Bu, Ini 5 Tips agar Bayi Cepat Gemuk dalam 1 Minggu



Tips agar Bayi Cepat Gemuk dalam 1 Minggu

Kenaikan berat badan menjadi salah satu indikator jika si Kecil tumbuh dengan sehat. Namun, perlu Bunda ketahui bahwa pada beberapa hari pertama setelah kelahirannya, berat badan si Kecil akan turun. Memasuki usia 2 minggu, umumnya bayi akan mengalami kenaikan berat badan. Apabila si Kecil tidak mengalami pertambahan berat badan yang signifikan, Bunda bisa mencoba beberapa tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu berikut ini.

1. Memberikan ASI lebih sering
Tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu yang paling mudah dilakukan yaitu memberikan ASI sesering mungkin. Pemberian ASI untuk si Kecil dengan teratur dapat membantu berat badannya mencapai angka ideal. Jika memungkinkan, Bunda bisa memberikan ASI untuk si Kecil setiap 2-3 jam dengan durasi menyusui selama 20 menit. Ganti posisi menyusui saat si Kecil terlihat mulai mengantuk atau berhenti menyusu sebelum 20 menit ya, Bu.

2. Memberikan MPASI bergizi tinggi
Si Kecil sudah memasuki usia yang pas untuk diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI). Memberikan si Kecil MPASI bergizi tinggi termasuk salah satu tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu yang tidak boleh Bunda lewatkan. Jangan lupa untuk memerhatikan tekstur, porsi, serta jadwal makan MPASI si Kecil ya, Bu. Pemberian MPASI akan dapat membantu meningkatkan berat badan bayi dan membantu memenuhi kebutuhan nutrisinya. Pilih makanan yang mengandung lemak baik seperti alpukat atau makanan kaya protein seperti ayam dan daging. Supaya si Kecil tidak bosan, Bunda bisa membuat variasi menu MPASI agar asupan nutrisinya juga seimbang.

3. Melakukan pijat bayi
Tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu berikutnya yaitu dengan melakukan pijat bayi. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan oleh National Center for Biotechnology Information, pijat bayi terbukti membantu menambah berat badan pada bayi yang lahir prematur. Bunda disarankan untuk melakukan pijatan lembut pada perut dan anggota tubuh si Kecil sebanyak 3 kali sehari untuk membantu perkembangan saraf dalam proses pencernaannya.

Baca Juga:  Tahap Perkembangan Indra Penciuman Bayi [Usia 0-6 Bulan]

4. Perhatikan waktu tidur si Kecil
Tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu yang tidak kalah penting yaitu memerhatikan waktu tidurnya. Si Kecil yang baru lahir membutuhkan waktu tidur paling tidak selama 14 jam setiap harinya pada beberapa minggu pertama. Berikut rincian waktu tidur bayi berdasarkan usia:
– Usia 0-3 bulan: 14-17 jam total waktu tidur per hari
– Usia 3-7 bulan: 12-16 jam total waktu tidur per hari
– Usia 7-12 bulan: 12-16 jam total waktu tidur per hari

5. Perhatikan nutrisi Bunda
Selain memerhatikan apa yang si Kecil konsumsi, Bunda juga perlu memerhatikan asupan nutrisi yang dikonsumsi sebagai salah satu tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu. Mengonsumsi makanan ibu menyusui agar bayi cepat gemuk juga penting untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas ASI. Beberapa jenis makanan ibu menyusui agar bayi cepat gemuk dan memperbanyak produksi ASI, yaitu:
– Sayuran hijau seperti brokoli, bayam, kale, serta daun katuk
– Gandum dan oat
– Kacang-kacangan
– Protein tanpa lemak dari telur, ikan, dan daging unggas
– Protein nabati seperti tahu dan tempe
– Susu Frisian Flag PRIMAMUM

Agar produksi ASI meningkat baik dalam jumlah maupun kualitasnya, Bunda harus mendapatkan energi tambahan sebanyak 500 kalori setiap harinya (AKG 2019) begitu juga dengan protein dan nutrisi penting lainnya. Selain mengonsumsi makanan bergizi, Bunda juga perlu mengonsumsi susu ibu menyusui yang mengandung tinggi DHA untuk mendukung perkembangan otak si Kecil, 9 Asam Amino Esensial (AAE), protein penting yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan harus didapat dari makanan setiap harinya untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan si Kecil yang optimal di 1000 Hari Pertama Kehidupannya serta 9 nutrisi penting lainnya seperti; tinggi asam folat, omega 3 (ALA), Omega 6 (LA), tinggi zat besi, serat pangan inulin, tinggi vitamin C, protein, tinggi kalsium dan tinggi seng untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh Bunda selama periode menyusui dan mendukung produksi ASI.

Baca Juga:  Pro dan Kontra Sekolah Negeri versus Sekolah Swasta

Namun jika Bunda atau si Kecil mengalami kondisi yang tidak memungkinkan pemberian ASI, Bunda bisa memberikan susu pendamping ASI sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan ya Bu. Pastikan Bunda memilih susu yang mengandung 9 protein asam amino esensial lengkap dan tinggi DHA, karena protein adalah komponen yang penting untuk mendukung tumbuh dan kembang bayi ya, Bu!


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com