Philips Avent Blender Steamer: Asisten Ideal MPASI


Heading 2: Mencari Peralatan MPASI yang Ideal

Setelah memutuskan untuk memberikan MPASI rumahan kepada anak saya, langkah selanjutnya adalah mencari peralatan yang ideal untuk memasak dan mengolah makanan bayi. Peralatan yang baik dan sesuai akan memudahkan proses persiapan makanan serta menjaga kebersihan dan kualitas nutrisi dari MPASI yang diberikan.

Salah satu peralatan yang saya incar adalah Philips Avent Blender Steamer. Setelah melakukan riset dan menonton demonstrasi penggunaan peralatan ini di Youtube, saya tertarik dengan kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkannya. Alat ini menggabungkan fungsi pengukus dan blender menjadi satu, sehingga memudahkan proses memasak dan mengolah makanan bayi.

Pertama-tama, saya tertarik dengan fungsi pengukusnya. Biasanya, untuk mengukus makanan bayi, kita menggunakan kompor dan dandang atau kukusan. Namun, dengan Philips Avent Blender Steamer, proses pengukusan menjadi lebih praktis dan efisien. Kita hanya perlu memotong-motong bahan makanan yang ingin dikukus, lalu memasukkannya ke dalam kontainer pengukus. Setelah itu, kita tinggal menambahkan air sesuai dengan takaran yang disarankan dan menyalakan mesin. Alat ini memiliki fitur otomatis yang akan mati sendiri ketika air kukusan sudah habis. Dengan begitu, kita tidak perlu lagi mengawasi proses pengukusan secara terus-menerus.

Selain itu, Philips Avent Blender Steamer juga memiliki fungsi blender yang sangat praktis. Setelah proses pengukusan selesai, kita tinggal membalikkan kontainer pengukusnya dan memasangnya kembali pada mesin blender. Dengan memutar kenop pada mesin, kita dapat menghaluskan makanan bayi menjadi puree yang lembut dan mudah dikonsumsi. Proses blending hanya membutuhkan waktu sekitar 10-20 detik, tergantung pada konsistensi makanan yang ingin kita hasilkan.

Kepraktisan peralatan ini membuat saya semakin tertarik untuk mencobanya. Selain itu, alat ini juga dilengkapi dengan beberapa fitur tambahan yang membuat penggunaan lebih mudah dan efisien. Philips Avent Blender Steamer dilengkapi dengan gelas takar yang memudahkan pengukuran air, serta spatula yang berguna untuk mengambil puree dari kontainer blender. Selain itu, peralatan ini juga dilengkapi dengan buku resep yang menyajikan berbagai menu MPASI untuk berbagai tahap usia bayi. Buku resep ini sangat membantu dalam mengolah makanan bayi dengan nutrisi yang baik dan benar.

Baca Juga:  Biaya Masuk Sekolah Dasar Tahun Ini di Jakarta Barat, Ada yang di Bawah 5 Juta, Lho!

Meskipun Philips Avent Blender Steamer memiliki banyak kelebihan, tentu saja ada beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan. Pertama, alat ini tidak dirancang untuk mengolah makanan yang keras atau sulit dihancurkan. Misalnya, butiran beras merah atau barley kering tidak dapat diubah menjadi bubuk atau tepung dengan alat ini. Juga, kontainer blender ini terbuat dari plastik, bukan beling, sehingga tidak sekuat blender besar. Namun, hasil perbandingan dengan blender besar saya menunjukkan bahwa Philips Avent Blender Steamer masih cukup efektif untuk mengolah makanan bayi.

Kedua, perlu diingat bahwa kontainer blender ini adalah BPA-free. Meskipun ini merupakan hal yang baik, perlu diingat bahwa bahan BPA-free sebaiknya diganti setiap 3-6 bulan karena dapat mengeluarkan racun jika terkena panas atau tergores. Oleh karena itu, saya berharap Philips Avent dapat menyediakan spare part terpisah untuk kontainer blender ini agar lebih mudah menggantinya ketika diperlukan.

Terlepas dari kelemahan-kelemahan tersebut, saya tetap merekomendasikan Philips Avent Blender Steamer sebagai peralatan yang ideal untuk memasak dan mengolah makanan bayi. Kepraktisan dan kemudahan penggunaannya sangat membantu dalam proses persiapan MPASI. Dengan alat ini, saya tidak perlu lagi menghabiskan waktu dan tenaga yang banyak untuk memasak dan mengolah makanan bayi. Semua proses dapat dilakukan dengan cepat dan efisien.

Selain itu, Philips Avent Blender Steamer juga memberikan keuntungan tambahan berupa buku resep yang menyajikan berbagai menu MPASI untuk berbagai tahap usia bayi. Dengan menu yang variatif dan kaya nutrisi, kita dapat memberikan makanan bayi yang sehat dan bergizi. Buku resep ini juga memberikan kiat-kiat dalam menggunakan Philips Avent Blender Steamer, seperti durasi mengukus yang disarankan untuk berbagai jenis makanan.

Baca Juga:  Usia Ideal Anak Belajar Menulis & Membaca

Dengan menggunakan Philips Avent Blender Steamer, saya merasa lebih percaya diri dalam memberikan MPASI rumahan kepada anak saya. Alat ini membantu saya menghasilkan makanan bayi yang lezat dan bergizi tanpa harus menghabiskan waktu dan tenaga yang banyak. Proses persiapan makanan bayi menjadi lebih mudah dan efisien, sehingga saya dapat lebih fokus pada kegiatan lainnya.

Dalam dua minggu penggunaan Philips Avent Blender Steamer, saya telah mencoba mengukus dan mengolah berbagai jenis makanan, seperti apel, ubi, alpukat, pisang, pir, dan oatmeal. Hasilnya sangat memuaskan dan membuat anak saya senang. Puree yang dihasilkan memiliki tekstur yang lembut dan mudah dikonsumsi oleh bayi. Selain itu, alat ini juga mudah dibersihkan setelah digunakan.

Secara keseluruhan, Philips Avent Blender Steamer merupakan peralatan yang ideal untuk memasak dan mengolah makanan bayi. Kepraktisan, kemudahan penggunaan, dan hasil yang memuaskan membuat saya tidak menyesal memiliki alat ini. Meskipun memiliki beberapa kelemahan, kelebihannya jauh lebih dominan. Saya merekomendasikan peralatan ini kepada ibu-ibu yang ingin memberikan MPASI rumahan kepada anak mereka. Dengan Philips Avent Blender Steamer, proses persiapan makanan bayi akan menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien. Selamat memasak, ibu-ibu!


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com