Serba-Serbi Si Bayi Baru: Aneh Tapi Wajar

Serba-Serbi Si Bayi Baru: Aneh Tapi Wajar

Betapa bahagianya ketika akhirnya Bunda berjumpa dengan si Kecil. Penantian panjang, rasa nyeri, sakit serta lelah mendadak hilang saat memandang wajah polosnya. Momen kehadiran si kecil ke dunia memang sangat luar biasa ya, Bu? Namun, kebahagiaan tersebut agak terganjal tatkala memperhatikan si Kecil lebih seksama. Kok, ia terlihat aneh?

Kejadian seperti ini sempat saya alami ketika baru melahirkan dulu. Walau dokter telah menyatakan bahwa si Kecil baik-baik saja, namun ada saja berbagai kejanggalan yang membuat was-was. Alhasil, saya pun bolak-balik bertanya kepada dokter. Ternyata Bu, memang ada beberapa hal yang tampak aneh pada bayi berusia di bawah 40 hari. Namun, sebenarnya sangatlah wajar. Apa sajakah itu?

Kepala lunak & berdenyut

Ini adalah hal paling pertama yang saya perhatikan, Bu. Masih teringat bagaimana deg-degannya saya saat mengamati ubun-ubun si Kecil yang berdenyut-denyut. Saya dan suami pun nyaris tidak mau menggendong dia karena kepalanya terasa lunak. Betapa leganya saya saat perawat menjelaskan bahwa saat bayi ubun-ubun manusia memang masih terbuka. Kerangka kepala belum menutup dan mengeras sempurna. Perlahan, kepala menjadi lebih kuat dan setelah si Kecil berumur 2 tahun akan menutup sepenuhnya.

Bentuk kepala aneh/benjol

Setelah melahirkan, dokter spesialis anak menjelaskan kepada saya bahwa benjolan-bejolan di kepala si Kecil tidak perlu dikhawatirkan. Ternyata Bu, itu adalah efek bayi ditarik saat melahirkan. Benjolan atau bentuk peyang tersebut juga akan hilang dengan sendirinya.

Bobot Susut

Jangan cemas juga Bu, bila berat bayi menyusut sekitar 10 persen saat pulang dari rumah sakit. Setelah 10 hingga 14 hari, si Kecil pun kembali ke berat semula (berat lahir).

Baca Juga:  Apakah Mata si Kecil Bermasalah?

Kulit keriput dan mengelupas

Dulu saya sempat sedih melihat kulit si Kecil yang keriput dan mengelupas. Saya mengira si Kecil memiliki semacam alergi, Bu. Syukurlah, setelah 2-3 minggu keriputnya berangsur-angsur pulih. Jadi Bu, saat baru lahir lapisan vernix caseosa pada kulit, yang melindungi selama di rahim, masih tersisa. Inilah yang membuat kulit kelihatan “aneh”. Kurangnya lemak di bawah kulit juga membuatnya tampak kisut. Terus Bu, sebagian bayi mengalami pengelupasan kulit pada minggu-minggu awal kelahiran.

Buang Air Besar Berwarna Gelap

Tak perlu khawatir bila Bunda mendapati kotoran si Kecil yang baru lahir berwarna hijau gelap bahkan hitam. Ini disebut mekonium, atau kotoran dari air ketuban ketika bayi di dalam perut. Setelahnya, buang air besar berubah menjadi kehijauan, yang merupakan campuran sisa mekonium serta ASI. Biasanya Bu, ini berlangsung pada 3 hari pertama.

Mata belekan

“Kenapa di mata si Kecil ada kotorannya? Apakah ia sakit mata?” Itulah reaksi saya saat melihat kotoran (belekan) pada mata si Kecil. Setelah dicek, ternyata normal bila pada mata bayi keluar kotoran, sebab saluran air matanya masih tersumbat. Kita hanya perlu membersihkannya dengan lap lembut atau cotton bud dan kapas.

Lega rasanya mengetahui bahwa si Kecil baik-baik saja. Mudah-mudahan sekarang Bunda juga lebih tenang. Selanjutnya, carilah informasi yang tepat mengenai tumbuh kembang bayi. Imunisasi dan kontrol dokter/posyandu secara berkala juga diperlukan untuk memantau kondisinya.

Semoga artikel yang saya bagikan ini bisa bermanfaat, ya. Peluk cium untuk si Kecil, ya Bu!

Konsultasi Gratis dengan Ahli Gizi

Setelah membahas tentang serba-serbi si bayi baru, sekarang mari kita bahas tentang konsultasi gratis dengan ahli gizi. Seperti yang kita ketahui, gizi merupakan hal yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Dalam masa pertumbuhannya, bayi membutuhkan nutrisi yang cukup dan seimbang agar dapat tumbuh dengan baik.

Baca Juga:  Bayi Belum Bisa Tengkurap Sendiri? Ini Solusinya!

Namun, seringkali sebagai orang tua, kita bingung dalam menentukan jenis makanan yang tepat untuk bayi. Apakah susu formula atau ASI yang lebih baik? Apa saja makanan yang boleh diberikan kepada bayi? Bagaimana cara memberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, konsultasi dengan ahli gizi sangatlah penting. Dengan berkonsultasi, kita dapat mendapatkan informasi yang akurat dan sesuai dengan kebutuhan bayi. Ahli gizi akan memberikan panduan serta tips dalam memberikan makanan yang sehat dan bergizi kepada bayi.

Untuk mendapatkan konsultasi gratis dengan ahli gizi, Anda dapat mengisi formulir yang telah disediakan. Isilah data diri Anda, termasuk nama lengkap, nomor handphone (Whatsapp), email, dan password. Pastikan password yang Anda buat memiliki minimal 8 karakter, setidaknya 1 huruf besar, 1 huruf kecil, 1 angka, dan 1 karakter khusus.

Selain itu, Anda juga diminta untuk mengisi informasi mengenai susu yang dikonsumsi anak saat ini atau susu ibu hamil. Selanjutnya, Anda akan diminta untuk mengisi status atau kondisi ibu saat ini, apakah tidak hamil dan memiliki anak, sedang hamil, atau sedang hamil dan memiliki anak. Jika Anda sedang hamil atau memiliki anak, Anda juga diminta untuk memasukkan perkiraan tanggal lahir anak.

Setelah mengisi data ibu, Anda juga diminta untuk mengisi data anak. Silakan isi nama lengkap anak dan tanggal lahir anak. Setelah itu, beri tanda centang pada kotak “Saya setuju dengan syarat dan ketentuan serta kebijakan privasi Bunda & Balita” dan “Saya setuju dan bersedia menerima informasi dari Bunda & Balita, Frisian Flag Indonesia, dan partner Bunda & Balita”.

Dengan mengisi formulir ini, Anda akan mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi secara gratis dengan ahli gizi. Anda akan mendapatkan informasi yang bermanfaat dan dapat membantu Anda dalam memberikan makanan yang sehat dan bergizi kepada bayi.

Baca Juga:  Resep Puding Kurma Kukus

Konsultasi dengan ahli gizi sangatlah penting untuk memastikan bahwa bayi mendapatkan nutrisi yang cukup dan seimbang. Dengan memberikan makanan yang tepat, bayi dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Jadi, jangan ragu untuk mengisi formulir konsultasi ini dan dapatkan informasi yang Anda butuhkan.

Dalam menjalani masa-masa kehidupan baru sebagai orang tua, kita pasti akan menghadapi berbagai tantangan dan perubahan. Namun, dengan pengetahuan dan informasi yang tepat, kita dapat menghadapi semua itu dengan lebih baik. Semoga artikel ini dapat memberikan wawasan dan informasi yang bermanfaat bagi Anda dalam merawat si Kecil.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com