Kata Psikolog Ini Cara Tepat Mengasah Kecerdasan Anak yang Punya IQ Tinggi


Bunda merasa anak punyai IQ yang tinggi? Menurut psikolog, ini cara yang tepat untuk mengasah kecerdasannya dengan maksimal!

Anak-anak yang memiliki IQ tinggi seringkali diberi label sebagai anak yang berbakat, pintar, dan hebat. Dibandingkan dengan teman-teman sebayanya, kapasitas anak yang memiliki IQ tinggi jauh berbeda. Tes Weschler, tes yang sering digunakan di Indonesia, mengklasifikasikan IQ sebagai berikut:

1. Di bawah 90 = di bawah rata-rata
2. 90 – 110 = rata-rata
3. 120 ke atas = IQ superior
4. 128 ke atas = very superior

Setiap orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak mereka, terlepas dari apapun kondisi mereka. Jika anak memiliki IQ yang tinggi, maka Bunda harus bisa memberikan pendampingan yang seimbang agar tumbuh kembangnya maksimal. Bersama psikolog anak, remaja, dan keluarga Alia Mufida, M.Psi., yuk, bahas cara yang tepat untuk mengasah kecerdasan anak-anak dengan IQ tinggi.

Anak punya IQ tinggi, Orang Tua Lakukan Ini!

Ketika sudah yakin anaknya memiliki IQ tinggi, Fida menyarankan orang tua untuk melakukan deretan hal berikut ini supaya bisa mengasah kecerdasan mereka!

1. Sesuaikan minat anak

Setelah dites dan terbukti IQ anak tinggi, sebenarnya mereka tidak jauh berbeda dengan anak lain pada umumnya. Fida menyarankan untuk menyesuaikan minat mereka.

“Dalam artian begini, orang tua sudah tahu, nih, IQ nya tinggi, berarti dia (anak) punya potensi yang besar tapi, kembali lagi ke anaknya, dia punya minat apa, yang dia suka apa,” ungkapnya. “Dari situ bisa dibantu, difasilitasi untuk dia mengusai lebih dalam lagi terkait minatnya, tetapi berarti juga itu untuk informasi orang tuanya, bahwa anak ini bisa dipush lagi mungkin, oh, berarti kamu bisa coba ini, coba itu,” lanjutnya.

Baca Juga:  Blow Job, Pahami Dulu Aturan Mainnya

Mengenali minat anak sangat penting untuk mengasah kecerdasan mereka dengan IQ tinggi. Dengan menyesuaikan minat mereka, orang tua dapat membantu anak mengembangkan potensi mereka secara lebih mendalam. Misalnya, jika anak memiliki minat dalam bidang musik, orang tua bisa memfasilitasi mereka dengan pelajaran piano atau gitar. Dengan begitu, anak dapat fokus pada minatnya dan mengasah kecerdasannya di bidang tersebut.

2. Lihat karakter dan kesiapan mental anak

Ketika mengasuh anak cerdas, yang harus dilihat bukan hanya tingginya IQ mereka, tetapi juga bagaimana karakter mereka dan kesiapan mental mereka.

Jangan sampai karena orang tua tahu IQ anaknya tinggi, mereka menganggap bahwa anak dapat melakukan apapun. Anak kemudian dibombardir dengan banyak kegiatan tanpa memperhatikan kondisi dan perasaan anak dengan baik.

Hal ini dapat berdampak negatif pada perkembangan anak, karena mereka mungkin merasa tertekan atau stres dengan tuntutan yang terlalu tinggi. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk melihat karakter dan kesiapan mental anak sebelum memberikan pendampingan yang tepat.

3. Jangan langsung memberi label

Menurut Fida, urusan IQ seperti buah simalakama. Jika IQ anak bagus sekali, orang tua dikhawatirkan malah menjadi berlebihan. Namun, jika IQ anak kurang, orang tua jadi sedih dan menganggap bahwa anak tersebut tak bisa apa-apa.

“Padahal, faktor untuk menjadi sukses itu bukan hanya IQ, dan IQ bukan nomor satu. Memberi label seperti itu, menurut aku, tidak adil bagi perkembangan anak,” kata Fida.

Setiap anak memiliki potensi dan keunikan masing-masing. Penting bagi orang tua untuk melihat dan menghargai potensi anak, terlepas dari tingkat IQ mereka. Memberi label hanya akan membatasi perkembangan anak dan mengabaikan minat serta bakat yang mereka miliki.

Baca Juga:  Si Kecil Golongan Generasi Alpha? Berikut Cara Mendidiknya

Misalnya, jika anak memiliki minat dalam bidang seni, orang tua sebaiknya mendukung dan memfasilitasi mereka untuk mengembangkan bakat tersebut. Dengan memberikan kesempatan dan dukungan yang tepat, anak dapat mengasah kecerdasannya di bidang seni dan mencapai prestasi yang luar biasa.

Selain ketiga poin di atas, masih ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mengasah kecerdasan anak-anak dengan IQ tinggi. Berikut adalah beberapa tips selanjutnya:

4. Berikan lingkungan yang mendukung

Lingkungan berperan penting dalam mengasah kecerdasan anak. Bunda perlu menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak dengan memberikan akses kepada mereka untuk memperoleh informasi dan pengetahuan yang relevan. Misalnya, menyediakan buku-buku yang sesuai dengan minat anak, mengajak mereka berkunjung ke museum, atau mengikutsertakan mereka dalam kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minat mereka.

5. Berikan tantangan yang sesuai

Anak-anak dengan IQ tinggi cenderung cepat bosan dengan aktivitas yang mudah. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memberikan tantangan yang sesuai dengan tingkat kecerdasan mereka. Misalnya, memberikan tugas yang lebih kompleks atau memperkenalkan mereka pada materi yang lebih tinggi secara akademik. Dengan memberikan tantangan yang sesuai, anak dapat terus mengembangkan kemampuan mereka dan tetap termotivasi untuk belajar lebih banyak.

6. Dorong kreativitas

Kreativitas merupakan salah satu aspek penting dalam mengasah kecerdasan anak dengan IQ tinggi. Orang tua perlu memberikan kesempatan kepada anak untuk mengembangkan kreativitas mereka melalui berbagai aktivitas seperti melukis, membuat kerajinan tangan, atau menulis cerita. Dengan mendorong kreativitas anak, mereka dapat mengembangkan kemampuan berpikir divergent dan solusi yang inovatif.

7. Dukung pengembangan sosial

Meskipun memiliki kecerdasan yang tinggi, anak-anak tetap membutuhkan pengembangan sosial yang sehat. Orang tua perlu mengajak anak untuk berinteraksi dengan teman sebaya dan memahami pentingnya kerjasama dalam tim. Selain itu, orang tua juga perlu mengajarkan anak tentang empati dan toleransi terhadap perbedaan. Dengan dukungan pengembangan sosial yang baik, anak dapat menjadi individu yang komunikatif, empatik, dan mampu bekerja sama dengan baik dengan orang lain.

Baca Juga:  Simak 9 Tips Memilih Baju Anak yang Aman dan Nyaman

8. Berikan dukungan emosional

Selain dukungan dalam mengasah kecerdasan intelektual, anak-anak juga membutuhkan dukungan emosional dari orang tua. Orang tua perlu mendengarkan perasaan anak, memberikan dorongan, dan memberikan dukungan saat anak menghadapi kesulitan atau kegagalan. Dengan memberikan dukungan emosional yang baik, anak dapat mengembangkan kepercayaan diri, ketahanan mental, dan kemampuan mengelola emosi dengan baik.

Mengasah kecerdasan anak dengan IQ tinggi membutuhkan pendekatan yang tepat dan seimbang. Orang tua perlu mengenali minat, karakter, dan kesiapan mental anak sebelum memberikan pendampingan yang tepat. Selain itu, penting juga untuk tidak memberi label dan menghargai potensi anak dengan memberikan lingkungan yang mendukung, tantangan yang sesuai, dorongan terhadap kreativitas, dukungan pengembangan sosial, dan dukungan emosional yang baik.

Dengan melakukan hal-hal tersebut, Bunda dapat membantu anak-anak dengan IQ tinggi untuk tumbuh dan berkembang dengan maksimal. Anak-anak akan dapat mengasah kecerdasan mereka secara efektif dan mencapai prestasi yang luar biasa dalam berbagai bidang. Jadi, mari kita berikan yang terbaik untuk anak-anak kita dengan memberikan pendampingan yang tepat sesuai dengan kecerdasan mereka!


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com