Agar Rukun dan Bebas Drama, Ini 9 Tips Tinggal Bersama Mertua yang Wajib Dicoba!


Tips Tinggal Bersama Mertua: Menjaga Kerukunan dan Terbebas dari Drama

Tinggal bersama mertua merupakan salah satu tantangan yang cukup besar ketika sudah menikah, terutama saat memiliki anak. Banyak pengalaman buruk yang dibagikan oleh sekitar kita tentang kerasnya tinggal satu atap dengan orang tua pasangan dan membuat rasa takut bermunculan. Namun, sebenarnya tidak perlu ditakuti. Anda bisa hidup aman, rukun, dan bebas drama dalam satu atap dengan mertua asalkan menerapkan beberapa tips yang sudah sukses diterapkan oleh para komunitas lembarkerjauntukanak.com dalam keseharian mereka. Ternyata, kuncinya ada pada diri Anda sendiri.

Pertama-tama, beri pemahaman kepada mertua tentang kondisi bahwa anaknya sudah menikah dan memiliki keluarga, kebutuhan, dan pertimbangan masing-masing, meski tinggal dalam satu atap. Orang tua yang baik seharusnya memahami hal ini, tetapi pada kenyataannya masih banyak yang tidak. Oleh karena itu, penting bagi Anda dan pasangan untuk menjelaskan hal ini kepada mertua agar mereka bisa memahami situasi tersebut.

Selanjutnya, temukan cara komunikasi yang tepat ketika terjadi cekcok atau perbedaan pendapat saat tinggal bersama dengan mertua. Bicarakan dengan suami untuk memilih cara yang baik dan tepat untuk menyampaikan hal tersebut kepada mereka. Untuk jenis komunikasi yang sifatnya sensitif seperti ini, lebih baik andalkan pasangan yang lebih memahami karakter orang tuanya sehingga bisa ditemukan cara komunikasi yang lebih tepat.

Selain itu, jangan lupa memberikan perhatian ekstra kepada mertua saat tinggal bersama. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan, mulai dari mengajak mereka jalan-jalan, makan bersama di luar, hingga memberikan barang yang mungkin dibutuhkan atau sekadar hadiah kecil. Semua ini bertujuan untuk menjaga kerukunan dan terbebas dari drama.

Baca Juga:  Kenali Sindrom Baby Blues Sebelum dan Sesudah Melahirkan

Jika Anda ikut tinggal di rumah mertua, jangan sampai tidak turut berkontribusi terhadap kebutuhan bulanan di rumah. Mungkin saja mertua butuh tambahan dana untuk membayar listrik, air, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Namun, sebelum memberikan bantuan, tanyakan terlebih dahulu kepada mertua apakah mereka menerima atau tidak. Ada beberapa orang tua yang tidak ingin menerima uang dari anak atau menantu mereka, jadi penting untuk memastikan hal ini.

Selanjutnya, saat tinggal bersama mertua, berusaha untuk beradaptasi dengan kebiasaan yang sudah ada di rumah mertua. Misalnya, jika semua keluarga bangun pagi dan sarapan harus dilakukan bersama-sama, ikutilah kebiasaan ini. Jangan marah atau kekeuh dengan kebiasaan Anda sebelum menikah, karena setelah menikah terdapat banyak tanggung jawab yang harus dipikul serta kebiasaan baru yang harus dilakukan. Ikuti saja dulu kebiasaan di rumah mertua sambil pelan-pelan mencoba menyesuaikan dengan kebiasaan Anda sebelumnya.

Satu tips yang sangat penting adalah memastikan Anda dan pasangan memiliki satu suara dalam menyikapi masalah dengan mertua. Banyak pasangan yang tidak mau tahu dan tidak peduli dengan cerita atau masalah yang dihadapi pasangannya yang berkaitan dengan mertua. Mereka tidak mau diajak bekerja sama untuk menjembatani atau menjadi penengah dalam masalah dengan mertua. Hal ini justru membuat hubungan menjadi tidak akur dengan semua pihak, mulai dari suami hingga mertua. Oleh karena itu, penting untuk selalu berkomunikasi dengan pasangan dan saling mendengarkan serta membantu dalam menyelesaikan masalah dengan mertua.

Jika terjadi kasus yang lebih parah, misalnya Anda terpaksa tinggal bersama mertua dan mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan, ada satu tips dari komunitas MD, yaitu menjadi pribadi yang tidak peduli atau bodo amat. Ketika mertua mengatakan hal-hal yang menyakiti hati atau tidak enak di telinga, anggap saja angin lalu dan jangan dipedulikan, apalagi dimasukkan ke hati. Jaga emosi Anda dan tetaplah tenang dalam menghadapi situasi tersebut.

Baca Juga:  Mengenal Penyebab Bayi Susah Makan dan Cara Mengatasinya

Selain itu, penting untuk memasang batasan sejak awal pernikahan dan tinggal satu atap dengan mertua. Tentukan hal-hal apa saja yang bisa dicampuri oleh mertua dan mana yang tidak. Hal ini akan membantu mencegah terjadinya cekcok di masa depan dan membuat hati lebih lapang.

Terakhir, lakukan diskusi secara teratur dengan mertua dan suami ketika ada hal yang tidak disetujui oleh salah satu pihak. Diskusi merupakan cara yang efektif untuk menyelesaikan masalah dan mencari solusi yang baik bagi semua pihak. Meskipun awalnya mungkin sulit, dengan rutin melakukannya dan tidak menyerah, diskusi dapat membantu dalam menjaga kerukunan dalam keluarga.

Dalam tinggal bersama mertua, Anda juga harus bisa menurunkan ego dan tidak malu untuk mengajak mertua bicara duluan serta mencoba menyelesaikan masalah dengan mereka. Jangan biarkan ego menjadi penghalang dalam menjaga hubungan yang baik dengan mertua.

Dalam menjaga kerukunan dan terbebas dari drama saat tinggal bersama mertua, penting untuk selalu mengedepankan sikap saling pengertian, komunikasi yang baik, dan menghormati satu sama lain. Setiap orang memiliki kebiasaan dan pandangan hidup yang berbeda-beda, jadi penting untuk saling menghargai perbedaan tersebut.

Tinggal bersama mertua bukanlah hal yang mudah, tetapi bukan berarti tidak mungkin untuk menjaga kerukunan dan terbebas dari drama. Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dan pasangan dapat menciptakan lingkungan yang harmonis dan bahagia dalam satu atap dengan mertua. Jangan pernah ragu untuk mencoba dan terbuka dalam menghadapi segala tantangan yang ada. Semoga tips ini bermanfaat bagi Anda yang sedang tinggal bersama mertua.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com