3 Fase Pertumbuhan & Perkembangan Bayi Usia 7-12 Bulan

3 Fase Pertumbuhan & Perkembangan Bayi Usia 7-12 Bulan

Bayi usia 7-12 bulan merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang sangat penting dalam kehidupan si Kecil. Pada periode ini, bayi akan mengalami banyak perubahan di berbagai aspek, baik fisik, motorik, kemampuan komunikasi, dan sosialisasi. Sebagai orang tua, penting bagi kita untuk memahami setiap fase perkembangan ini agar kita dapat memberikan perawatan dan stimulasi yang tepat untuk si Kecil.

Usia 7 Bulan

Pertumbuhan Fisik & Karakter
Pada usia 7 bulan, bayi akan mengalami pertumbuhan fisik yang pesat. Berat badannya berkisar antara 6,7-10,5 kg dan panjang badannya sekitar 65-73,2 cm. Selain itu, karakter bayi juga mulai terlihat pada usia ini. Mereka cenderung mudah cemas ketika jauh dari orang tua. Untuk mengurangi rasa ketergantungan bayi terhadap Bunda, kita dapat memperkenalkan dan mengakrabkannya kepada anggota keluarga lainnya. Selain itu, gigi bayi juga mulai tumbuh pada usia ini, sehingga ini adalah waktu yang tepat untuk memperkenalkannya dengan makanan padat.

Perkembangan Motorik
Pada usia 7 bulan, bayi sedang aktif bergerak dan belajar banyak keterampilan motorik. Mereka mulai belajar duduk, bangun sendiri, memindahkan pantat, berguling, dan merangkak. Kita dapat merangsang kemampuan motorik bayi dengan memberikan mainan favoritnya dan memberikannya sendok dan cangkir saat makan untuk melatih keterampilan tangannya.

Kemampuan Komunikasi & Sosialisasi
Kemampuan berbicara bayi pada usia 7 bulan sudah semakin jelas. Mereka suka mengulang kata “bababa” dan mulai bisa meniru suara dan gerakan orang di sekitarnya. Namun, mereka juga cenderung sangat menempel dengan ibunya dan akan menangis jika tidak melihatnya di dekatnya.

Usia 8 Bulan

Pertumbuhan Fisik & Karakter
Pada usia 8 bulan, bayi akan memiliki berat badan rata-rata 7-10,5 kg dan panjang badan 66,5-74,5 cm. Rasa penasaran dan keingintahuannya semakin tinggi, dan mereka mulai menyadari perubahan di sekitar mereka. Rasa cemas saat harus berpisah dengan ibu juga mulai berkurang karena mereka mulai memahami bahwa ibu akan kembali lagi.

Perkembangan Motorik
Kemampuan motorik bayi 8 bulan semakin terlihat. Mereka mulai bisa duduk tegak tanpa disangga dan beberapa bayi bahkan sudah mulai merangkak dan suka berkeliling ke seluruh penjuru rumah. Sebagian bayi juga sudah mampu menarik diri untuk berdiri dengan berpegangan pada benda di sekitarnya.

Baca Juga:  5 Makanan yang Harus Dihindari Saat Diare

Perkembangan Komunikasi & Sosialisasi
Pada usia 8 bulan, bayi mulai bisa mengucapkan kata-kata yang lebih panjang dan bisa menirukan suara dan gerakan orang di sekitarnya. Mereka juga mulai bisa menyampaikan keinginan mereka, seperti keinginan untuk minum susu atau makan makanan pendamping ASI (MPASI).

Usia 9 Bulan

Pertumbuhan Fisik & Karakter
Bayi usia 9 bulan memiliki berat badan dan panjang badan yang berbeda-beda tergantung jenis kelaminnya. Bayi laki-laki memiliki berat badan sekitar 7,2-10,9 kg dengan panjang sekitar 67,7-76,2 cm, sedangkan bayi perempuan memiliki berat badan sekitar 6,6-10,4 kg dengan panjang sekitar 65,6-74,7 cm.

Perkembangan Motorik
Pada usia 9 bulan, bayi mulai aktif bergerak dan menjelajahi sekitarnya. Mereka bisa berdiri dengan berpegangan pada benda di sekitarnya, merangkak, dan berjalan dengan berpegangan pada benda di sekitarnya. Mereka juga mulai bisa mengeluarkan dan memasukkan benda ke dalam kotak mainan.

Perkembangan Komunikasi & Sosialisasi
Pada usia 9 bulan, bayi sudah mulai bisa mengucapkan kata-kata yang lebih panjang dan bisa menirukan suara dan gerakan orang di sekitarnya. Mereka juga mulai bisa menyampaikan keinginan mereka, seperti keinginan untuk minum susu atau makan MPASI.

Usia 10 Bulan

Pertumbuhan Fisik & Karakter
Pada usia 10 bulan, berat badan bayi sekitar 7,5-11,2 kg dan panjang badan sekitar 69-77,6 cm. Bayi mulai menunjukkan kemandirian, keceriaan, dan aktif berkomunikasi. Gigi bayi juga sudah tumbuh lebih banyak, sehingga mereka mulai bisa menikmati makanan dengan tekstur yang berbeda.

Perkembangan Motorik
Pada usia 10 bulan, bayi semakin mahir dalam merangkak, berdiri, dan berjalan dengan berpegangan pada benda di sekitarnya. Keterampilan tangannya juga semakin baik, seperti menggenggam benda-benda kecil. Kita perlu menjauhkan bayi dari benda yang berpotensi ia telan untuk menjaga keamanannya.

Baca Juga:  Rahasia Membesarkan Anak Pintar (Tanpa Harus Jadi Juara Kelas)

Perkembangan Komunikasi & Sosialisasi
Pada usia 10 bulan, bayi suka meniru perilaku dan ucapan orang di sekitarnya, khususnya ibu. Mereka juga mulai bisa meniru gerakan yang sederhana, seperti menelepon atau menyisir rambut. Daya fokus bayi juga semakin bertambah, sehingga mereka bisa asyik terhadap suatu hal dalam waktu yang lama.

Usia 11 Bulan

Pertumbuhan Fisik & Karakter
Bayi usia 11 bulan memiliki berat badan sekitar 7,4-11,5 kg dan panjang badan sekitar 70,2-78,9 cm. Mereka semakin aktif, memiliki karakter yang mulai terlihat, dan bisa memilih-milih makanan. Kita perlu memperkenalkan mereka dengan berbagai jenis makanan untuk menghindari kebiasaan memilih-milih makanan.

Perkembangan Motorik
Kekuatan kaki bayi semakin meningkat pada usia 11 bulan. Mereka bisa berdiri sendiri tanpa berpegangan dan mulai bisa berjalan dengan berpegangan pada benda di sekitarnya. Keterampilan tangannya juga semakin baik, seperti mengambil benda dengan menggunakan telunjuk dan jempolnya.

Perkembangan Komunikasi & Sosialisasi
Pada usia 11 bulan, bayi mulai bisa mengucapkan kata-kata yang lebih panjang dan bisa menirukan suara dan gerakan orang di sekitarnya. Mereka juga mulai merasakan berbagai jenis emosi yang kompleks, seperti cemas, malu, takut, dan sebagainya. Mereka juga mulai bisa melambaikan tangan dan menirukan gerakan cium jauh.

Usia 12 Bulan

Pertumbuhan Fisik & Karakter
Pada ulang tahun pertamanya, berat badan bayi mencapai 3 kali lipat dari berat badannya saat lahir atau sekitar 7,8-11,8 kg. Panjang badannya juga bertambah sekitar 50% atau sekitar 71,3-80,2 cm. Pada usia ini, bayi mulai menunjukkan karakternya yang semakin jelas, apakah ia ceria atau pendiam.

Perkembangan Motorik
Bayi usia 12 bulan sudah bisa berdiri sendiri tanpa berpegangan dan beberapa bayi bahkan sudah bisa berjalan. Kekuatan kakinya semakin baik dan mereka juga mulai bisa menggunakan tangan mereka dengan baik, seperti memegang botol, sikat gigi, sendok, atau pensil. Mereka juga mulai bisa menunjuk sesuatu dengan telunjuknya dan bertepuk tangan.

Perkembangan Komunikasi & Sosialisasi
Pada usia 12 bulan, bayi memiliki kosakata yang semakin bertambah dan bisa menirukan suara dan gerakan orang di sekitarnya. Mereka juga mulai bisa merasakan berbagai jenis emosi yang kompleks dan sudah mulai bisa berkomunikasi dengan menggunakan bahasa tubuh, seperti melambaikan tangan dan menirukan gerakan cium jauh.

Baca Juga:  9 Nutrisi untuk Sumber Penambah Imunitas Anak

Cara Menjaga Perkembangan Bayi di Rumah

Selain memahami fase perkembangan bayi usia 7-12 bulan, kita juga perlu menjaga perkembangan bayi di rumah dengan memberikan perawatan dan stimulasi yang tepat. Berikut adalah beberapa cara yang dapat kita lakukan:

1. Ajak bayi berbicara
Di masa perkembangan bayi menuju satu tahun, kita perlu secara rutin mengajak bayi berbicara. Ini akan membantu merangsang perkembangan otak bayi dan membantu mereka mengenal dan menggunakan bahasa. Meskipun bayi belum bisa mengucapkan kata-kata dengan jelas, mereka akan mulai memahami arti dari kata-kata yang kita ucapkan.

2. Berikan asupan makanan terbaik
Pada usia bayi yang sudah mendekati 1 tahun, kita bisa mulai memperkenalkan bayi dengan makanan pendamping ASI (MPASI). Dengan memberikan MPASI, kita dapat melengkapi kebutuhan asupan bayi dan membantu mereka dalam mengenal berbagai jenis makanan. Penting untuk mengenalkan berbagai jenis makanan dan tekstur agar bayi tidak menjadi picky eater di kemudian hari.

3. Kenalkan finger food
Di usia bayi yang beranjak menuju 1 tahun, kita bisa menggunakan makanan sebagai sarana belajar bayi dalam menggenggam sesuatu. Finger food adalah jenis makanan yang bisa kita gunakan untuk memperkenalkan bayi dengan berbagai bentuk dan warna. Selain itu, finger food juga dapat membantu perkembangan motorik bayi.

4. Berikan imunisasi
Imunisasi sangat penting dalam menjaga kesehatan bayi dan mencegah mereka terkena penyakit menular. Konsultasikan dengan dokter mengenai rencana imunisasi bayi dan pastikan bayi mendapatkan imunisasi yang tepat sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

Dalam menjaga perkembangan bayi, setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda-beda. Jika ada kekhawatiran terkait perkembangan bayi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan evaluasi yang lebih mendalam.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com