6 Fakta Anak Kedua yang Perlu Ibu Ketahui

Fakta Anak Kedua

Fakta anak kedua memiliki karakter yang lebih menonjol dibandingkan anak sulung dan anak bungsu lho. Simak faktanya di sini.

Bisa menjadi rekan yang baik

Fakta anak kedua dipercaya sudah terbiasa menghadapi berbagai macam karakter orang. Fakta anak kedua yang satu ini muncul karena adanya interaksi dengan saudara lainnya. Si Kecil pun biasa bergaul dengan siapa saja sejak kecil, ia juga terlatih bernegosiasi dengan suadaranya yang lain. Karena itulah fakta anak kedua dipercaya bisa menjadi rekan yang baik.

Bisa bersosialisasi dengan lingkungan baru

Fakta anak kedua selanjutnya yaitu bisa bersosialisasi dengan lingkungan baru. Hal ini dijelaskan dalam The Secret Power of Middle Children yang menjelaskan bahwa keistimewaan dari fakta anak kedua yaitu pandai beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

Fakta anak kedua inilah yang membuat si Kecil lebih mudah bersosialisasi dan menjalin pertemanan dengan orang lain. Hal ini terjadi karena umumnya anak kedua atau anak tengah cenderung kurang diperhatikan dibandingkan dengan adik dan kakak mereka. Sehingga mereka menjadi lebih mandiri dan mengeksplor banyak hal.

Terampil

Fakta anak kedua lainnya yang tak kalah istimewa yaitu memiliki sikap terampil dalam negosiasi. Hal ini dikarenakan si Kecil pandai memahami kakak, adik, maupun orang lain yang ada di lingkungan sekitar.

Berpikiran terbuka

Salah satu fakta anak kedua yang muncul yaitu memiliki pikiran yang terbuka. Sebagai anak yang sudah memiliki kakak, seringkali anak kedua sudah memiliki sikap mandiri sejak dini, apalagi jika si Kecil sudah memiliki adik juga. Fakta anak kedua inilah yang membuat si Kecil jadi suka mencoba hal baru.

Bisa menjadi mediator

Fakta anak kedua juga ternyata bisa menjadi mediator lho, Bu. Si Kecil mungkin bisa jadi penengah dalam keluarga dan menyeimbangkan hubungan antara saudara dan orang tua.

Baca Juga:  3 Manfaat Buah Blewah untuk MPASI

Tidak mudah menyerah

Fakta anak kedua selanjutnya yaitu tidak mudah menyerah. Anak kedua dipercaya tidak mudah tertekan dan cenderung lebih tidak menekankan ekspektasi berlebihan. Oleh karena itu, si Kecil bisa menjadi pribadi yang tak mudah menyerah dalam mencapai sesuatu.

Apakah Semua Anak Kedua Memiliki Karakter yang Sama?

Terlepas dari fakta anak kedua yang telah dijelaskan di atas, pada akhirnya setiap anak memiliki keunikan dan ciri khasnya masing-masing. Tidak semua fakta anak kedua memiliki karakter yang sama persis. Daftar di atas merupakan ciri-ciri umum dan bukanlah sebuah prediksi yang akurat ya, Bu. Mungkin saja fakta anak kedua di atas tidak dimiliki oleh sebagian anak.

Hal tersebut dikarenakan setiap kepribadian dan karakter anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pola asuh orang tua. Itulah sebabnya, penting bagi Bunda untuk menerapkan pola asuh yang tepat.

Di samping beberapa fakta anak kedua di atas, mungkin si Kecil juga memiliki karakter lain yang cukup unik. Hal ini sangatlah wajar, Bunda tidak perlu membandingkan antara anak kedua dengan saudara lainnya, ya.

Cara Membentuk Karakter Anak

Bunda pasti ingin melihat si Kecil tumbuh menjadi pribadi yang baik, mandiri, dan berani, kan? Maka dari itu, Bunda bisa melakukan beberapa cara berikut ini:

Hindari membandingkan si Kecil dengan anak lain

Cara pertama yang bisa Bunda lakukan yaitu dengan tidak membandingkan si Kecil dengan anak lainnya. Setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Akan lebih baik jika Bunda tidak membandingkan si Kecil dengan kelebihan anak lainnya. Jika si Kecil dibandingkan, kemungkinan perkembangan karakter si Kecil akan terganggu.

Beri ruang untuk bermain dan berekspresi

Pastikan Bunda memberikan si Kecil ruang untuk bermain dan berekspresi. Sebab, bermain tidak selamanya buruk, Bu. Dengan bermain, si Kecil akan belajar menemukan karakter dalam dirinya sendiri. Namun, Bunda tetap harus memantau saat si Kecil bermain dan pastikan permainannya bermanfaat bagi tumbuh kembang si Kecil.

Baca Juga:  10 Kartun Inspiratif untuk Screen Time Si Kecil

Tunjukkan kasih sayang

Penting bagi Bunda untuk selalu menunjukkan kasih sayang kepada si Kecil. Dengan begitu, si Kecil akan merasa aman, nyaman, dan dicintai oleh keluarga. Kasih sayang dari orang tua dan orang terdekat sangat memengaruhi perkembangan karakter si Kecil saat dewasa.

Berikan contoh yang baik

Cara yang tak kalah penting yaitu memberikan contoh yang baik kepada si Kecil. Seperti yang diketahui, anak usia dini sangat suka mengikuti perilaku, perkataan, dan sikap orang tuanya. Maka dari itu, Bunda bisa memberikan contoh yang baik agar si Kecil bisa meniru dan mengikuti perilaku tersebut.

Seperti yang telah disebutkan, setiap anak memiliki karakternya masing-masing. Namun, Bunda sebaiknya tetap harus memberikan kasih sayang yang adil kepada setiap anak. Tak lupa untuk selalu memberikan yang terbaik bagi si Kecil, termasuk pemberian nutrisi yang optimal sejak dini.

Hal tersebut dikarenakan nutrisi berperan penting terhadap tumbuh kembang si Kecil hingga dewasa. Dalam masa tumbuh kembang, Bunda dianjurkan untuk memberikan si Kecil sumber protein hewani yang tepat, seperti susu, telur, ikan, daging merah, dan daging putih.

Mengapa demikian? Sebab, sumber protein hewani memiliki 9 Asam Amino Esensial (9 AAE) yang lengkap. 9 AAE ini merupakan protein luar biasa yang mudah diserap oleh tubuh si Kecil guna mendukung tumbuh kembangnya. Asupan nutrisi ini harus dicukupi secara rutin karena tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri, Bu.

Bahkan, kekurangan semua jenis 9AAE bisa menghambat tumbuh kembang si Kecil hingga -50% lho. Hal ini dibuktikan dalam penelitian dari J.Nutr yang dipublikasi oleh National Center for Biotechnology Information. Bunda tentu tidak ingin hal tersebut dialami oleh si Kecil, kan?

Baca Juga:  8 Tips Belajar Efektif Saat Anak Mulai Sekolah Offline

Tak hanya itu, susu pertumbuhan ini pun diperkaya dengan 5 nutrisi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti zat besi, vitamin D3, zinc, magnesium, dan vitamin C tertinggi, serta mengandung serat pangan inulin yang dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan si Kecil.

Dengan memberikan nutrisi yang baik dan pola asuh yang tepat, Bunda dapat membantu si Kecil tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan berbakat. Tidak ada anak yang sama, setiap anak memiliki potensi yang unik dan perlu didukung dengan baik oleh orang tua.

Jadi, mari kita dukung tumbuh kembang anak kedua dengan memberikan kasih sayang, nutrisi yang seimbang, dan pendidikan yang baik. Siapa tahu, si Kecil memiliki potensi yang luar biasa dan bisa menjadi pemimpin di masa depan.

Sebagai orang tua, tanggung jawab kita adalah memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita. Dengan memberikan perhatian, kasih sayang, dan pendidikan yang baik, kita dapat membantu mereka tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang sukses dan bahagia.

Semoga tulisan ini dapat memberikan informasi dan wawasan baru bagi para ibu mengenai fakta anak kedua dan bagaimana membentuk karakter anak. Ingatlah selalu bahwa setiap anak adalah unik dan memiliki potensi yang luar biasa. Mari kita dukung mereka dalam perjalanan tumbuh kembangnya dan memberikan yang terbaik bagi mereka. Selamat mengasuh anak kedua dan semoga menjadi ibu yang baik dan bijaksana.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com