Apa Saja Manfaat Senam Ibu Hamil!?

Yuk, Cari Tahu Manfaat Senam Bunda Hamil!

Mencegah Risiko Komplikasi

Senam ibu hamil trimester 1 memberi manfaat banyak dalam menjaga kesehatan Bunda dan janin. Salah satunya adalah mencegah risiko komplikasi pada kehamilan. Diabetes gestational adalah salah satu risiko komplikasi yang dapat dihindari dengan rutin melakukan senam ibu hamil.

Kondisi ini terjadi akibat naiknya gula darah di masa kehamilan. Senam ibu hamil dapat menjaga tubuh agar berfungsi secara optimal, termasuk mengatur kadar gula darah yang meningkat.

Dengan rutin melakukan senam ibu hamil selama tiga kali seminggu, risiko diabetes gestational dan bayi lahir dengan berat badan berlebih dapat dikurangi. Namun, Bunda perlu memperhatikan kondisi tubuh dan tidak memaksa diri untuk berolahraga dalam keadaan lelah.

Menjaga Suasana Hati

Selama kehamilan, suasana hati Bunda dapat sulit terkontrol karena adanya perubahan hormon dalam tubuh. Senam ibu hamil dapat membantu Bunda menjaga kondisi suasana hati yang baik. Olahraga ringan seperti senam ibu hamil dapat meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh.

Serotonin adalah zat kimia yang memiliki peran dalam mengatur suasana hati. Dengan meningkatnya kadar serotonin, suasana hati Bunda akan terasa lebih tenang dan bahagia. Oleh karena itu, senam ibu hamil trimester 2 dapat menjadi solusi untuk menjaga kondisi suasana hati yang baik selama kehamilan.

Membuat Masa Kehamilan Tetap Nyaman

Salah satu kondisi yang dapat mengganggu suasana hati Bunda adalah hilangnya rasa nyaman tubuh saat menjalani kehamilan. Senam ibu hamil memiliki manfaat untuk membuat Bunda merasa nyaman selama kehamilan. Hal ini sangat penting terutama dalam menuju masa persalinan

. Senam ibu hamil trimester 3 dapat membantu Bunda merasa lebih nyaman dengan tubuhnya. Selain itu, senam ibu hamil juga dapat mempersiapkan tubuh untuk persalinan. Dengan rutin melakukan senam ibu hamil, tubuh Bunda akan dapat menyimpan energi lebih dan otot dalam tubuh akan terasa lebih rileks. Hal ini dapat mempersingkat waktu persalinan dan membuat proses persalinan menjadi lebih lancar.

Baca Juga:  Es Kacang, Resep dan Cara Pembuatannya, Sederhana dan Mudah Lho!

Tips Mempersiapkan Persalinan

Memasuki masa persalinan, persiapan menjadi hal yang penting bagi Bunda. Selain persiapan alat pendukung, tubuh juga perlu dipersiapkan untuk proses persalinan. Senam ibu hamil trimester 3 dapat membantu Bunda dalam persiapan ini.

Dengan rutin melakukan senam ibu hamil, tubuh Bunda akan dapat menyimpan energi lebih untuk proses persalinan. Selain itu, otot dalam tubuh juga akan terasa lebih rileks berkat senam ibu hamil. Dengan kondisi tubuh yang siap dan rileks, kemungkinan Bunda memiliki persalinan yang lebih lancar akan semakin besar.

Konsumsi Energi Lebih

Sebelum melakukan senam hamil, Bunda perlu memperhatikan konsumsi energi tambahan yang diperlukan. Senam hamil akan menguras banyak tenaga dan membakar energi dalam tubuh, oleh karena itu dibutuhkan energi tambahan agar tidak merasa lemas saat berolahraga.

Jumlah energi tambahan yang dibutuhkan tergantung pada berat badan Bunda saat ini, namun normalnya berkisar antara 300 energi per hari. Konsultasikan dengan dokter kandungan untuk mengetahui jumlah energi tambahan yang tepat dan jenis senam hamil yang cocok dilakukan.

Gunakan Pakaian yang Tepat

Saat melakukan senam hamil, pastikan Bunda menggunakan pakaian yang longgar dan dapat menyerap keringat agar nyaman saat tubuh berkeringat. Gunakan juga maternity bra atau bra khusus untuk ibu hamil yang dapat menopang payudara dengan baik. Pastikan juga memakai sepatu olahraga dengan ukuran yang tepat untuk menghindari cedera kaki.

Lakukan Pemanasan

Sebelum berolahraga, termasuk senam hamil, penting untuk melakukan pemanasan. Pemanasan akan membantu otot “menyiapkan diri” dan meningkatkan denyut jantung secara perlahan. Jika melewatkan pemanasan, otot dan ligamen dalam tubuh dapat “kaget” dan meningkatkan risiko cedera dan rasa nyeri setelah berolahraga.

Baca Juga:  Serunya Belajar Bermain Musik Sejak Dini

Mulai Secara Perlahan

Jika ini pertama kalinya Bunda melakukan senam hamil, mulailah secara perlahan dan jangan langsung melakukan gerakan ekstrem. Mulailah dengan gerakan ringan selama 15 menit sebanyak 3 kali seminggu, dan tingkatkan menjadi 30 menit selama 4 kali dalam seminggu jika tubuh sudah mulai dapat menyesuaikan.

Ketahui Batas Kemampuan Tubuh

Jika Bunda kesulitan bernafas hingga tidak dapat berbicara saat berolahraga, itu berarti tubuh sudah kelelahan. Istirahatlah dan konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui apakah olahraga yang dilakukan terlalu keras untuk tubuh. Kenali tubuh Bunda dan hentikan olahraga jika merasa lelah secara berlebihan.

Dengan memperhatikan hal-hal di atas dan melakukan senam ibu hamil sesuai kemampuan tubuh, dijamin olahraga ini akan memberikan manfaat besar bagi Bunda dan janin. Senam ibu hamil juga dapat menjadi momen yang menyenangkan jika Bunda mengajak teman atau kerabat untuk berolahraga bersama.

Selain itu, jangan lupa menjaga kondisi tubuh melalui asupan nutrisi harian yang seimbang dan mengonsumsi susu khusus untuk ibu hamil yang mengandung nutrisi penting seperti asam amino esensial, asam folat, omega 3, omega 6, zat besi, serat pangan inulin, vitamin C, protein, kalsium, dan seng.

Dengan melakukan senam ibu hamil dan menjaga asupan nutrisi yang seimbang, Bunda dapat menjalani kehamilan dengan nyaman dan menjaga kesehatan baik untuk diri sendiri maupun janin.

Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mendapatkan informasi dan saran yang tepat mengenai senam ibu hamil dan kehamilan secara keseluruhan. Selamat berlatih senam ibu hamil dan semoga kehamilan Bunda berjalan dengan lancar!

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com