Seperti Apa Gangguan Tidur Parasomia? Kenali 5 Tandanya

Gangguan tidur parasomia adalah kondisi yang bisa dialami oleh anak-anak. Sebagai orang tua, penting bagi kita untuk mengetahui tanda-tanda gangguan tidur ini agar dapat mengatasinya dengan tepat. Dalam artikel ini, kita akan mengenal lebih jauh tentang gangguan tidur parasomia dan bagaimana cara mengatasinya.

Apa itu Parasomia?

Parasomia merupakan gangguan tidur ringan yang ditandai dengan adanya gerakan fisik yang tidak diinginkan atau pengalaman tertentu yang terjadi saat tidur. Gangguan tidur ini umumnya lebih sering terjadi pada anak-anak. Beberapa gejala yang dapat muncul pada parasomia antara lain mengigau, teror saat tidur, berjalan saat tidur, kebingungan, dan mengompol.

Penyebab Parasomia

Menurut penulis buku Textbook of Clinical Neurology, Christopher G. Goetz, parasomia biasanya disebabkan oleh mimpi buruk yang terjadi secara berulang. Kondisi ini sering terjadi pada anak-anak karena otak dan tubuh mereka sedang dalam tahap perkembangan. Meskipun parasomia umumnya terjadi pada anak-anak yang sehat secara fisik dan psikis, gangguan tidur ini perlu diwaspadai jika terjadi selama lebih dari 3 bulan dan mengganggu siklus tidur anak.

Tanda-tanda Parasomia

Selain mengigau, parasomia juga dapat hadir dalam bentuk lain. Beberapa tanda-tanda yang dapat diperhatikan antara lain:

1. Mimpi buruk yang membuat anak terbangun dan menangis. Anak biasanya menolak untuk tidur kembali dan ingin bersama orang tua.
2. Teror saat tidur, seperti mimpi buruk yang lebih intens. Efeknya dapat membuat anak berkeringat dingin dan jantungnya berdebar kencang. Namun, jika ini terjadi, sebaiknya orang tua tidak membangunkannya karena teror ini hanya berlangsung kurang dari 5 menit.
3. Berjalan saat tidur. Jika anak berjalan saat tidur, sebaiknya orang tua tidak membangunkannya karena akan membuat anak kebingungan. Orang tua dapat membimbing anak untuk kembali ke tempat tidur.
4. Kebingungan. Biasanya disertai dengan gejala seperti tiba-tiba duduk dengan mata terbuka dan berbicara tak jelas. Meskipun terlihat menakutkan, cara terbaik adalah membiarkannya karena anak akan kembali tertidur.
5. Mengompol. Meskipun hal ini umum terjadi pada anak, jika terjadi lebih dari dua kali seminggu, bisa jadi tanda bahwa anak sedang mengalami stres.

Baca Juga:  Ini Syarat USG Kehamilan Agar Hasil Optimal

Penyebab Mengigau pada Anak

Mengigau adalah salah satu tanda parasomia yang sering dialami oleh anak-anak. Penyebab mengigau pada anak bisa bervariasi, antara lain karena kelelahan atau rasa takut. Beberapa tips yang dapat dilakukan orang tua untuk mengatasi mengigau pada anak antara lain:

1. Cari tahu apakah anak terpapar tayangan yang menyeramkan. Jika iya, hindari anak dari tayangan semacam itu karena tayangan yang menyeramkan dapat tertanam dalam pikiran anak dan berdampak pada mimpi anak.
2. Berikan perhatian lebih pada anak, terutama jika anak sedang beradaptasi dengan lingkungan baru. Ajak anak berbicara tentang harinya atau temani anak saat di sekolah.
3. Hindari kegiatan yang melelahkan menjelang tidur dan buat rutinitas tidur yang menenangkan, seperti membaca buku cerita atau berdoa bersama. Rasa lelah yang berlebih dapat membuat tidur anak menjadi gelisah dan tidak nyenyak.
4. Peluklah anak sesering mungkin agar anak merasa bahwa orang tua selalu ada untuknya. Pelukan dari orang tua adalah obat yang paling ampuh dalam menghilangkan kegelisahan dan rasa tidak nyaman yang anak alami.

Mengatasi Parasomia

Meskipun parasomia tidak membahayakan, sebagai orang tua, kita perlu mengurangi gangguan tidur ini agar anak dapat tidur dengan nyenyak. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:

1. Menciptakan rutinitas tidur yang menyenangkan dan menetapkan jam tidur yang cukup untuk anak.
2. Memperhatikan kondisi anak saat siang hari. Jika anak terlihat gelisah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
3. Memberikan perhatian lebih pada anak dan mendampinginya untuk tidur dengan tenang dan nyaman.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran lebih lanjut mengenai parasomia pada anak. Dokter akan memberikan saran dan penanganan yang tepat untuk mengatasi gangguan tidur ini.

Baca Juga:  Memahami Distosia Bahu, Kondisi Persalinan Macet yang Membahayakan Nyawa Bayi

Dengan memahami tanda-tanda dan cara mengatasi parasomia, kita sebagai orang tua dapat membantu anak tidur dengan nyenyak dan mengurangi gangguan tidur yang dialaminya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi para orang tua dalam menghadapi gangguan tidur parasomia pada anak-anak.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com