Aturan Berenang Di Kolam Renang Umum Saat Pandemi


Ketahui dulu risikonya

Sebelum mommies memutuskan untuk mengunjungi kolam renang publik bersama keluarga, Anda harus tahu dulu tingkat risikonya yang dibagi dalam 3 kategori, yaitu tingkat risiko rendah, sedang, dan tinggi. Untuk kolam renang dengan risiko rendah tentu saja adalah kolam renang pribadi yang sudah terklorinasi.Sementara untuk risiko sedang adalah kolam renang semi private atau yang dibatasi pengunjungnya. Kemungkinan terpapar akan lebih kecil karena air sudah terklorinasi, dan aturan jaga jarak diterapkan. Nah, untuk risiko tinggi biasanya adalah kolam renang yang juga berfungsi sebagai Water Park, karena biasanya jumlah pengunjungnya lebih padat dan sulit untuk menjaga jarak.

Ketika memutuskan untuk berenang di kolam renang umum, penting bagi mommies untuk memahami risiko yang terkait dengan kegiatan tersebut. Tingkat risiko dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor, seperti jumlah pengunjung, kecukupan ventilasi, dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Pilih kolam semi private

Menilik dari tingkat risiko, menurut saya untuk membawa keluarga terutama anak-anak berenang, pilih kolam yang tingkat risikonya rendah. Bila tidak memungkinkan untuk memilih kolam renang privat, mungkin mommies bisa memilih yang semi private. Saat ini ada beberapa kolam renang yang membatasi jumlah pengunjung dalam periode tertentu. Misalnya saja, untuk jam 7.00 hingga jam 10.00 pagi, pengunjung yang bisa menggunakan kolam hanya boleh maksimal 10 orang. Kolam renang seperti ini ketat dalam penerapan jaga jarak aman, meskipun pada akhirnya kita harus membayar tarif lebih mahal dari biasanya.

Memilih kolam renang semi privat dapat menjadi alternatif yang baik untuk mengurangi risiko terpapar Covid-19. Dengan jumlah pengunjung yang dibatasi, mommies dapat lebih mudah menjaga jarak aman dan menghindari kerumunan. Meskipun tarif mungkin lebih mahal, namun ini merupakan investasi untuk kesehatan dan keselamatan keluarga.

Baca Juga:  Cegah Wasir Saat Hamil dengan Cara Ini!

Pilih jam sepi

Kalau mau memilih berenang di kolam renang publik, perhatikan jam-jam sepi. Akan lebih baik kalau beraktivitas di kolam yang tidak padat penduduk 🙂 Jadi kemungkinan terpapar virus Covid-19 pun bisa diminimalkan. Kalau mommies berenang sendiri tanpa anak-anak, bisa mulai dari jam 6.00 pagi lho.

Selain memilih kolam renang dengan tingkat risiko rendah, mommies juga perlu memperhatikan waktu kunjungan. Memilih jam-jam sepi dapat membantu mengurangi risiko terpapar Covid-19. Saat kolam renang tidak terlalu ramai, mommies dapat lebih mudah menjaga jarak dengan pengunjung lainnya dan menghindari kerumunan. Pada jam-jam sepi seperti pagi hari atau hari kerja, kemungkinan terpapar virus juga lebih rendah.

Tetap pakai masker sebelum nyemplung ke kolam

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengemukakan bahwa virus corona tidaklah menular melalui air kolam renang, melainkan dari permukaan-permukaan benda di sekitarnya. Jadi amannya, tetap pakai masker hingga detik sebelum Anda nyemplung ke dalam kolam.

Meskipun virus corona tidak menular melalui air kolam renang, mommies tetap perlu memperhatikan penggunaan masker. Sebelum memasuki kolam renang, mommies harus tetap memakai masker untuk melindungi diri sendiri dan orang lain. Masker dapat mengurangi risiko penyebaran droplet dari mulut dan hidung saat berinteraksi dengan pengunjung lain atau permukaan yang terkontaminasi.

Jaga jarak dengan pengunjung lain

Seperti yang sudah kita ketahui, meski virus corona tidak menular lewat air kolam, sebaiknya kita selalu jaga jarak aman dengan pengunjung lain. Hal ini disebabkan droplet bisa berpindah dari satu orang ke orang lain melalui udara, dan dari benda-benda yang sama-sama digunakan atau disentuh.

Selama berada di kolam renang, mommies harus senantiasa menjaga jarak aman dengan pengunjung lain. Menjaga jarak minimal 1-2 meter dapat mengurangi risiko penularan virus. Hindari kerumunan dan usahakan untuk tidak berdekatan dengan orang lain, terutama ketika beristirahat di tepi kolam atau di area umum.

Baca Juga:  Bu, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Batuk pada Bayi

Menerapkan etika batuk dan bersin yang benar

Etika batuk dan bersin yang benar, yaitu menutupi hidung dan mulut menggunakan bagian dalam siku wajib dilakukan meski sedang berada di dalam kolam. Pasalnya, droplet bisa saja menyebar ke area kolam renang lainnya, kan? Terapkan terutama ketika mommies sedang berada di area tangga kolam renang, kamar ganti, fasilitas umum, pokoknya di semua area, deh.

Selain menjaga jarak, mommies juga harus memperhatikan etika batuk dan bersin yang benar. Ketika batuk atau bersin, mommies harus menutup mulut dan hidung menggunakan bagian dalam siku atau tisu yang kemudian dibuang dengan benar. Hal ini penting untuk mencegah penyebaran droplet ke lingkungan sekitar, termasuk ke air kolam renang. Momies harus selalu menjaga kebersihan dan menjaga kesehatan bersama.

Jangan dulu bawa anak-anak ke waterpark

Kalau menurut saya, membawa anak-anak baik ke waterpark maupun kolam renang yang padat pengunjung, is a big no no. Sebisa mungkin mengajak anak-anak ke kolam di jam sepi, atau kalau perlu, ya, cari kolam renang semi privat. Untuk anak-anak balita mommies bisa keluarkan dana ekstra untuk beli kolam plastik dan bola-bola yang bisa dipakai sebagai kolam sementara di rumah, sekadar untuk bermain air.

Waterpark adalah tempat rekreasi yang biasanya penuh dengan pengunjung, terutama anak-anak. Kepadatan pengunjung dan kurangnya jarak aman dapat meningkatkan risiko penularan Covid-19. Oleh karena itu, sebaiknya mommies tidak membawa anak-anak ke waterpark saat ini. Sebagai alternatif, mommies bisa mencari kolam renang semi privat yang memiliki batasan jumlah pengunjung. Selain itu, mommies juga bisa membuat kolam sementara di rumah menggunakan kolam plastik dan bola-bola sebagai sarana bermain air untuk anak-anak.

Baca Juga:  Bolehkan Melakukan Masturbasi Saat Hamil? Ini Penjelasan dari Pakar

Dalam menghadapi pandemi Covid-19, mommies harus tetap berhati-hati dan memperhatikan protokol kesehatan saat berenang di kolam renang. Memilih kolam dengan tingkat risiko rendah, menghindari kerumunan, menggunakan masker, menjaga jarak, menerapkan etika batuk dan bersin yang benar, serta menghindari waterpark dapat membantu melindungi diri sendiri dan keluarga dari penularan virus. Tetaplah menjaga kebersihan dan kesehatan, serta mengikuti arahan pemerintah dan petugas yang bertugas di kolam renang. Semoga pandemi segera berlalu dan mommies dapat kembali menikmati kegiatan berenang dengan aman dan nyaman.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com