Manfaat Susu untuk Anak [dengan Berat Badan Kurang]

Manfaat Susu untuk Anak dengan Berat Badan Kurang

Tahukah Bunda banyak sekali manfaat susu untuk anak dengan berat badan kurang? Baca selengkapnya di artikel berikut ini!

Manfaat susu untuk anak pada masa pertumbuhan ada banyak sekali, salah satunya sebagai penambah berat badan. Tentunya anak yang tumbuh sehat dan sesuai dengan usianya merupakan dambaan setiap orangtua. Bunda pun pasti akan selalu memantau perkembangan si Kecil, termasuk soal berat badannya. Anak yang sehat bisa terindikasi melalui berat badan (BB) yang normal sesuai dengan usia dan tingginya. Jika BB di si Kecil bawah normal, besar kemungkinan ia akan terlihat kurus dan dalam beberapa kasus akan kekurangan gizi, sering sakit, dan lambat dalam proses belajar.

Penyebab utama dalam masalah kurangnya BB adalah si Kecil sulit makan yang banyak dialami oleh anak-anak. Bila si Kecil susah makan, maka untuk mengganti nutrisinya diperlukan asupan dari susu penambah berat badan anak. Berikut adalah manfaat susu untuk anak yang kekurangan BB:

Protein

Salah satu manfaat susu anak juga karena adanya kandungan protein yang merupakan salah satu unsur inti dalam susunan sel makhluk hidup. Sebanyak 20% dari total berat badan manusia berasal dari protein dengan berbagai macam fungsi bagi tubuh. Fungsi protein diantaranya adalah membangun, memelihara, dan meregenerasi jaringan, menghasilkan enzim dan hormon, sumber energi, dan memperkuat sistem imun. Mengenal pentingnya protein pada tubuh, maka jangan sampai si Kecil tidak mendapatkan asupan protein ya, Bu. Susu hadir untuk memenuhi asupan protein bagi anak saat ia susah makan. Kebutuhan protein harian tiap anak tentunya berbeda, tergantung pada usianya. Untuk anak usia 0-12 bulan diperlukan 12-18 gr, usia 1-3 tahun 26 gr, sedangkan usia 3-6 tahun 35 gr.

(sumber: hellosehat.com).

Saat asupan proteinnya tercukupi, maka berat badannya pun bisa ideal, pertumbuhannya bisa maksimal, dan anak memiliki tubuh yang sehat.

Tinggi Kalori

Kalori merupakan satuan untuk energi dengan manfaat utamanya sebagai sumber energi pada tubuh. Jumlah kalori yang dibutuhkan anak berkisar antara 1.000 hingga 2.000 kkal, tergantung pada usia, berat, tinggi, dan aktivitasnya. Saat kekurangan kalori, maka tubuh akan menjadi lemah dan lesu, serta secara otomatis sel-sel dalam tubuh pun akan ikut mati.

Baca Juga:  7 Rekomendasi Makanan Penambah Darah untuk Ibu Hamil

Kalori juga dibutuhkan untuk menggerakkan sistem organ tubuh, sebut saja aliran darah, otak, hati, jantung, paru-paru, dan ginjal. Untuk itu kalori sangat diperlukan setiap harinya sebagai sumber tenaga bagi tubuh. Saat anak berada di masa pertumbuhannya, mereka akan terus bereksplorasi untuk mempelajari hal-hal baru yang ada di sekelilingnya. Anak akan membutuhkan banyak energi yang didapatkan dari kalori agar tidak mudah lelah. Selain bisa membuat badan lemas, kekurangan kalori juga bisa mempengaruhi mood lho, Bu. Badan yang lemas tentunya akan membuat semangat menurun, sehingga tubuh menjadi pasif dan proses belajar si Kecil pun terhambat.

Lemak Tambahan

Setiap manusia membutuhkan lemak, tak terkecuali anak-anak, karena lemak memiliki beberapa manfaat bagi tubuh. Lemak dari makanan yang dikonsumsi berbentuk asam lemak (fatty acid) dan gliserol yang diolah oleh pencernaan sesuai kemampuan tubuh untuk menyerapnya. Hasil olahan tersebut akan menjadi bahan yang siap dipakai. Apa saja fungsi lemak tersebut? Berikut uraiannya:

sebagai sumber tenaga
pembentuk membran dan sel-sel tubuh
pengatur suhu tubuh
media pengantar zat dalam metabolisme tubuh
sebagai cadangan lemak
penyokong berat badan ideal

Oleh karena fungsinya cukup banyak bagi tubuh, tentunya kadar lemak harus tercukupi pada anak. Bila tubuh kekurangan lemak, bisa dibayangkan bukan efek yang akan terjadi? Selain dari beberapa sumber makanan yang kaya akan lemak sehat, seperti alpukat, minyak ikan, minyak zaitun, dan lainnya, susu penambah berat badan anak juga bisa membantu memenuhi kebutuhan lemaknya.

Gula

Gula memiliki fungsi yang mirip seperti karbohidrat, yaitu sebagai sumber energi utama dalam tubuh. Saat kebutuhan gula tidak tercukupi, maka tubuh akan mengambil energi dari lemak atau protein. Tentunya hal tersebut tidak baik karena dapat mengganggu keseimbangan metabolisme tubuh.

Saat masuk ke tubuh, ada sebagian gula akan langsung digunakan oleh tubuh dan sebagian lagi disimpan sebagai cadangan energi. Gula yang disimpan ada di hati dan otot berbentuk glikogen yang diperlukan saat cadangan gula darah rendah dan menggantikan perannya sebagai sumber energi oleh otak. Ada beberapa sumber gula yang baik dikonsumsi oleh anak, seperti madu, gula merah, gula pasir, dan buah-buahan.

Gula juga diperlukan untuk membuat berat badan anak ideal. Karena itulah susu anak mengandung gula yang jumlahnya pas untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Gula memberikan rasa manis pada susu sehingga anak pun senang untuk rutin minum susu. Jadi Bunda tidak perlu lagi menambahkan gula saat memberikan susu kepada si Kecil, karena terlalu banyak gula pun dapat berdampak pada kegemukan dan gigi rusak.

Baca Juga:  6 Penyebab Stretch Mark dan Cara Mengatasinya

Untuk anak usia 1 tahun, kebutuhan gula maksimal adalah 25 gram per hari atau setara dengan 5 sendok teh. Begitu pula dengan susu penambah berat badan anak 2 tahun dan 3 tahun. Sedangkan untuk anak usia 3-6 tahun adalah 39 gram perhari atau setara 8 sendok teh. Sedangkan untuk anak usia 3-6 tahun adalah 39 gram perhari atau setara 8 sendok teh.

(sumber: kumparan.com)

Punya pertanyaan seputar tumbuh kembang si Kecil? Bunda dapat mengunjungi laman Tanya Pakar untuk berkonsultasi. Pastikan Bunda sudah melakukan registrasi sebelumnya ya, Bu!

Sekarang, mari kita bahas lebih detail setiap poin di atas.

Protein merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, termasuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Protein berperan dalam membangun, memelihara, dan meregenerasi jaringan tubuh, serta sebagai sumber energi. Kekurangan asupan protein dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Oleh karena itu, penting bagi anak yang memiliki berat badan kurang untuk mendapatkan asupan protein yang cukup. Susu penambah berat badan anak dapat menjadi sumber protein yang baik, karena susu mengandung protein lengkap dengan semua asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh.

Selain itu, susu juga mengandung tinggi kalori yang dapat membantu anak dengan berat badan kurang untuk mendapatkan energi yang cukup. Kalori adalah satuan energi yang diperlukan oleh tubuh untuk melakukan berbagai aktivitas, termasuk pertumbuhan dan perkembangan. Anak yang memiliki berat badan kurang cenderung memiliki kebutuhan kalori yang lebih tinggi daripada anak dengan berat badan normal. Dengan mengonsumsi susu penambah berat badan anak, anak akan mendapatkan tambahan kalori yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

Lemak tambahan dalam susu juga memiliki peran penting dalam membantu anak dengan berat badan kurang. Lemak adalah sumber energi yang penting bagi tubuh, terutama pada masa pertumbuhan. Lemak dalam susu juga membantu penyerapan vitamin dan mineral, serta membantu menjaga kelembapan kulit. Oleh karena itu, susu penambah berat badan anak yang mengandung lemak tambahan dapat membantu anak untuk mendapatkan berat badan yang ideal.

Baca Juga:  2 Jenis Vitamin yang Tepat untuk Anak Susah Makan

Gula juga memiliki peran penting dalam tubuh, terutama sebagai sumber energi. Anak yang memiliki berat badan kurang seringkali memiliki nafsu makan yang kurang, sehingga kebutuhan energinya tidak terpenuhi. Dengan mengonsumsi susu penambah berat badan anak yang mengandung gula, anak akan mendapatkan tambahan energi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Namun, perlu diingat bahwa konsumsi gula harus tetap dalam batas yang wajar, agar anak tidak mengalami masalah kesehatan seperti obesitas atau gangguan gigi.

Dalam memilih susu penambah berat badan untuk anak dengan berat badan kurang, pastikan untuk memilih susu yang mengandung nutrisi lengkap dan seimbang, termasuk protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Susu yang mengandung tambahan zat gizi seperti DHA dan prebiotik juga dapat menjadi pilihan yang baik, karena dapat membantu meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain itu, pastikan juga untuk memperhatikan kualitas susu yang dikonsumsi anak, dengan memilih susu yang sudah terdaftar dan mendapatkan sertifikasi dari lembaga yang berwenang.

Dalam memberikan susu penambah berat badan anak, penting untuk memperhatikan dosis yang tepat sesuai dengan usia dan kebutuhan anak. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk menentukan dosis yang sesuai untuk anak. Selain itu, tetap berikan makanan sehat dan bergizi lainnya, serta ajak anak untuk aktif bergerak dan bermain agar mendapatkan pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.

Dalam kesimpulan, susu penambah berat badan anak dapat menjadi pilihan yang baik untuk anak dengan berat badan kurang. Susu mengandung nutrisi penting seperti protein, kalori, lemak, dan gula yang dapat membantu anak mendapatkan berat badan yang ideal dan memperbaiki kondisi gizi. Namun, penting untuk memilih susu dengan kualitas yang baik dan memberikan dosis yang sesuai dengan kebutuhan anak. Selain itu, tetap berikan makanan sehat dan bergizi lainnya, serta ajak anak untuk aktif bergerak dan bermain. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Bunda dalam memberikan perhatian khusus pada nutrisi anak dengan berat badan kurang.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com