Penuhi Daftar Kebutuhan Nutrisi Anak Usia 1-3 Tahun!

Pada periode usia 1-3 tahun, tumbuh kembang anak sangat penting untuk diperhatikan. Salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak adalah nutrisi yang dikonsumsi. Nutrisi yang cukup dan seimbang akan membantu meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak serta menjaga daya tahan tubuhnya.

Protein merupakan nutrisi utama yang sangat dibutuhkan oleh anak usia 1-3 tahun. Protein memiliki banyak manfaat penting bagi tubuh anak, seperti memperbaiki fungsi otak, mengoptimalkan pertumbuhan, membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, memproduksi enzim, serta meningkatkan energi. Kebutuhan protein anak usia 1-3 tahun sekitar 26 gram per hari. Sumber protein yang baik untuk anak usia ini antara lain telur, susu, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan.

Selain protein, karbohidrat juga penting untuk memenuhi kebutuhan energi anak usia 1-3 tahun. Karbohidrat terbagi menjadi dua jenis, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Karbohidrat sederhana terdapat pada nasi putih, roti, dan kue, sedangkan karbohidrat kompleks terdapat pada oatmeal, gandum, nasi merah, jagung, kentang, dan biji-bijian. Karbohidrat berfungsi sebagai penghasil energi utama dalam tubuh dan juga menjaga kesehatan jantung serta menurunkan risiko penyakit tertentu.

Lemak juga diperlukan oleh anak usia 1-3 tahun meskipun dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan dengan orang dewasa. Lemak memiliki peran penting dalam perkembangan otak anak, sebagai sumber energi tubuh, penghasil membran dan struktur sel-sel tubuh, penghantar berbagai zat dalam metabolisme tubuh, pengatur suhu tubuh, menjaga kesehatan kulit, dan sebagai sumber cadangan makanan. Anak usia 1-3 tahun membutuhkan sekitar 44 gram lemak per hari. Sumber lemak yang baik untuk anak usia ini adalah daging ikan, daging unggas dan merah tanpa lemak, alpukat, margarin, produk susu, dan minyak sayur.

Baca Juga:  Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini Bagi Si Kecil

Vitamin juga sangat penting bagi tumbuh kembang anak usia 1-3 tahun. Beberapa jenis vitamin yang dibutuhkan oleh anak usia ini antara lain vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K. Vitamin A berfungsi untuk kesehatan mata, meningkatkan imunitas, kesehatan kulit, pertumbuhan tulang, serta menjaga kesehatan dan pertumbuhan sel, jaringan kuku, dan rambut. Sumber vitamin A dapat ditemukan pada kuning telur, wortel, pepaya, hati ayam, bayam, dan paprika.

Vitamin B kompleks memiliki berbagai manfaat penting bagi tubuh anak, seperti merangsang pertumbuhan, meningkatkan kemampuan berpikir, memberikan ekstra tenaga, melindungi dari penyakit beri-beri, menjaga kesehatan mata, kuku, rambut, kulit, dan rambut, serta sebagai nutrisi anti stres. Sumber vitamin B kompleks dapat ditemukan pada hati, ikan, daging, telur, sayuran hijau, dan susu.

Vitamin C berfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh dan membentuk kolagen baru untuk jaringan tubuh. Kolagen tersebut berperan dalam menguatkan struktur tubuh dan melindungi struktur kulit dari penyebaran zat beracun, sel kanker, zat patogen, dan mikroorganisme. Sumber vitamin C dapat ditemukan pada jeruk, buah beri, jambu biji, melon, kiwi, mangga, tomat, bayam, dan paprika.

Vitamin E berfungsi untuk memperlebar pembuluh darah, memperkuat sistem kekebalan tubuh, menstabilkan kadar hormon tubuh, menjaga kesehatan mata, dan menangkal radikal bebas. Sumber vitamin E dapat ditemukan pada mangga, bayam, brokoli, sereal gandum, kacang-kacangan, minyak bunga matahari, biji bunga matahari, kiwi, dan minyak jagung.

Vitamin K berfungsi untuk mempercepat penyembuhan luka serta membangun dan memperkuat tulang. Sumber vitamin K dapat ditemukan pada hati, telur, ikan, daging, bayam, sawi, lobak, selada hijau, kale, brokoli, dan kembang kol.

Selain itu, anak usia 1-3 tahun juga membutuhkan beberapa mineral penting, seperti kalsium, magnesium, zat besi, selenium, dan zinc. Kalsium diperlukan untuk pertumbuhan tulang dan gigi serta pembekuan darah. Sumber kalsium yang baik adalah susu formula terbaik untuk balita 1-3 tahun, sarden, teri, telur, selada, edamame, kacang kedelai, dan almond.

Baca Juga:  5 Cara Deteksi Anak Butuh Kacamata (Kesehatan Mata)

Magnesium berperan dalam pembentukan tulang di masa pertumbuhan anak. Zat ini mendukung proses asimilasi kalsium di dalam formasi tulang. Sumber magnesium antara lain salmon, alpukat, pisang, bayam, brokoli, sawi, kacang-kacangan, biji gandum utuh, susu, dan produk susu.

Zat besi memiliki manfaat bagi tumbuh kembang anak, seperti memproduksi sel darah merah baru dan menyusun hemoglobin. Hemoglobin berperan dalam meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh. Sumber zat besi antara lain daging merah, hati ayam, kacang-kacangan, dan bayam.

Selenium bermanfaat untuk membantu fungsi kognitif otak, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, metabolisme hormon tiroid, dan sintesis DNA. Sumber selenium antara lain telur, udang, kepiting, salmon, ayam, beras merah, bawang putih, bayam, dan jamur shitake.

Zinc memiliki peran penting dalam tumbuh kembang dan metabolisme anak. Zinc membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta perkembangan organ reproduksi dan otak. Sumber zinc antara lain daging merah, makanan laut, roti gandum, sereal, dan kacang kering.

Dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak usia 1-3 tahun, penting untuk memperhatikan variasi dan keseimbangan makanan yang dikonsumsi. Anak sebaiknya diberikan makanan yang mengandung berbagai macam nutrisi dengan porsi yang sesuai. Selain itu, peran orang tua dalam memberikan contoh pola makan yang sehat juga sangat penting. Dengan memperhatikan kebutuhan nutrisi anak usia 1-3 tahun, diharapkan tumbuh kembang anak dapat optimal dan menjaga kesehatannya dengan baik.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com