangan. Penting untuk melakukan pengulangan sugesti positif secara berkala agar pesan yang diberikan dapat masuk ke dalam pikiran anak.

Dalam mengasuh anak, hypnoparenting dapat menjadi salah satu metode yang efektif untuk membentuk kepribadian dan sikap anak. Melalui hypnoparenting, orang tua dapat memberikan sugesti positif kepada anak dan membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Dengan adanya sugesti positif dan komunikasi yang baik, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, kreatif, dan berprestasi.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com