Inilah Vitamin Penambah Nafsu Makan yang Baik untuk Si Kecil



Vitamin Penambah Nafsu Makan untuk Bayi 0-12 Bulan

Pada artikel ini, kita akan membahas tentang vitamin penambah nafsu makan yang baik untuk si kecil dalam rentang usia 0-12 bulan. Pemberian vitamin penambah nafsu makan ini penting untuk meningkatkan nafsu makan si kecil yang mungkin sedang mengalami gangguan nafsu makan atau tidak memiliki nafsu makan yang cukup.

Vitamin B1 (Thiamin)

Vitamin B1 atau thiamin merupakan salah satu jenis vitamin yang dapat merangsang tubuh bayi untuk meningkatkan nafsu makannya. Thiamin juga berperan dalam mengubah karbohidrat menjadi energi. Kekurangan thiamin dapat menyebabkan kelelahan dan kurangnya nafsu makan.

Thiamin dapat ditemukan dalam berbagai sumber makanan seperti telur, daging, nasi, kentang, gandum utuh yang diperkaya vitamin B1, sayur dan buah seperti jeruk dan kembang kol, serta kacang-kacangan seperti kedelai dan lentil.

Vitamin B9 (Asam Folat)

Vitamin B9 atau asam folat juga merupakan vitamin penambah nafsu makan yang penting untuk bayi. Selain itu, asam folat juga berperan dalam pembentukan DNA, RNA, dan sel-sel baru dalam tubuh. Asam folat juga dapat mengaktifkan enzim tertentu yang memecah karbohidrat dan lemak menjadi energi.

Sumber makanan yang mengandung asam folat antara lain susu dan produk susu, telur, seafood, daging unggas, hati sapi, sayuran hijau seperti brokoli dan bayam, buah-buahan seperti alpukat dan jeruk, kacang-kacangan seperti kedelai dan kacang merah, serta biji-bijian seperti gandum dan jagung.

Tips Meningkatkan Nafsu Makan Bayi

Selain memberikan vitamin penambah nafsu makan, ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nafsu makan bayi. Berikut adalah beberapa tips tersebut:

1. Hias makanan agar terlihat menarik: Menghias makanan dengan warna-warna dan bentuk yang menarik dapat menarik perhatian bayi terhadap makanan dan meningkatkan nafsu makannya.

Baca Juga:  5 Resep Olahan Kentang untuk Anak, Sehat dan Lezat

2. Kreasikan menu makanan: Membuat variasi menu makanan setiap hari dapat membuat bayi penasaran dan ingin mencoba makanan baru.

3. Bagi dalam porsi kecil: Memberikan porsi makanan dalam porsi kecil dan disajikan beberapa kali dapat menghindari bayi untuk membuang makanan jika tidak habis.

4. Buat bayi menghirup aroma makanan: Membuat bayi menghirup aroma makanan yang baru dimasak dapat membangkitkan selera makannya.

5. Jangan dipaksa: Tidak perlu memaksa bayi untuk makan jika tidak mau. Hal ini dapat membuat bayi trauma dan menganggap waktu makan sebagai saat yang tidak menyenangkan.

6. Latihan makan sendiri: Melatih bayi untuk makan sendiri dapat memberikan pengalaman baru dan meningkatkan nafsu makannya.

Makanan Penambah Nafsu Makan untuk Bayi

Selain memberikan vitamin penambah nafsu makan, ada beberapa makanan penambah nafsu makan yang dapat diberikan kepada bayi. Namun, perlu diingat bahwa pemberian makanan penambah nafsu makan ini harus dilakukan secara perlahan dan dicampurkan ke dalam makanan. Beberapa makanan penambah nafsu makan yang dapat diberikan kepada bayi antara lain:

1. Temulawak: Temulawak telah lama dikenal sebagai penambah nafsu makan yang ampuh. Namun, perlu diberikan dalam jumlah yang sedikit karena dapat mengubah rasa dan aroma makanan.

2. Kunyit: Kunyit dapat dicampurkan ke dalam menu MPASI bayi untuk menambah nafsu makannya. Kunyit juga memiliki berbagai manfaat lain seperti meredakan demam dan meningkatkan daya tahan tubuh.

3. Kayu manis: Kayu manis dapat menambah aroma dan cita rasa makanan, sehingga efektif untuk meningkatkan nafsu makan bayi.

4. Daun mint: Meskipun daun mint dapat menekan nafsu makan, beberapa lama setelahnya bayi akan merasa lapar. Daun mint dapat direndam ke dalam MPASI atau susu bayi.

Baca Juga:  Mengenal Lebih Jauh Tentang USG 2D, 3D, dan 4D

5. Jahe: Jahe dapat menghangatkan tubuh dan memperkuat rasa makanan, sehingga efektif untuk meningkatkan nafsu makan bayi.

Selain memberikan makanan penambah nafsu makan, penting juga untuk memenuhi kebutuhan nutrisi lengkap bayi melalui ASI. ASI mengandung semua nutrisi yang diperlukan bayi untuk tumbuh kembangnya. Jika ASI tidak memungkinkan, dapat diberikan susu pendamping ASI sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Kesimpulan

Vitamin penambah nafsu makan seperti vitamin B1 dan B9 penting untuk meningkatkan nafsu makan bayi. Selain itu, terdapat juga beberapa tips dan makanan penambah nafsu makan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nafsu makan bayi. Namun, perlu diingat bahwa pemberian vitamin dan makanan penambah nafsu makan harus disesuaikan dengan usia dan kondisi bayi. Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum memberikan vitamin atau makanan penambah nafsu makan kepada bayi.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com