Apakah si Kecil Menderita Kecacingan?

Apakah si Kecil Menderita Kecacingan?

Pada artikel ini, kita akan membahas tentang kecacingan pada anak-anak, terutama pada si Kecil. Kecacingan adalah infeksi yang disebabkan oleh cacing gelang, cacing cambuk, atau cacing tambang. Infeksi ini bisa terjadi jika si Kecil secara tidak sengaja menelan telur cacing yang menempel pada makanan, tangan, atau peralatan makan/bermain yang terkontaminasi. Selain itu, larva cacing juga bisa masuk ke dalam tubuh si Kecil melalui kulit kaki yang tidak memakai alas kaki saat bermain di tanah.

Ada beberapa jenis cacing yang menyebabkan kecacingan, di antaranya adalah cacing gelang, cacing cambuk, dan cacing tambang. Cacing gelang adalah jenis cacing yang dapat hidup di dalam usus sampai selama 2 tahun. Cacing ini memiliki ukuran sekitar setebal pensil dan panjangnya bisa mencapai 30 cm. Cacing gelang berkembangbiak dengan cepat, di mana cacing betina dapat menghasilkan 200.000 butir telur setiap harinya. Telur cacing ini akan dikeluarkan dari tubuh manusia melalui kotoran.

Gejala kecacingan pada si Kecil bisa bervariasi, tergantung pada jenis cacing yang menginfeksi. Beberapa gejala umum yang bisa muncul adalah keluarnya cacing dalam kotoran, keluarnya cacing dari hidung atau mulut, diare, nyeri perut, batuk-batuk, napsu makan berkurang, demam, mengi, penurunan berat badan, atau gagal tumbuh. Infeksi cacing gelang juga bisa menyebabkan penyumbatan saluran cerna yang dapat menyebabkan nyeri hebat dan muntah.

Selain cacing gelang, ada juga cacing cambuk yang bisa menyebabkan kecacingan. Cacing cambuk betina dapat menghasilkan telur sampai 10.000 setiap harinya. Telur ini akan berkembang menjadi larva yang menetas di dalam usus halus. Larva kemudian akan pindah dan menancapkan kepalanya di dalam lapisan usus besar. Gejala infeksi cacing cambuk bisa berupa nyeri perut, muntah, perut kembung, atau napsu makan menurun. Infeksi berat bisa ditandai dengan diare berdarah dan berlendir, sakit perut, berat badan menurun, dan anemia.

Baca Juga:  Bu, Ini 5 Buah yang Baik Pasca Operasi Caesar

Selain itu, ada juga cacing tambang yang dapat menyebabkan infeksi kecacingan. Cacing tambang biasanya menyerang usus dan dapat menyebabkan gejala diare, perut gembung, nyeri perut, lemah, pucat, penurunan berat badan, dan anemia. Infeksi cacing tambang disebut juga dengan nekatoriasis atau ankilostomiasis.

Infeksi cacing pada anak-anak sering terjadi selama periode pertumbuhan fisik dan metabolisme yang pesat, di mana kebutuhan zat gizi meningkat. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi, maka si Kecil bisa lebih rentan terhadap infeksi. Infeksi cacing juga bisa terjadi saat anak sedang aktif belajar, di mana kemampuan belajarnya bisa terganggu jika terjadi infeksi. Selain itu, infeksi cacing juga sering terjadi pada anak-anak yang senang bermain air dan tanah, karena biasanya mereka tidak terlalu memperhatikan kebersihan.

Jika si Kecil dicurigai menderita kecacingan, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan feses untuk mencari adanya telur atau cacing dalam tubuh si Kecil. Jika memang terdiagnosis kecacingan, dokter akan memberikan obat pembasmi cacing yang sesuai dengan jenis cacing yang menginfeksi. Umumnya, infeksi cacing gelang dapat diobati dengan obat pembasmi cacing dalam waktu 3 hari.

Selain pengobatan, pencegahan juga sangat penting dilakukan untuk mencegah kecacingan pada anak-anak. Salah satu cara pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan sanitasi dan kebersihan pribadi maupun lingkungan. Ajari si Kecil untuk selalu mencuci tangan dengan sabun setelah bermain, sebelum makan, dan setelah buang air besar atau kecil. Anak-anak seringkali memasukkan jari tangan ke dalam mulut, sehingga mencuci tangan merupakan langkah penting untuk mencegah infeksi.

Selain itu, Bunda juga sebaiknya selalu mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan untuk keluarga. Selain itu, Bunda juga harus mencuci bersih sayur dan buah yang akan dihidangkan. Pencegahan juga dapat dilakukan dengan memberikan obat cacing pada si Kecil setiap 6 bulan dengan dosis yang sesuai.

Baca Juga:  Samanta Elsener: Bekerja Menyelamatkan Masa Depan Anak-anak

Dalam menjaga kebersihan lingkungan, Bunda juga sebaiknya membersihkan toilet secara rutin dan menjaga kebersihan lingkungan di sekitar rumah. Hindari anak-anak bermain di tanah yang terkontaminasi kotoran hewan atau manusia. Selain itu, pastikan juga si Kecil menggunakan alas kaki saat bermain di tanah.

Kecacingan adalah masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak-anak. Namun, dengan menjaga kebersihan dan melakukan pencegahan yang tepat, kita dapat mencegah infeksi cacing pada si Kecil. Jika Bunda memiliki kecurigaan bahwa si Kecil menderita kecacingan, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com