7 Makanan Penambah Nafsu Makan Anak yang Mudah Diolah

7 Makanan Penambah Nafsu Makan Anak yang Mudah Diolah

Mitos dan Fakta Penambah Nafsu Makan Anak

Mitos: Si Kecil harus mengonsumsi suplemen penambah nafsu makan anak
Faktanya: Melansir laman detik.com, dokter spesialis gizi anak tidak merekomendasikan Bunda untuk langsung memberikan suplemen penambah nafsu makan anak saat si Kecil susah makan. Sebab, anak yang berusia 1-3 tahun memang akan mengalami fase susah makan sehingga membuat berat badannya stagnan, kondisi ini wajar sehingga Bunda tidak perlu khawatir secara berlebihan. Solusinya, Bunda harus membiasakan si Kecil untuk mengonsumsi asupan kaya nutrisi yang penting untuk tumbuh kembangnya. Nutrisi ini meliputi protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral yang bisa didapatkan dari berbagai sumber makanan.

Perlu Bunda ketahui, protein merupakan salah satu nutrisi yang sangat penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Sebab, protein memiliki fungsi khas yang tidak dapat digantikan oleh zat gizi lain, yaitu membangun serta memelihara sel-sel dan jaringan tubuh. Nantinya protein ini akan dipecah menjadi 9 asam amino esensial atau biasa disebut 9AAE agar lebih mudah diserap oleh tubuh. Asupan 9 asam amino esensial (9AAE) sangat penting karena tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri, sehingga memerlukan bantuan dari sumber protein berkualitas, seperti susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan serta hasil olahannya. Protein hewani adalah jenis protein yang paling penting dan dibutuhkan oleh tubuh dibandingkan protein nabati. Sebab, protein nabati seperti kacang-kacangan, sayuran dan buah memiliki asam amino pembatas yang menyebabkan asam amino lainnya tidak terserap dengan baik di dalam tubuh.

Kebutuhan 9AAE juga harus terpenuhi dalam 9 jenis yang lengkap dan jumlah yang tepat agar tumbuh kembang anak lebih optimal. 9 jenis asam amino esensial ini meliputi leusin, isoleusin, valin, triptofan, fenilalanin, metionin, treonin, lisin, dan histidin. Jika kekurangan satu jenis asam amino esensial, maka akan mengurangi fungsi optimal yang dibutuhkan oleh tubuh anak. Hal ini dibuktikan juga dalam sebuah penelitian di National Center for Biotechnology Information yang menjelaskan bahwa kekurangan satu jenis 9 asam amino esensial (9AAE), maka akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan (IGF-1) sebesar 34 persen. Sementara, kekurangan semua jenis 9 asam amino esensial (9AAE) akan menurunkan hormon pertumbuhan (IGF-1) sebesar 50 persen. Selain itu, 9 asam amino esensial (9AAE) juga berfungsi untuk membangun dan memelihara jaringan tubuh, sebagai sumber energi, membangun antibodi, serta dapat mengangkut zat gizi pada tubuh si kecil. Untuk itu, lebih baik penuhi asupan nutrisi secara seimbang dibandingkan langsung memberikan suplemen penambah nafsu makan anak.

Baca Juga:  Pasar Gembrong, Surga Mainan Murah

Mitos: Berikan anak makanan kesukaannya agar ia mau makan
Faktanya: Jika Bunda memberikan makanan kesukaan si Kecil secara terus menerus saat ia mogok makan, kemungkinan besar si Kecil akan tumbuh menjadi anak yang hanya ingin makan jenis itu-itu saja. Kondisi ini dikenal juga dengan istilah picky eater. Sebaiknya Bunda mengolah berbagai jenis makanan penambah nafsu makan anak dengan tampilan yang menarik, atau bisa juga dicampur dengan makanan kesukaannya agar si Kecil mau makan. Di bawah ini ada beberapa rekomendasi makanan penambah nafsu makan anak yang bisa Bunda pilih.

Rekomendasi Makanan Penambah Nafsu Makan Anak
1. Buah-buahan yang segar
Salah satu alasan si Kecil susah makan karena kebiasaan mengonsumsi camilan yang terlalu sering sehingga mengganggu jam makan utamanya. Camilan memang penting untuk menambah nutrisi anak, namun pilihlah camilan yang bergizi agar manfaatnya dapat dirasakan oleh si Kecil. Idealnya, camilan anak diberikan dua kali sehari di sela waktu makan utama. Bunda bisa memilih buah-buahan segar sebagai camilan penambah nafsu makan anak. Pilihlah buah yang disukai si Kecil, lalu kreasikan menjadi berbagai macam olahan yang segar dan sehat.

2. Yogurt
Studi dalam Nutrition Reviews yang diterbitkan di Oxford Academic Journals membuktikan bahwa yogurt tanpa rasa atau plain yogurt bisa menjadi makanan penambah nafsu makan anak lho, Bu. Ini karena kandungan protein dan kalsium di dalam yogurt serta olahan susu lainnya bisa menambah asupan energi dan nafsu makan si Kecil. Selain itu, yogurt juga mengandung bakteri baik yang bisa memperlancar saluran pencernaan anak. Pastikan konsumsi yogurt pada anak sesuai batas ya, Bu. Bunda bisa kreasikan yogurt dengan buah atau makanan lainnya agar menggugah selera.

Baca Juga:  Melatih Otot Mata si Kecil Sejak Dini? Bisa, Kok!

3. Kentang
Alasan lain si Kecil tidak nafsu makan adalah karena jenis makanan yang itu-itu saja sehingga memicu rasa bosan. Bunda bisa mengganti nasi putih sebagai karbohidrat dengan sumber makanan lain, seperti kentang. Kentang menjadi makanan penambah nafsu makan anak yang mengandung zinc. Yuk, saatnya kreasikan kentang menjadi olahan yang lezat agar si Kecil lebih semangat untuk makan.

4. Ubi jalar
Salah satu jenis ubi jalar yang bisa Bunda pilih sebagai penambah nafsu makan anak adalah ubi cilembu atau disebut juga ubi madu. Tidak hanya bergizi, ubi jalar juga memiliki rasa manis yang bisa menggugah selera si Kecil. Ada banyak cara yang bisa Bunda lakukan untuk mengolah ubi jalar, seperti memanggang, mengukus, atau diolah menjadi kue yang sehat untuk camilan anak.

5. Olahan wortel
Wortel termasuk sayuran yang bisa menjadi penambah nafsu makan anak karena memiliki rasa manis alami dan bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan sehat. Cara ini juga bisa jadi kebiasaan untuk mengenalkan si Kecil dengan rasa alami dalam sayuran, agar ia tidak terlalu ketagihan dengan makanan tak bergizi. Cobalah olah wortel menjadi kreasi yang menarik, Bunda juga bisa mengolahnya dengan campuran bahan makanan kesukaan si Kecil supaya ia lebih semangat untuk mengonsumsinya.

6. Kacang-kacangan
Kacang tanah, almond, dan mete bisa diberikan sebagai penambah nafsu makan anak. Menurut beberapa penelitian, kandungan zinc yang terdapat di dalam kacang-kacangan bisa menambah nafsu makan si Kecil lho, Bu. Selain itu, kacang juga mengandung protein, vitamin, dan mineral lain yang baik untuk kesehatan si Kecil.

7. Susu
Susu merupakan sumber nutrisi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Bunda bisa memberikan susu sesuai dengan usia dan kebutuhan anak. Pastikan juga memilih susu yang mengandung nutrisi lengkap dan seimbang, seperti susu Frisian Flag yang mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) dan kaya akan kalsium, protein, dan vitamin D.

Baca Juga:  Anak Susah Makan? Coba Atasi dengan Cara Ini, Bu

Dengan memberikan makanan penambah nafsu makan anak yang sehat dan bergizi, Bunda dapat membantu si Kecil untuk tumbuh dan berkembang dengan optimal. Namun, penting juga untuk mengenalkan anak pada variasi makanan sejak dini agar mereka tidak menjadi picky eater. Selain itu, perhatikan porsi makanan yang diberikan dan ajak si Kecil untuk makan bersama keluarga agar lebih menyenangkan. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan informasi dan saran yang lebih spesifik sesuai dengan kebutuhan si Kecil.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com