5 Fakta Menarik Tentang Hubungan Platonis


Tanda Anda punya hubungan Platonis

Kedekatan

Dalam hubungan platonis, kedua orang yang terlibat merasakan kedekatan satu sama lain dan merasa memiliki banyak kesamaan. Mereka sering menghabiskan waktu bersama, berbagi minat dan hobi yang sama, dan saling mendukung dalam setiap aspek kehidupan. Mereka memiliki ikatan emosional yang kuat dan merasa nyaman berada di dekat satu sama lain.

Hubungan platonis ini tidak hanya berlaku untuk teman lawan jenis, tetapi juga dapat terjadi dalam persahabatan sesama jenis. Dalam hubungan platonis antara perempuan, mereka sering kali menjadi sahabat yang dekat, saling mendukung, dan bersama-sama menghadapi segala tantangan hidup. Begitu juga dalam hubungan platonis antara laki-laki, mereka dapat menjadi sahabat yang saling mengerti, mendukung, dan membangun ikatan yang kuat.

Kejujuran

Salah satu ciri hubungan platonis yang kuat adalah adanya kejujuran dalam berkomunikasi. Kedua individu dalam hubungan ini merasa nyaman untuk bercerita dan berbagi tentang perasaan dan pikiran mereka. Mereka tidak takut untuk menjadi diri mereka sendiri dan tidak perlu menyembunyikan apa pun dari satu sama lain. Kejujuran ini memungkinkan mereka untuk saling mendukung dan saling memahami dengan lebih baik.

Penerimaan

Dalam hubungan platonis, masing-masing individu merasa nyaman, aman, dan bebas menjadi diri mereka sendiri. Mereka saling menerima satu sama lain tanpa syarat dan tidak ingin mengubah satu sama lain. Mereka tidak mencoba memaksa orang lain untuk melakukan hal-hal yang tidak mereka inginkan atau menjadi sesuatu yang tidak mereka inginkan. Mereka saling mendukung dalam menjalani kehidupan mereka masing-masing dan tidak merasa perlu untuk mengubah satu sama lain.

Pemahaman

Meskipun hubungan platonis sangat akrab, kedua individu juga mengakui dan menghormati privasi satu sama lain. Mereka tidak mencampuri kehidupan pribadi satu sama lain tanpa izin dan menghargai batasan masing-masing. Mereka tidak merasa perlu untuk mengetahui semua rahasia satu sama lain, tetapi tetap mendukung dan menghormati keputusan yang diambil oleh masing-masing individu.

Tiga macam hubungan Platonis

Selain itu, ada tiga macam hubungan platonis yang dapat terbentuk antara individu-individu yang tidak memiliki hubungan romantis atau seksual. Pertama adalah bromance, yang menggambarkan hubungan non-seksual yang dekat, penuh kasih sayang, antara dua laki-laki. Dalam bromance, kedua individu saling mendukung, memiliki minat dan hobi yang sama, dan sering kali dianggap sebagai sahabat terbaik.

Kedua adalah womance, yang menggambarkan hubungan antara dua perempuan yang erat, non-seksual, dan non-romantis. Dalam womance, perempuan-perempuan ini saling mendukung, berbagi emosi dan pengalaman hidup, dan sering kali dianggap sebagai sahabat terbaik. Mereka memberikan dukungan emosional yang kuat satu sama lain dan dapat diandalkan dalam setiap situasi.

Baca Juga:  Saat Anak Mengaku Gay, Bagaimana Reaksi Kita Sebagai Orang tua?

Ketiga adalah work spouse, yang menggambarkan hubungan dekat tetapi non-seksual antara rekan kerja. Dalam hubungan work spouse, individu-individu ini memiliki hubungan yang kuat di tempat kerja dan sering kali berperan mirip dengan pasangan suami dan istri. Mereka saling mendukung dalam pekerjaan, saling membantu dalam mengatasi tantangan, dan memiliki ikatan emosional yang kuat.

Positifnya memiliki hubungan Platonis

Ada banyak manfaat yang dapat diperoleh dari memiliki hubungan platonis yang sehat. Pertama, memiliki seseorang yang peduli dan mendukung di sekitar Anda dapat memberikan rasa nyaman dan kebahagiaan. Penelitian telah menunjukkan bahwa menerima cinta dan dukungan dari orang-orang dalam hidup Anda dapat memberikan manfaat kesehatan seperti menurunkan risiko penyakit, meningkatkan kekebalan tubuh, dan mengurangi risiko depresi, serta kecemasan.

Dalam hubungan platonis, Anda memiliki support system yang dapat memberikan dukungan mental dan emosional. Mereka siap mendengarkan curhatan Anda, memberikan persetujuan, dan memberikan bantuan ketika Anda membutuhkannya. Mereka ada di sana untuk mendukung Anda dalam setiap aspek kehidupan, baik itu dalam karier, hubungan, atau hal-hal pribadi.

Selain itu, memiliki hubungan platonis yang kuat juga dapat membantu mengurangi stres. Stres dapat berdampak serius pada kesehatan fisik dan mental. Stres kronis dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, masalah pencernaan, penurunan kekebalan, masalah suasana hati seperti kecemasan atau depresi. Namun, memiliki hubungan platonis yang kuat di luar keluarga dekat dan hubungan romantis, sudah terbukti membantu orang mengatasi sumber stres dengan lebih baik. Dalam hubungan platonis, Anda memiliki seseorang yang dapat Anda andalkan dan berbagi beban dengan Anda, sehingga stres yang Anda alami dapat dikurangi.

Selain itu, menjalin hubungan platonis juga dapat membantu Anda menjadi lebih tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Dalam hubungan ini, Anda dapat belajar untuk saling mendukung, saling memahami, dan saling memotivasi. Anda memiliki seseorang yang dapat Anda andalkan dalam setiap situasi, dan hal ini dapat membantu Anda menjadi lebih kuat dalam menghadapi rintangan dan kesulitan yang mungkin Anda hadapi.

Tips memiliki hubungan Platonis yang sehat

Untuk menjaga hubungan platonis tetap sehat dan berkembang, ada beberapa tips yang dapat Anda ikuti:

Baca Juga:  Wajib Tahu, Ini 5 Posisi Blowjob Paling Nyaman dan Aman untuk Lutut

1. Ini bukan hanya tanggung jawab teman-teman Anda

Jangan hanya mengandalkan teman-teman Anda untuk menjaga hubungan platonis tetap sehat. Anda juga memiliki tanggung jawab untuk melakukan hal yang sama. Lakukan pertemuan secara rutin, buat kegiatan-kegiatan yang menyenangkan dan sehat, dan bersikap dan berpikir positif agar teman-teman Anda juga bahagia punya teman sepert Anda.

2. Tetap berhubungan

Lakukan komunikasi yang rutin dengan teman-teman Anda dalam hubungan platonis. Telepon, kirim pesan, e-mail, atau lakukan video call untuk menjaga jalur komunikasi tetap terbuka. Beri tahu mereka bahwa Anda merindukan mereka atau tanyakan kabar mereka. Jangan biarkan hubungan menjadi terputus karena kurangnya komunikasi.

3. Ada untuk mereka

Ingatlah bahwa hubungan platonis adalah saling memberikan dukungan. Jangan hanya mengandalkan teman-teman Anda untuk mendengarkan curhatan Anda dan memberikan dukungan, tetapi Anda juga harus siap memberikan dukungan yang sama kepada mereka. Ada untuk mereka ketika mereka membutuhkan, bahkan jika hanya bisa menyediakan telinga untuk menjadi pendengar yang berempati.

4. Kenali batasan

Penting untuk menyadari kapan harus melepaskan hubungan platonis yang tidak sehat. Jika teman Anda tidak baik, manipulatif, menyakiti, atau tidak mendukung Anda, jangan takut untuk mengakhiri hubungan. Anda memiliki hak untuk memiliki hubungan yang sehat dan saling mendukung.

Hubungan platonis juga ada batasannya

Meskipun memiliki hubungan platonis yang sehat dan kuat memiliki banyak manfaat, tetapi ada juga batasannya. Ada beberapa hal yang perlu diingat agar hubungan platonis tetap sehat dan tidak melampaui batas yang ditetapkan.

1. Jangan bergosip atau mengeluh tentang pasangan masing-masing

Dalam hubungan platonis, penting untuk tidak membicarakan pasangan masing-masing dengan cara yang negatif atau mengeluh tentang mereka. Ini dapat merusak hubungan dan memicu konflik antara kalian.

2. Jangan melakukan kontak fisik di luar keintiman biasa

Dalam hubungan platonis, penting untuk menjaga batasan fisik. Hindari melakukan kontak fisik yang melebihi batasan normal keintiman, seperti berpegangan tangan, berciuman, atau berpelukan. Jaga hubungan tetap non-seksual dan non-romantis.

3. Jangan abaikan pasangan Anda untuk para sahabat Anda

Meskipun memiliki hubungan platonis yang kuat dengan teman-teman Anda, jangan sampai Anda mengabaikan pasangan Anda. Pasangan Anda tetap harus menjadi prioritas utama Anda, dan jangan biarkan hubungan platonis mengganggu hubungan romantis Anda.

4. Jangan sembunyikan hubungan platonis dari pasangan Anda

Baca Juga:  Bila Tidur si Kecil Terganggu

Jujurlah kepada pasangan Anda tentang hubungan platonis yang Anda miliki dengan teman-teman Anda. Jangan sembunyikan atau merahasiakan hubungan tersebut, karena hal ini dapat menyebabkan ketidakpercayaan dan konflik dalam hubungan Anda.

5. Tetap menghargai privasi masing-masing

Dalam hubungan platonis, penting untuk tetap menghargai privasi masing-masing individu. Jangan mencampuri kehidupan pribadi satu sama lain tanpa izin, dan jangan melanggar batasan yang telah ditetapkan.

6. Luangkan waktu untuk hubungan Anda yang lain

Meskipun memiliki hubungan platonis yang kuat, jangan lupakan pentingnya juga menjaga hubungan dengan orang lain dalam hidup Anda. Luangkan waktu untuk keluarga, pasangan, dan hubungan lain yang penting bagi Anda.

Bagaimana jika Anda menginginkan sesuatu yang lebih?

Jika Anda merasa ingin hubungan platonis ini berubah status menjadi hubungan romantis, maka penting untuk bersikap terbuka dan jujur kepada teman Anda. Ekspresikan keinginan Anda tanpa menekan mereka untuk memiliki perasaan yang sama. Namun, juga penting untuk mempertimbangkan risiko dan konsekuensi yang mungkin terjadi jika hubungan romantis Anda tak berhasil. Apakah hubungan tersebut akan memengaruhi persahabatan kalian? Apakah kalian siap menghadapi perubahan dinamika hubungan?

Kesimpulan

Bisakah perempuan dan laki-laki akrab tanpa disertai bumbu romantis dan seks? Jawabannya adalah bisa, dan hubungan tersebut disebut hubungan platonis. Dalam hubungan platonis, kedua individu merasakan kedekatan, kejujuran, penerimaan, dan pemahaman satu sama lain. Ada tiga macam hubungan platonis, yaitu bromance antara laki-laki, womance antara perempuan, dan work spouse antara rekan kerja. Memiliki hubungan platonis yang sehat memiliki banyak manfaat, seperti memberikan kasih sayang dan dukungan, menurunkan stres, dan membuat Anda lebih tangguh dalam menghadapi tantangan hidup. Namun, ada juga batasan dalam hubungan platonis, seperti tidak bergosip atau mengeluh tentang pasangan masing-masing, tidak melakukan kontak fisik di luar keintiman biasa, dan tidak mengabaikan pasangan Anda untuk para sahabat Anda. Jika Anda menginginkan sesuatu yang lebih, penting untuk bersikap terbuka dan jujur kepada teman Anda, namun tetap mempertimbangkan risiko dan konsekuensi yang mungkin terjadi.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com