Apakah si Kecil Gagap?

Apakah si Kecil Gagap?

Apakah si Kecil mengalami kesulitan berbicara dan cenderung ragu-ragu untuk berbicara atau mengulang-ulang suku kata, kata atau frase tertentu? Jika iya, maka kemungkinan si Kecil mengalami gagap.

Dalam perkembangan kemampuan berbahasa, kadang ada masanya si Kecil berbicara secara gagap. Gagap terjadi karena ide di otak si Kecil muncul lebih cepat dari kemampuannya untuk mengekspresikan ide tersebut. Keadaan ini umumnya dijumpai ketika si Kecil memasuki usia 3-4 tahun dan bisa merupakan bagian normal dari perkembangan berbahasanya. Dikatakan normal jika pengulangan suku kata hanya terjadi dua kali, misalnya i-i-ibu, dan hanya berlangsung selama beberapa minggu kemudian menghilang dengan sendirinya.

Yang perlu diwaspadai adalah jika gagap berlangsung selama lebih dari 6 bulan, pengulangan kata lebih dari dua kali, misalnya a-a-a-a-aku mau susu, dan si Kecil terlihat tegang serta berusaha keras untuk berbicara.

Bagaimana mengantisipasi keadaan ini supaya tidak terbawa sampai dewasa?

Heading 2: Strategi untuk Mengatasi Gagap pada Anak

Ketika si Kecil berbicara, berikan perhatian penuh dan jangan mengomentari cara bicaranya yang gagap. Jangan berbicara terlalu cepat dengan si Kecil, bicaralah secara perlahan/lambat, tenang, santai dan beri beberapa kali jeda. Jangan terlalu banyak bertanya supaya si Kecil lebih bebas berbicara mengekspresikan idenya sendiri, bukan hanya menjawab pertanyaan Bunda. Lebih baik mengomentari apa yang dikatakannya, sehingga si Kecil tahu bahwa Bunda mendengarkannya. Gunakan ekspresi wajah dan bahasa tubuh lainnya untuk menunjukkan pada si Kecil bahwa Bunda mendengarkan apa yang disampaikan, bukan memperhatikan cara dia berbicara. Luangkan lebih banyak waktu bersama si Kecil, biarkan si Kecil menentukan apa yang ingin dilakukannya. Terapkan kebiasaan di rumah untuk bergantian berbicara dan mendengarkan sehingga si Kecil akan belajar bahwa lebih mudah untuk berbicara ketika ada jeda dan perhatian dari yang diajak berbicara. Tunjukkan bahwa Bunda mendengarkan apa yang disampaikan dan bahwa si Kecil memiliki banyak waktu untuk bicara. Tunjukkan bahwa Bunda menerima keadaan si Kecil yang gagap. Dukungan Bunda merupakan kekuatan terbesar untuk si Kecil pulih dari keadaan ini. Jika si Kecil tampak frustrasi dengan kegagapannya, tenangkan, beri usapan lembut, peluk si Kecil dan katakan “Bunda tahu tidak mudah untuk bicara, jadi kamu jangan bersedih, nanti juga lama-lama kamu akan pandai berbicara”.

Baca Juga:  Hati-hati, Inilah Dampak Kekurangan Kalsium pada Anak

Jangan merasa kesal atau terganggu dengan kegagapan si Kecil, kesabaran akan sangat membantu si Kecil untuk mengatasi hal ini. Jika gagap berlangsung lebih dari 6 bulan dan tidak hilang, sebaiknya Bunda ajak si Kecil untuk menemui ahli terapi bicara, sehingga bisa ditentukan langkah berikutnya untuk membantu menghilangkan kegagapan si Kecil.

Heading 2: Penyebab Gagap pada Anak

Gagap pada anak bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

1. Faktor keturunan: Ada kemungkinan anak mengalami gagap karena faktor keturunan. Jika ada anggota keluarga yang juga mengalami gagap, kemungkinan anak juga akan mengalaminya.

2. Faktor lingkungan: Lingkungan tempat anak tumbuh juga dapat memengaruhi kemunculan gagap. Misalnya, jika anak sering mendengar orang lain berbicara dengan cepat atau tidak memberikan kesempatan untuk berbicara, anak dapat mengalami kesulitan dalam berbicara.

3. Faktor emosional: Gagap juga bisa disebabkan oleh faktor emosional seperti kecemasan, stres, atau trauma. Anak yang mengalami tekanan emosional tertentu mungkin mengalami kesulitan dalam mengungkapkan diri dengan lancar.

4. Faktor perkembangan: Gagap pada anak juga bisa terjadi sebagai bagian dari perkembangan normal. Pada usia tertentu, anak sedang belajar dan menguasai kemampuan berbicara, sehingga kemungkinan mengalami gagap lebih tinggi.

Heading 2: Cara Mengatasi Gagap pada Anak

Jika Anda mengidentifikasi bahwa anak Anda mengalami gagap, berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengatasi gagap pada anak:

1. Berikan perhatian penuh saat anak berbicara: Tunjukkan pada anak bahwa Anda benar-benar mendengarkan apa yang dia katakan dengan memberikan perhatian penuh. Hindari mengomentari atau mengkritik cara anak berbicara yang gagap.

2. Bicaralah dengan perlahan dan tenang: Saat berbicara dengan anak, usahakan untuk bicara dengan perlahan dan tenang. Hindari terlalu cepat berbicara atau mengucapkan kata-kata yang sulit untuk anak.

Baca Juga:  5 Manfaat Buah Apel untuk Ibu Hamil

3. Jeda dan beri kesempatan anak untuk berbicara: Berikan jeda dalam percakapan sehingga anak memiliki kesempatan untuk berbicara. Hindari terlalu banyak bertanya atau menginterupsi anak saat berbicara.

4. Gunakan ekspresi wajah dan bahasa tubuh: Tunjukkan pada anak bahwa Anda memperhatikan apa yang dia katakan dengan menggunakan ekspresi wajah dan bahasa tubuh yang menunjukkan bahwa Anda benar-benar mendengarkan.

5. Lakukan kegiatan mendengarkan: Luangkan waktu khusus untuk melakukan kegiatan mendengarkan dengan anak. Ajak anak bercerita atau berbicara tentang hal-hal yang dia sukai. Berikan perhatian penuh saat anak berbicara dan hindari mengganggu.

6. Berikan dukungan dan dorongan: Tunjukkan pada anak bahwa Anda mendukungnya dan bahwa gagap adalah hal yang normal. Beri anak dorongan dan pujian saat dia berusaha untuk berbicara dengan lancar.

7. Ajak anak untuk berbicara dengan teman sebaya: Ajak anak untuk berinteraksi dengan teman sebaya sehingga dia memiliki kesempatan untuk berbicara dengan orang lain selain keluarga. Ini dapat membantu anak mengembangkan kepercayaan diri dalam berbicara.

8. Konsultasikan dengan ahli terapi bicara: Jika gagap anak tidak kunjung membaik dalam waktu yang lama, sebaiknya konsultasikan dengan ahli terapi bicara. Ahli terapi bicara dapat memberikan evaluasi dan intervensi yang sesuai untuk membantu anak mengatasi gagap.

Heading 2: Kesimpulan

Gagap pada anak adalah hal yang umum terjadi dalam perkembangan bahasa anak. Namun, jika gagap berlangsung lebih dari 6 bulan atau anak terlihat kesulitan dan tegang saat berbicara, sebaiknya konsultasikan dengan ahli terapi bicara. Dukungan dan kesabaran dari orang tua sangat penting dalam membantu anak mengatasi gagap. Jangan lupa untuk memberikan perhatian penuh saat anak berbicara, bicaralah dengan perlahan dan tenang, dan berikan kesempatan anak untuk berbicara dengan lancar. Dengan bantuan dan dukungan yang tepat, anak dapat mengatasi gagap dan mengembangkan kemampuan berbicara yang lebih baik.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com

Baca Juga:  8 Rekomendasi Salon Ayah dan Anak di Jabodetabek, Nomor 2 Wajib Dicoba!