5 Cara Mudah Hitung Usia Kehamilan [Wajib Tahu!]


Melalui Gerakan pada Janin

Cara pertama untuk menghitung usia kehamilan adalah melalui gerakan pada janin. Meskipun tidak 100% akurat, merasakan gerakan janin dapat memberikan perkiraan usia kehamilan. Bagi ibu yang hamil pertama kali dan mulai merasakan gerakan janin, usia kehamilan diperkirakan sudah memasuki minggu ke-18 hingga ke-20. Sedangkan bagi ibu yang sudah pernah hamil, jika sudah merasakan gerakan janin, usia kehamilan diperkirakan kira-kira minggu ke-16 hingga ke-18.

Gerakan janin menjadi salah satu tanda bahwa janin dalam kandungan sedang berkembang dengan baik. Gerakan janin pertama kali biasanya terasa seperti kilatan atau getaran ringan di dalam perut. Seiring dengan perkembangan janin, gerakan akan semakin terasa kuat dan teratur.

Memakai Rumus Naegele

Cara kedua untuk menghitung usia kehamilan adalah dengan menggunakan rumus Naegele. Rumus ini mengacu pada hari pertama haid terakhir (HPHT) untuk menghitung usia kehamilan. Namun, rumus ini lebih cocok digunakan oleh wanita dengan siklus menstruasi yang teratur, yaitu 28 hari.

Rumus Naegele didasarkan pada teori bahwa masa kehamilan berlangsung selama 9 bulan atau sekitar 40 minggu. Untuk menghitung usia kehamilan dengan rumus ini, Anda perlu menentukan tanggal HPHT dan menambahkan 40 minggu dari tanggal tersebut. Setelah perhitungan ini, Anda dapat mengetahui perkiraan usia kehamilan.

Contoh penggunaan rumus Naegele:
– HPHT jatuh pada tanggal 1 Maret 2020.
– Tambahkan 1 tahun dari tanggal tersebut: 1 Maret 2021.
– Tambahkan 7 hari: 8 April 2021.
– Mundurkan 3 bulan: 8 Januari 2021.
Berdasarkan rumus ini, bayi diperkirakan lahir pada tanggal 8 Januari 2021. Namun, rumus ini tidak dapat digunakan oleh wanita yang tidak mengetahui tanggal HPHT atau memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur.

Baca Juga:  Kenali 6 Tanda Janin Masuk Panggul

Pemeriksaan USG

Cara ketiga untuk menghitung usia kehamilan adalah melalui pemeriksaan USG (Ultrasonografi). Jika Anda ingin mengetahui usia kehamilan secara akurat, Anda perlu mengunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan USG dan pemeriksaan fisik. Waktu terbaik untuk memperkirakan usia kehamilan melalui USG adalah antara minggu ke-8 hingga ke-18. Pada periode ini, perkembangan janin cenderung berlangsung dengan kecepatan yang sama.

Pemeriksaan USG tidak hanya berguna untuk mengetahui usia kehamilan, tetapi juga dapat melihat kondisi kesehatan ibu dan janin. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi adanya komplikasi atau masalah kesehatan pada ibu dan janin. Meskipun USG memiliki tingkat akurasi yang tinggi, yaitu sekitar 95%, tetap ada kemungkinan hasil yang tidak 100% akurat.

Ada dua jenis pemeriksaan USG, yaitu USG transvaginal dan USG transabdominal. USG transvaginal dilakukan pada awal kehamilan dengan menggunakan alat yang dimasukkan ke dalam vagina. Sedangkan USG transabdominal dilakukan ketika kandungan sudah cukup besar dengan menggunakan alat yang digerakkan di permukaan perut.

Menggunakan Kalkulator Kehamilan

Cara keempat untuk menghitung usia kehamilan adalah dengan menggunakan kalkulator kehamilan online. Kalkulator kehamilan ini dapat diakses melalui gadget dan sangat mudah digunakan. Anda hanya perlu memasukkan tanggal HPHT dan durasi siklus menstruasi Anda. Setelah itu, kalkulator akan menghitung dan menampilkan usia kehamilan Anda.

Kalkulator kehamilan ini sangat berguna bagi ibu yang ingin mengetahui usia kehamilan tanpa harus melakukan perhitungan manual. Anda dapat mengakses kalkulator kehamilan ini kapan saja dan di mana saja melalui perangkat elektronik Anda.

Menghitung Jarak Fundus Uteri

Cara terakhir untuk menghitung usia kehamilan adalah dengan mengukur jarak fundus uteri atau puncak rahim. Anda dapat melakukannya dengan meraba perut dan mencari bagian yang terasa menonjol. Hitung jarak dari tulang kemaluan hingga puncak rahim. Panjang jarak tersebut dapat digunakan sebagai perkiraan usia kehamilan. Misalnya, jika jaraknya 20 cm, maka usia kehamilan diperkirakan sudah memasuki minggu ke-20. Namun, perlu diingat bahwa cara ini tidak memberikan hasil yang 100% akurat.

Baca Juga:  Normalkah Keputihan Saat Hamil Muda? Ini Penjelasannya

Selain kelima cara di atas, masih ada beberapa metode lain yang dapat digunakan untuk menghitung usia kehamilan, seperti menghitung berdasarkan pertumbuhan rahim atau menghitung berdasarkan ukuran perut. Namun, metode-metode ini biasanya dilakukan oleh tenaga medis yang memiliki pengetahuan dan keterampilan khusus.

Penting bagi ibu hamil untuk mengetahui usia kehamilan secara akurat, karena hal ini dapat membantu dalam perencanaan persalinan dan perawatan selama kehamilan. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kebingungan mengenai usia kehamilan Anda, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau bidan untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas dan akurat.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com