SD Nizamia Andalusia: Tak Jadikan Calistung Sebagai Patokan Utama Penerimaan Siswa


SD Nizamia Andalusia adalah salah satu sekolah yang memiliki pendekatan yang berbeda dalam penerimaan siswa. Mereka tidak hanya mempertimbangkan kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan sosial emosi anak dan kesiapan sekolah anak. Hal ini dikarenakan mereka mengutamakan fokus pada kemampuan sosial emosi anak sebagai salah satu faktor yang sangat penting dalam proses pembelajaran.

Kepala SD Nizamia Andalusia, Rachma Dewi Pitaloka, S. Pd dan Uli Ratna Muliawati, S. Pd, menjelaskan bahwa proses observasi menjadi salah satu hal yang paling penting dalam penerimaan siswa. Observasi dilakukan melalui trial class selama 60-90 menit, di mana para guru akan melihat kemampuan anak secara keseluruhan, tidak hanya kemampuan akademik tetapi juga kemampuan sosial emosinya. Mereka akan melihat apakah anak tersebut siap untuk masuk sekolah dan apakah mereka memiliki kemampuan sosial emosi yang cukup untuk berinteraksi dengan teman-teman sekelasnya.

Selain itu, para orang tua juga harus menjalani sesi interview yang bertujuan untuk mengkonfirmasi kesiapan siswa. Dalam sesi interview ini, para orang tua akan berdiskusi dengan guru-guru untuk membahas kemampuan dan kesiapan anak dalam menghadapi proses belajar di sekolah. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak yang masuk ke SD Nizamia Andalusia benar-benar siap dan memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar sekolah.

Visi dari SD Nizamia Andalusia adalah untuk mendidik para siswa memiliki karakter islami yang universal dan bisa bersaing secara global. Mereka menjadikan sosok KH Agus Salim sebagai panutan, seorang cendikiawan muslim sekaligus diplomat yang memiliki kemampuan tujuh bahasa. Dalam proses belajarnya, SD Nizamia Andalusia menggunakan dua bahasa sebagai pengantar, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Hal ini bertujuan untuk membentuk generasi muslim yang berakhlak mulia, cerdas, dan memiliki kepribadian nasional.

Baca Juga:  10 Mainan Edukasi Anak untuk Bantu Pertumbuhannya

SD Nizamia Andalusia juga mengkombinasikan nilai keislaman dan muatan bilingual dalam proses belajar. Nilai keislaman yang ditekankan adalah rukun Iman, rukun Islam, dan rukun Ihsan, yang terintegrasi dalam kurikulum khusus dan kurikulum nasional. Selain itu, SD Nizamia Andalusia juga menyelipkan muatan bilingual dalam beberapa pelajaran, seperti matematika, sains, dan bahasa Inggris. Mereka juga melakukan tes Cambridge ESOL (English For Speaker of Other Language) untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris siswa.

Fasilitas yang dimiliki oleh SD Nizamia Andalusia juga sangat lengkap. Mereka memiliki 32 ruang kelas dilengkapi dengan laboratorium komputer, mushola, auditorium, lapangan futsal indoor dan outdoor, lapangan basket, small green house, kolam renang, perpustakaan, dan playground untuk anak-anak kelas 1-3. Mereka juga memiliki ruang musik khusus yang bekerja sama dengan sekolah musik lainnya, sehingga anak-anak tidak hanya belajar musik di sekolah, tetapi juga dapat mengikuti pelajaran musik di luar sekolah.

Selama pandemi, SD Nizamia Andalusia tetap menjalankan beberapa kegiatan ekstrakurikuler secara offline, seperti drawing, painting, coding, study club, Qur’an club, dan dancing. Mereka juga memberikan kelas tambahan opsional dan didampingi oleh guru saat ujian bagi siswa yang belum lancar baca tulis. Hal ini bertujuan untuk membantu tumbuh kembang anak semakin maksimal meskipun dalam situasi yang sulit seperti saat ini.

Sekolah dasar ini juga memiliki masa transisi yang sangat penting bagi siswa. Masa transisi ini berlangsung pada kelas 1-3, di mana anak-anak masih dapat bermain sambil belajar. Walau kegiatannya santai, target ilmu yang diajarkan tetap tercapai. Bahasa pengantar di SD Nizamia Andalusia juga bilingual, sehingga anak-anak dapat dengan mudah mengikuti pelajaran di sekolah yang berbasis bahasa Inggris.

Baca Juga:  Ini Penyakit yang Diderita Ko Mun Yeong di “It’s Okay to Not Be Okay”

Tessalina Dwiayuni Saraswati, salah satu orang tua siswa di SD Nizamia Andalusia, mengungkapkan kepuasannya dengan sekolah ini. Menurutnya, SD Nizamia Andalusia adalah sekolah yang memiliki pendekatan yang berbeda dan tidak terlalu konvensional, tetapi tetap memiliki dasar agama. Anaknya merasa sangat terbantu dengan adanya kelas tambahan dan pendampingan dari guru saat ujian. Mereka juga merasa bahwa target ilmu yang diajarkan tercapai dengan baik.

SD Nizamia Andalusia memiliki visi dan misi yang kuat dalam mendidik para siswa. Mereka tidak hanya fokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pada kemampuan sosial emosi anak. Dengan pendekatan yang berbeda dan penggunaan dua bahasa sebagai pengantar, SD Nizamia Andalusia berhasil membentuk generasi muslim yang berakhlak mulia, cerdas, dan memiliki kepribadian nasional. Fasilitas yang lengkap juga menjadi nilai tambah bagi sekolah ini.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com