9 Manfaat Omega 6 untuk Kesehatan Anak

9 Manfaat Omega 6 untuk Kesehatan Anak

Pentingnya Omega 6 Bagi Anak

Selain zat makro yang meliputi protein, karbohidrat, lemak, serta zat mikro yang meliputi vitamin dan mineral, ada nutrisi lain yang dibutuhkan oleh tubuh, yaitu omega 6. Omega 6 adalah asam lemak tak jenuh ganda yang memiliki fungsi esensial untuk tubuh, mulai dari perkembangan sel dan saraf otak, kesehatan jiwa, hingga pertumbuhan tubuh yang normal. Nutrisi ini penting karena tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri, sehingga hanya bisa didapatkan dari asupan makanan sumber omega 6 yang berkualitas.

US Food and Drugs Administration (FDA) merekomendasikan pemberian omega 6 dua kali lipat dari omega 3. Namun, seiring berkembangnya era modern, banyak anak yang semakin terbiasa mengonsumsi makanan cepat saji, makanan beku, dan camilan tinggi kalori yang membuat perbandingan antara omega 6 dan omega 3 menjadi tidak seimbang dan meningkat cukup tinggi.

Kelebihan omega 6 ini juga diakibatkan karena konsumsi makanan berminyak terlalu banyak, sehingga bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan dalam tubuh. Oleh karena itu, Bunda perlu menyeimbangkan asupan omega 6 dengan nutrisi lain yang berkualitas agar tumbuh kembang anak lebih ideal.

Manfaat Omega 6 Untuk Tumbuh Kembang Anak

Sebagai asam lemak esensial, omega 6 memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh, antara lain:

1. Membantu pembentukan dan perkembangan otak

Seperti yang Bunda ketahui, otak menjadi kendali utama terhadap kinerja organ tubuh. Selain omega 3, pemberian omega 6 yang seimbang pada anak bisa membantu mendukung fungsi otak agar lebih optimal. Nutrisi yang memadai bisa mendukung sistem kekebalan tubuh si Kecil agar tidak mudah sakit. Dengan demikian, si Kecil bisa terus melakukan stimulasi untuk melatih kemampuan otak.

2. Mengurangi risiko penyakit kronis

Manfaat omega 6 juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak, sehingga bisa mengurangi risiko si kecil mengalami penyakit kronis, seperti penyakit jantung, hipertensi, pembuluh darah, dan peradangan. Omega 6 dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) yang membuat tekanan darah, pembentukan plak, dan kadar trigliserida di pembuluh darah menjadi berkurang, sehingga si Kecil bisa terhindar dari risiko berbagai penyakit bertambahnya usia.

Baca Juga:  Anak Tantrum? Kenali Penyebab, Fase, dan Cara Mengatasinya Yuk!

3. Menurunkan kolesterol jahat

Omega 6 dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh jika dikonsumsi sesuai batas kebutuhan anak. Kolesterol tinggi terjadi saat kadar kolesterol dalam darah berada di atas kadar normal. Jika terus dibiarkan, kolesterol tinggi bisa meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, Bunda perlu menyeimbangkan asupan nutrisi si kecil dengan memberikan makanan sehat agar terhindar dari peningkatan kolesterol jahat di kemudian hari.

4. Mengendalikan gula darah

Dalam Journal of the Academy of Nutrition Dietetics terdapat sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa manfaat omega 6 dapat mengendalikan gula darah dalam tubuh. Jika kadar gula darah dalam tubuh terlalu tinggi, maka akan meningkatkan risiko penyakit diabetes. Mengingat anak-anak lebih menyukai asupan manis yang bisa meningkatkan gula darah, untuk itu Bunda perlu memberikan makanan sumber omega 6 untuk mengendalikan kadar gula darah tersebut.

5. Menjaga kesehatan kulit, mata, rambut

Nutrisi yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, mata, dan rambut bukan hanya dari vitamin saja lho, Bu. Omega 6 juga berperan dalam membantu menjaga kesehatan organ-organ tersebut. Jika kesehatan organ tubuh terjaga, maka si Kecil pun bisa beraktivitas dengan baik dalam masa pertumbuhannya.

6. Mengontrol berat badan

Omega 6 juga bisa mengontrol berat badan jika dikonsumsi secara tepat, Bu. Seperti yang diketahui, saat ini banyak anak yang terbiasa mengonsumsi makanan cepat saji dan camilan manis. Sebaiknya Bunda kurangi atau hindari kebiasaan ini dengan mengonsumsi sumber makanan omega 6 yang menyehatkan, seperti susu, telur, kacang-kacangan, biji-bijian. Pastikan juga porsinya sesuai kebutuhan si Kecil, tidak kurang dan tidak berlebihan ya, Bu.

7. Menjaga kesehatan tulang

Mungkin Bunda lebih sering mendengar nutrisi yang berperan dalam kesehatan tulang adalah kalsium. Tapi ternyata pemberian omega 6 juga bisa membantu menjaga kesehatan tulang si Kecil agar lebih kuat dan sehat. Bunda bisa memberikan sumber makanan omega 6 yang diseimbangkan dengan nutrisi lain agar bisa diserap oleh tubuh si Kecil dengan optimal dan manfaat bisa terasa hingga jangka panjang.

Baca Juga:  Sugar Rush Bikin Anak Hiperaktif, Mitos atau Fakta?

8. Meningkatkan daya konsentrasi

Setiap Bunda pasti ingin melihat buah hatinya tumbuh menjadi anak yang pintar. Nah, salah satu caranya bisa dengan memberikan omega 6 sebagai nutrisi tambahan untuk meningkatkan daya konsentrasi si Kecil. Jika si Kecil memiliki konsentrasi yang baik, otomatis ia akan lebih cepat belajar. Manfaat omega 6 ini akan terasa hingga masa mendatang lho, terutama saat si Kecil sudah mulai memasuki usia sekolah.

9. Mengatur metabolisme tubuh

Di dalam tubuh terdapat proses metabolisme yang bisa mengubah makanan dan minuman menjadi energi yang dibutuhkan untuk aktivitas harian. Selain itu, energi juga dibutuhkan agar sel dan jaringan tubuh bisa berfungsi dengan baik. Pemberian nutrisi omega 6 bisa membantu mengatur metabolisme dalam tubuh lebih optimal, tentunya dengan diimbangi oleh asupan dari nutrisi lainnya ya, Bu.

Sumber Makanan Omega 6

Nah, itu dia beberapa manfaat omega 6 yang penting bagi kesehatan tubuh anak. Pasti Bunda ingin si Kecil mendapatkan manfaat-manfaat tersebut, bukan? Eits, Bunda tidak perlu khawatir karena ada beberapa sumber makanan omega 6 yang bisa diberikan untuk buah hati tersayang, antara lain:

1. Ikan laut (salmon, makarel, sarden, tengiri, tuna, kod)
2. Minyak safflower
3. Minyak kenari
4. Minyak kedelai
5. Kacang-kacangan (almond, mede, edamame, walnut, pecan, kedelai, hazelnut)
6. Biji bunga matahari
7. Biji wijen
8. Biji labu
9. Mayones
10. Mentega
11. Tahu
12. Telur
13. Daging sapi
14. Selada
15. Brokoli

Sebagai tambahan, omega 6 termasuk asam lemak yang masih jadi perdebatan banyak ahli jika dikonsumsi berlebihan. Sebab, pemberian omega 6 terlalu banyak bisa meningkatkan risiko peradangan dan penyakit kronis lainnya. Oleh karena itu, Bunda perlu membatasi asupan omega 6 sesuai kebutuhan si Kecil, tidak kurang dan tidak lebih.

Baca Juga:  Ibu Harus Tahu: 4 Jenis Buah yang Bagus untuk Ibu Hamil

Bunda juga harus menyeimbangkan asupan nutrisi lain, salah satunya dari protein. Kenapa protein penting untuk anak? Karena protein memiliki fungsi khas yang tidak dapat digantikan oleh zat gizi lain, yaitu membangun serta memelihara sel-sel dan jaringan tubuh. Di dalam tubuh, protein ini akan dipecah menjadi bentuk lebih sederhana yang disebut asam amino.

Kehadiran asam amino sangat penting, terutama 9 asam amino esensial (9AAE) karena tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri, sehingga perlu bantuan dari makanan yang mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) berkualitas, seperti susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan serta hasil olahannya.

Perlu Bunda ketahui bahwa protein hewani adalah jenis protein yang paling penting dan dibutuhkan oleh tubuh dibandingkan protein nabati. Ini karena protein nabati, seperti kacang-kacangan, sayuran, dan buah memiliki asam amino pembatas yang menyebabkan asam amino lainnya tidak terserap dengan baik di dalam tubuh.

Sementara itu, kebutuhan 9AAE juga harus terpenuhi dalam 9 jenis yang lengkap dan jumlah yang tepat agar tumbuh kembang anak lebih optimal. 9 jenis asam amino esensial ini meliputi leusin, isoleusin, valin, triptofan, fenilalanin, metionin, treonin, lisin, dan histidin. Jika kekurangan satu jenis asam amino esensial, maka akan mengurangi fungsi optimal yang dibutuhkan oleh tubuh anak. Hal ini dibuktikan juga dalam sebuah penelitian di National Center for Biotechnology Information yang menjelaskan bahwa kekurangan 1 jenis dari 9AAE bisa menghambat potensi tinggi badan dan kecerdasan anak sebanyak -34%. Bahkan, kekurangan semua jenis 9AAE bisa menghambat hormon pertumbuhan sebanyak -50%.

Dengan memperhatikan asupan omega 6 dan nutrisi lainnya, Bunda dapat membantu tumbuh kembang anak lebih optimal. Pastikan memberikan makanan yang seimbang dan berkualitas agar anak tumbuh menjadi sehat, kuat, dan pintar. Jaga pola makan yang sehat dan berikan nutrisi yang tepat untuk memastikan anak mendapatkan manfaat omega 6 dan nutrisi lainnya yang dibutuhkan tubuhnya.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com