5 Tips Mengatasi Si Kecil yang Suka Menghisap Tangan

5 Tips Mengatasi Si Kecil yang Suka Menghisap Tangan

Perilaku yang seringkali muncul pada si Kecil adalah menghisap tangan setiap saat. Hal ini umumnya terjadi ketika si Kecil berusia 1-3 tahun. Bunda tidak perlu khawatir apabila si Kecil sering terlihat sedang menghisap tangannya. Namun, bukan berarti ibu membiarkan si Kecil terus menerus menghisap tangannya, lho. Ada beberapa penyebab mengapa si Kecil suka menghisap tangannya. Beberapa di antaranya seperti bosan, lapar, dan giginya sedang tumbuh maka terasa gatal. Untuk menangani kondisi tersebut, ibu dapat mencoba 5 tips agar si Kecil dapat berhenti menghisap tangannya. Berikut ulasan lengkapnya!

1. Berikan makanan sebagai pengganti tangan yang dihisap

Salah satu alasan mengapa si Kecil menghisap tangannya adalah karena ia merasa lapar. Oleh karena itu, Bunda dapat memberikan biskuit bayi atau buah agar si kecil berhenti menghisap tangannya. Pastikan biskuit bayi yang diberikan sesuai dengan usia si Kecil. Untuk makanan lain tidak boleh terlalu keras dan tidak boleh terlalu lembek. Selain itu, usahakan agar Bunda memberikan makanan dan minuman secara teratur pada si Kecil. Hal itu untuk menghindari si Kecil merasa sangat lapar karena terlambat makan.

2. Menjauhkan tangan yang dihisap sambil memberi pengertian

Saat si Kecil mulai menghisap tangannya, Bunda bisa melakukan tindakan dengan menarik tangannya menjauh. Lakukan hal tersebut dengan lembut dan perlahan agar si Kecil tidak kaget atau ketakutan. Saat menjauhkan tangan dari mulutnya, cobalah bicara dengan jelas mengenai alasan mengapa si Kecil tidak boleh menghisap tangannya. Ulangi berkali-kali cara ini agar si Kecil paham. Jika si Kecil belum bisa bicara, ia tetap akan memahami apa yang Bunda katakan. Cara ini sebaiknya dilakukan dengan cukup sering agar hasilnya efektif.

Baca Juga:  Permainan Minecraft, Boleh Dimainkan Anak-anak Nggak, Sih?

3. Alihkan perhatiannya dan buat ia sibuk dengan aktivitas lain

Apabila si Kecil menghisap tangan karena giginya sedang tumbuh, tentu ia akan melakukannya hampir setiap waktu. Saat gigi mulai tumbuh, si Kecil akan merasa gusinya gatal. Untuk mengatasi hal tersebut, Bunda dapat mencoba mengalihkan perhatiannya. Ajak ia bermain dan berikan kesibukan dengan berbagai aktivitas yang menarik. Si Kecil biasanya memang mudah tertarik dengan berbagai hal baru, lho.

Hal ini bisa membuat si Kecil melupakan keinginannya untuk menghisap tangan bahkan lupa bahwa gusinya terasa gatal. Selain itu, apabila si Kecil menghabiskan banyak energinya untuk bermain atau melakukan berbagai aktivitas, ia akan lelah setelahnya. Si Kecil akan mudah tertidur dan mulai terbiasa tidak menghisap tangannya lagi.

4. Berikan jatah waktu tertentu untuk menghisap tangan

Perlu ibu pahami bahwa butuh waktu untuk menghentikan perilaku si Kecil yang suka menghisap tangannya. Tentu ibu tidak bisa memaksa si Kecil agar menghentikan kebiasaannya menghisap tangan dalam sehari. Oleh karena itu, sebaiknya kurangi sedikit demi sedikit. Hal tersebut akan lebih efektif daripada langsung memaksa si Kecil untuk tidak menghisap tangannya sama sekali.

Berikan waktu khusus pada si Kecil untuk menghisap tangannya, misalnya malam hari sebelum tidur. Sehingga pada waktu lain, Bunda bisa melarang si Kecil agar tidak menghisap tangannya. Awalnya berikan ia waktu 2 jam untuk menghisap tangan dan terus kurangi waktu tersebut setiap harinya. Semakin lama, kebiasaan menghisap tangan si Kecil ini pun akan menghilang dengan sendirinya.

5. Mengoleskan sesuatu pada tangannya

Apabila si Kecil tipe yang keras kepala, Bunda tentu bisa mencoba cara lain karena memberinya waktu tidak akan terlalu efektif. Si Kecil biasanya menghisap jempol tangannya ketimbang keseluruhan tangan. Nah, cobalah olesi sesuatu pada jempol tangan si Kecil seperti jeruk nipis atau brotowali. Jeruk nipis akan menimbulkan rasa asam saat si Kecil menghisap jempolnya sehingga ia tidak akan mau menghisap jempolnya lagi. Sedangkan brotowali akan terasa pahit. Mengoleskan brotowali lebih disarankan karena jika si Kecil tiba-tiba memegang mata tidak akan membuat matanya perih.

Baca Juga:  Manfaat Kursus Robotik untuk Anak dan Rekomendasinya

Dengan menerapkan 5 tips di atas, diharapkan si Kecil dapat berhenti menghisap tangannya dengan sendirinya. Namun, perlu diingat bahwa setiap anak memiliki karakteristik dan tingkat perkembangan yang berbeda-beda. Jika masalah ini masih berlanjut atau mengganggu perkembangan si Kecil, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak atau ahli perkembangan anak untuk mendapatkan solusi yang lebih spesifik.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com